Agar terhindar dari ancaman serangan jantung

Agar terhindar dari ancaman serangan jantung , Dua yang bisa diperiksa untuk mendeteksi apakah tubuh sedang mengalami peradangan, yakni CRP atau C-reative protein, dan laju endap darah (LED, atau erythrocyte sedimentation rafe-ESR). Bila salah satu atau keduanya meninggi, kita mencurigai tengah berlangsung proses peradangan di dalam tubuh.

Pemeriksaan di atas juga dilakukan pada kasus bila dokter mencurigai ada serangan jantung koroner dadakan. Selain pemeriksaan rekam jantung yang akan melihat sedang ada yang tidak normal pada jantung, ditunjang dengan pemeriksaan laboratorium melihat peradangan, menambah besar kecurigaan dokter akan hadirnya serangan jantung koroner. Tentu masih ada pemeriksaan darah laboratorium lainnya seperti troponin, misalnya, yang semakin menguatkan kepastian bahwa serangan jantung koroner sedang berlangsung.

ancaman serangan jantung

ancaman serangan jantung

Meniadakan semuanya

Maka agar terhindar dari ancaman serangan jantung, atau stroke, semua faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya serangan jantung koroner dan atau stroke, harus ditiadakan. Tentu tidak semuanya identik sebagai faktor pencetus jantung koroner dengan stroke. Namun secara garis besar tidak terlalu berbeda.

Pada mulanya tentu memilih gaya hidup sehat. Pilihan menu, pola makan, dan aktivitas keseharian yang mendukung menjauhnya tubuh dari risiko dirusak. Peradangan dalam tubuh yang lama bukan cuma menambah risiko jantung koroner dan atau stroke, terlebih juga bagi hadirnya kanker.

Sebagian munculnya kanker juga didukung olah adanya peradangan untuk waktu lama. Kanker leher rahim, yang penyebabnya virus h-PV (human papilloma virus), membentuk peradangan menahun pada sel-sel leher rahim, lalu karena dibiarkan terbentuk sel kanker di sana.

Barang tentu lemak darah perlu ditekan sampai nilai normal. Peradangan ditiadakan dengan menyingkirkan penyebabnya. Pada kasus otoimun seperti rematik, lupus, dan lainnya perlu menekan reaksi peradangan dengan obat antiradang terus-menerus.

Baca Juga Yang satu ini ...
Makalah kanker payudara wanita , Perempuan Kerja Malam Rentan Terkena Kanker Payudara

Jangan pula lupa faktor stressor dalam hidup. Stres sama jahatnya dengan kolesterol tinggi juga. Maka perlu melakukan refleksi pula. Bahwa segala yang telah kita raih dalam hidup menjadi sia-sia tidak ada artinya kalau terhapus oleh sebuah serangan jantung, atau stroke yang mengancam nyawa kita. Bahkan sekadar oleh sontekan kecil stres belaka yang sebetulnya tidak perlu terjadi lantaran kita masih mungkin mencegahnya.

Untuk itulah stres perlu dikendurkan. Berusaha untuk lebih mudah merasa bersyukur, ekspektasi dalam hidup tidak terlalu muluk-muluk, seperti yang orang Denmark lakukan. Kita belajar hidup bahagia dari orang Denmark, karena merekalah orang yang paling berbahagia di dunia, menurut sebuah survei.

Sumber : Cara sehat

Oleh : Dr. Handrawan Nadesul

Baca artikel menarik lainnya : Bahaya Mengonsumsi Gula dan Makanan Manis

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *