Bahaya Kerja Terlalu Keras Disepanjang Minggu

Bekerja sudah menjadi keperluan manusia untuk memenuhi segala kebutuhannya. Sayangnya semakin kesini semakin banyak manusia yang diperbudak oleh keinginannya sendiri sehingga bekerja terlalu keras selama sepanjang hari tanpa memperhitungkan kemampuan tubuh dalam beraktifitas. Bekerja secara aktif memang memberikan dampak baik bagi kesehatan tubuh karena tubuh terus bergerak dan tidak pasif. Tetapi, bekerja secara terus menerus tanpa waktu istirahat maksimal juga akan membuat tubuh mudah drop dan gampang terserang penyakit. Sebagian orang mungkin masih menganggap hal ini hal tidak penting, tetapi tahukah Anda apa saja akibat bekerja keras sepanjang minggu tanpa istirahat?

Depresi

Akibat bekerja keras sepanjang minggu tanpa dibarengi dengan istirahat yang maksimal secara otomatis juga memeras kerja otak kita. Secara teori otak butuh setidaknya 3-4 jam waktu untuk istirahat tanpa memproses berbagai respon dan reaksi yang berlebihan yaitu dengan istirahat. Bekerja kerasa sepanjang minggu membuat beban otak meningkat sehingga resiko depresi juga semakin tinggi. Rekreasi yang cukup sangt perlu untuk mengalihkan beban di otak. Bernyani lepas dan melakukan hal-hal menyenangkan perlu dilakukan beberapakali setidaknya 2x dalam sebulan.

Penyakit Sistemik

Sebagian orang yang bekerjanya dihabiskan dibalik meja seperti sibuk berkutat di depat komputer, menulis, menjahit dan pekerjaan lain yang memaksa untuk duduk sepanjang hari memberikan resiko terserang penyakit sistemik. Apa itu penyakit sistemik? Penyakit yang menyerang seluruh sistem tubuh. Mulai dari gangguan ginjal sehingga sistem eliminasi urin tidak maksimal, diabetes karena kurangnya pergerakan sehingga metabolisme tubuh tidak maksimal. Kemampuan jantung dalam memompa darah juga akan menurun karena bebean jantung terus bertambah.

Gangguan Pada Mata

Bekerja memaksa mata kita untuk sealu waspada dan memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan kita dengan detail. Akibat bekerja kerasini membuat otot mata kita menjadi mudah tegang sampai timbul rasa perih, pedas dan pusing. Jika berkelanjutan maka kemampuan mata akan cepat menurun dikala usia kita seharusnya masih mampu melihat secara normal. Cara terbaik adalah meluangkan waktu beberapa jam untuk mengistirahatkan otot mata, merilekskan otot-otot mata dengan memandang tanaman-tanaman hijau sehingga otot siliaris mata akan mengendur dan terasa lebih nyaman.

Baca Juga Yang satu ini ...
Gejala awal stroke yang perlu anda ketahui
banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *