Akibat Main saham dan serangan jantung

 

Berita kematian penggede, manajer, CEO, vang muncul ke permukaan belakangan ini menjadi cermin baru bagi kesehatan jantung dan stroke. Sejumlah kematian orang bisnis acap dinilai tak terduga-duga. Belum terlalu tua melihat kondisi fisik dan aktivitas hariannya, tapi mati prematur juga.

Kita makin sering mendengar dan melihat sendiri kematian begitu tak terduga pada banyak orang yang kita kira bakal berumur panjang. Rasa tak nyana menyelimuti keheranan kita, seakan tak bisa diterima akal, orang yang kelihatannya sehat bisa mati mendadak juga. Ada apa dengan orang-orang yang kelihatan sehat itu?

Yang kini terjadi makin banyak orang yang menjalani hidup dan kehidupannya tidak terbebas dari belitan stres. Mungkin karena tidak disadari, sebagian menjadi korban dari menggunungnya stres pada dirinya. Sejatinya stres bisa lebih jahat dari kolesterol.

Akibat Main saham dan serangan jantung

Akibat Main saham dan serangan jantung

Bahwa dalam hidup tak seorang bisa luput dari stressor, siapa pun dia. Anak kecil, orang dewasa, kaya, miskin, lelaki perempuan, tak bisa luput dari bayang-bayang stressor dalam hidupnya. Apakah itu tekanan, frustrasi, konflik, atau krisis, setiap orang tentu mengalaminya.

Lebih besar beban tugas, pekerjaan, atau tanggung jawab, makin besar pula pikulan stressor yang mesti orang tanggung. Begitu juga dalam dunia bisnis. Mau untung besar harus siap menanggung risiko besar pula (high profit high risk). Tak ada rumusnya yang mau untung besar tanpa mau memikul risiko besar.

Stressor selalu ada di sekitar kita, ke mana pun kita pergi, di mana pun kita berada. Yang membedakan orang-seorang dalam hal menghadapi stressor, sikap mereka terhadap stressor. Orang yang optimistis, melihat masalah dengan kacamata positif, lebih enteng memikul stressortanpa membuat jiwanya terguncang. Besarnya stressor yang sama bagi orang yang pesimistis dan tak tahan banting, bisa menggoyahkan jiwa. Itu maka tidak semua orang yang sedang memikul stressor sama-sama akan jatuh stres.

Baca Juga Yang satu ini ...
Manfaat dan Fungsi Lemak

Hanya mereka yang lemah jiwanya, negatif sikap pikirannya yang rentan jatuh stres. Bahwa sekecil apa pun stressor-nya sudah berpotensi membuat jiwanya guncang. Terutama bila stressor-nya berlangsung terus-menerus untuk waktu lama.

Tidak semua stressor dan menjadi stres itu buruk. Orang hidup butuh stressor juga. Kalau stressor diterima dengan jiwa yang tahan banting, orang akan tetap bugar. Hanya mereka yang gagal menyesuaikan diri dengan beratnya stressor yang dipikul yang akan jatuh stres.

Penyakit stres beragam manifestasinya. Secara fisik mungkin jantungnya lebih gampang berdebar, banyak berkeringat tanpa sebab jelas, jemari gemetar, buang air lebih sering, dan kelihatan tidak tenang. Secara kejiwaan, orang menjadi lekas tersinggung, mudah marah, gelisah, cemas, khawatir, ketakutan berlebihan, dan susah tidur.

Dalam kondisi stres mudah tercetus macam-macam keadaan sakit. Diantaranya tercetusnya serangan jantung. Barang tentu bibit untuk itu sudah ada, atau kendati tidak ada turunan kena penyakit jantung pun bila stresnya berkepanjangan, atau kita sebut malstress itulah yang harus dihindarkan. Malstres begini yang sering mengawali keadaan mengejutkan. Serangan jantung yang tak terduga-duga salah satunya.

Sumber : Cara sehat

Oleh : Dr. Handrawan Nadesul

Baca artikel menaril lainnya : Mitos-mitos Seputar Fitnes yang Menyesatkan

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *