Berapakah Harga Jantung Kita

 

Demi bugarnya jantung, dari kecil dididik mampu memilih menu sehat sendiri. Tahu menolak menu kolesterol dan bisa minta lebih porsi menu yang menyehatkan. Meja makan ibu selalu memahami arifnya menu, membangun kebiasaan tiada hari tanpa olahraga. Rutin berolahraga bikin berat badan ideal, kolesterol terpelihara normal, dan otot jantung jadi kuat, selain bugar pula jiwa dan badan.

Tidak semua orang dilahirkan dengan bakat sakit jantung. Sebagian kecil saja lahir dengan jantung cacat dan sebagian kecil lagi mewarisi bawaan genetik. Beberapa saja akibat infeksi. Namun lebih banyak orang sakit jantung akibat lalai merawat jantungnya.

Orang berbakat jantung koroner pun tidak harus sakit jantung kalau tahu cara mencegahnya. Apalagi jika tidak berbakat. Kebanyakan kasus jantung tak perlu terjadi kalau jantung dirawat. Porsi makan diatur secukupnya, sedari kecil menu lemak dibatasi agar ukuran lingkar pinggang masih dua per tiga lingkar pinggul. Pilihlah lemak tak jenuh, jauhkan lemak jenuh, dan daging merah, perbanyak konsumsi ikan laut, agar lemak tak menumpuk menjadi gajih, dan kolesterol tidak menjadi karat di pembuluh darah.

Berapakah Harga Jantung Kita

Berapakah Harga Jantung Kita

Sekarang darah tinggi ucap terjadi oleh karena rata-rata menu orang modern berisi garam lima kali lebih banyak dari yang tubuh butuhkan. Selain itu akibat gaya makan instan, buah dan sayur sumber vitamin mineral sering tak cukup. Vitamin mineral pelancar mesin giling tubuh, selain agar bugar seluruh pembuluh darah maupun jantung.

Rajin berolahraga juga melarutkan lemak tubuh yang berlebih, melancarkan darah, menguatkan otot jantung, dan melapangkan napas. Terlebih bagi yang berbakat jantung koroner. Perlu waspada jika mengidap darah tinggi, kencing manis, kegemukan, perokok, punya turunan sakit jantung, atau kelebihan lemak dan kolesterol.

Perhatikan pula jika ada cincin kelabu sekitar tepi hitam mata, atau punya gumpalan lemak xanthoma di kulit. Itu tanda orang punya turunan kolesterol dan lemak trigliserida yang abnormal tinggi. Begitu pula jika tubuh pendek. Penampang koroner orang bertubuh pendek lebih kecil dari orang normal. Jika berkarat lemak, koroner lebih lekas tersumbat dibanding koroner normal. Dalam laporan mutakhir disebutkan, orang yang jari manisnya lebih pendek dari jari telunjuk lebih berisiko koroner dibanding yang beijari manis lebih panjang (Dr. John Manning, Universitas Liverj)ool, British Journal of Cardiology, 2001).

Satu lagi upaya penting merawat jantung yang tak boleh kita lupa. Doyan-doyanlah tertawa. Rutin tertawa mengendurkan hidup yang tegang, menjadi vitamin buat batin, penawar jiwa yang galau. Selagi tertawa tubuh melepas hormon endorphine. Di zaman yang lagi genit begini, tubuh butuh endorphine lebih banyak untuk penawar perih-pedihnya kehidupan. Kehidupan seperti itu kini yang sering bikin jantung kita menjerit.

Jika hidup kelewat sering didera perih-pedih, kita jadi gampang jatuh stres. Kalau stres berkepanjangan, penyakit jantung menghadang. Sekarang stres dianggap lebih binal dari kolesterol, atau darah tinggi, atau apa pun lainnya untuk bikin hidup jadi patah di tengah. Maka terbahak-bahaklah sedikitnya sehari tiga kali selagi bisa. Tertawa dosis tinggi, asal tidak di depan muka Pak Polisi, obat paling murah membatalkan serangan jantung yang diramal dokter bakal teijadi.

Jika jantung sudah penyok, punya uang saja tidak cukup. Jantung yang betul-betul sempurna belum bisa kita beli. Memang ada operasi bypass, ada pembalonan jantung, ada ganti katup, dan sekarang sudah tersedia pula jantung buatan. Namun itu semua tidak bisa lebih sempurna dari jantung milik kita bikinan Tuhan sendiri.

Agar jantung bugar, perkokoh otot jantung sejak kecil dengan gerak badan. Gerak badan mempertegar otot jantung. Jantung yang tegar bisa kekar memikul beban hidup semangnya jika sewaktu-waktu kehidupan menjadi lebih berat. Beban hidup seperti yang harus dipikul oleh ke-banyakan orang di zaman lunglai seperti sekarang ini.

Berapakah harga jantung kita, kalau begitu?

Jantung kita tidak ternilai dengan uang. Nilai jantung kita adalah harga yang kita bayar dalam kesungguhan kita merawatnya. Kesungguhan merawat jantung sejak ia masih kecil mula. Semasa jantung masih kanak-kanak, selagi remaja, dan sampai usia tua.

Nilai kesungguhan merawat itu tidak tergantikan dengan apa pun lainnya. Tidak pula dengan harta, martabat, dan jabatan. Tiada jantung yang lebih sempurna dari jantung di bilik dada kita. Hanya jika jantung terawat sempurna, uang, harta, pangkat, dan martabat yang kita miliki menjadi punya makna. Jika jantung tidak lagi bisa setia, dan itu sering akibat ulah kita sendiri, semua yang kita raih dengan segenap jerih payah dalam hidup, menjadi sia-sia. Maukah kita?

Sumber : Cara sehat

Oleh : Dr. Handrawan Nadesul

Baca artikel menaril lainnya : Beberapa buah yang disarankan dalam detoks dengan metode jus

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *