bahaya makan jajanan

Saya Penggemar Jajanan Pasar, Bolehkah?

Setiap daerah punya kudapan yang diwariskan oleh nenek moyang, sebut saja gethuk, lupis, klanting (Jawa); es pisang ijo dan panada (Makassar); kue sagu (Ambon); gogos (Ternate), dan Iain-Iain.

Menurut saya, kudapan ini lebih sehat dibandingkan dengan kudapan modern (kue kering). Rata-rata jajanan ini cepat basi (busuk), karena tidak memakai pengawet tambahan. Warnanya pun jarang sama karena pakai pewarna dari unsur alam, walaupun mulai banyak yang pakai pewarna tambahan.

Sebagai trainer kebugaran, saya merasa kudapan ini sah-sah saja, na-mun berikut ini tips yang bisa Anda ikuti.

TIPS

Jajanan pasar bagus dimakan sebagai camilan sebelum makan siang (biasanya pada pukul 10-11 siang, saya sarankan yoghurt dengan potongan buah).

Pastikan mendapatkan sumber asli, karena semakin modern, se-makin menggunakan bahan tambahan.

Makan satu potong saja bersama teh hangat, jangan lebih. Jajanan ini punya daya tarik tersendiri dan biasanya rasa khasnya membuat Rnda ketagihan. Dan hal itu berarti terlalu banyak kalori yang flnda masukkan.

Beri jarak antara makan jajanan dan makan utama. karena saya sering melihat kesalahan, yaitu jajanan pasar dipakai sebagai makanan penutup.

Jangan memakai jajanan pasar sebagai pengganti makanan utama, misalnya untuk sarapan atau pengganti makan malam Anda.

Makanan sandwich atau burger bukan termasuk jajanan karena isinya sudah memenuhi kriteria sebagai makanan utama.

Kesimpulan
Belilah Makanan pasar yang bersih & sehat. Jangan beli jajanan yg sudah terkena lalat atau kotor

bahaya makan jajanan

bahaya makan jajanan

 

Sumber : SEHAT TANPA REPOT
Artikel Lainnya : infeksi jamur pada kulit

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *