Berpikir Positif

Berpikir Secara Positif atau Negatif Terbukti dapat Berdampak Signifikan pada Kesehatan dan Panjang/ pendeknya Usia Seseorang

Saat melakukan detoks kita akan belajar bagaimana cara mengontrol pikiran. guna mengubah kondisi hormon yang tidak seimbang. Hormon adalah pihak yang mengontrol unsur kimia di dalam tubuh kita. Kunci sukses mengubah perilaku dan kebiasaan adalah dengan mengontrol pikiran. bukan dengan obat-obatan.

Berpikir positif adalah suatu kckuatan yang tak boleh diremehkan. emikiran yang pesimis dan dibarengi dengan emosi negatit akan berdampak buruk pada kesehatan. Stres dan berbagai pikiran negatif dapat menjadi pemicu timbulnya suatu penyakit. Hal itu telah banyak dibkarakan di negara -negara maju dan berbagai asosiasi kesehatan di Asia.

Menurut penilitian. kortison dan hormon stres lainnyn mcrupakan salah satu faktor pemicu tcrjadinya sakit jantung. stroke, hipertensi, infeksi kronis, luka pada kulit (borok), daya tahan tubuh menurun. dan bcrbagai penyakit lainnya. Bahkan kasus bunuh diri yang mcningkat pada era modern ini juga disebut terkait erat dengan faktor stres seperti kortison. Michael A Weiner. I’hl). dalam bukunya Maximum Immunity menjelaskan. “Stres pada kenwaan turut mclcpaskan hormon yang sangat kuat yang dapat berdanipak negatif pada daya tahan tubuh kita.” Sementara lr Cass Ingram, scorangdoktcr. peneliti, dan penulis 12 buku kesehatan best-seller mengatakan. stres yang banyak dialami warga perkotaan ditambah emosi negatif yang mcngungkung mereka adalah penyebab utama daya tahan tubuh menurun.

Pada kasus kanker, akan muncul dampak langsung pada kondisi kejiwaan yang menadi tegang. Timbul perasaan seperti berduka cita, stres, ketakulan, kecemasan. dan kemarahan berlebih. Semua itu adalah emosi buruk yang akan mempengaruhi daya kerja tubuh. Para peneliti  telah memenukan bahwa  semua emosi negatif itu timbul akibat otak telah tercemar oleh bahan bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh.

Maka dapat disimpulkan bahasa berpikir secara positif atau negatif terbukti dapat berdampak signifikan pada kesalahan dan panjang/pendeknya usia seseorang. Dalam konfliks inilah bisa dikatakan, pH atau derajat kcasaman mempunyai pengaruh besar terrhadap tubuh dan pikiran kita Alkaline Blood dan Cellular Fluids akan membuat pikiran kita menjadi “indah”, sementara darah dan sel-sel akan menangkal segala penyakit serta menghilangkan tekanan kejiwaan, Kemarahan, ketakulan. dan hal-hal negatif lainnya yang mempengaruhi emosi dan jiwa.

Saat inl banyak ditemukan penyakit yang disebabkan oleh tindakan-tindakan yang sesungguhnya tergolong ekstrem.  Seperti yang terjadi pada banyak anak yang kerap mengonsumsi gula tambahan dan produk-produk berbahaya susu secara berlebihan Kebiasaan ini mengakibatkan tingginya kasus diabetes. obesitas. karies gigi dan masalah-masalah kesehatan lainnya. Dampak terbesar dan konsumsi produk-produk iiu adalah

 

Secara genetika, tubuh manusia diciptakan untuk dapat bertahan sampai umurl20 tahun, selama terjaga dengan baik.

ketidakseimbangan pada darah dan sel. F.fek lain yang timbul adalah aksi berlebihan. perhatian tidak fokus. kekerasan, depresi, aksi bunuh diri dan hal-hal lain yang menyimpang.

Banyak orang menyukai aktivitas “rnakan, minun, dan bergembira”. Namun, ada juga orang-orang yang berharap untuk “mati esok hari”. Tubuh manusia seperti mesin yang dapat bekerja keras seperti kuda dan layaknya kendaraan untuk menikmati kesenangan hidup. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mempelajari cara mengoperasikannya dan menjaga kesehatannva sebagaimana mestinya. schingga tidak muncul efek buruk yang mcnyebabkan kita kelak duduk di kursi roda atau menjadi seorang pesakitan.

Secara genetika, tubuh manusia diciptakan untuk dapat bertahan sampai umur 120 tahun, selama terjaga dengan baik. Nyatanya, tidak ada umur panjang kecuali kita mampu menjaga tubuh sampai akhir hayat, dan itu pun membutuhkan perhatian penuh pada kenyataan dasar dan fungsi dari kehidupan.

Memiliki pola pikir dan perilaku baik adalah salah satu syarat penting untuk memiliki kesehatan yang utuh dan kesembuhan total. Seorang pasien yang selalu sinis. tak pernah berterima kasih, pemarah, pesimis. atau memiliki sifat-sifat negatil lainnya. perta ma-tama harus memperbaiki dirinya terlebih dahulu. la harus memurnikan cara berpikirnya dan melakukan detoksitikasi emosi. Sebab emosi negatif tak hanya menghambat proses detoks, tetapi juga menyebabkan daya tahan tubuh menjadi tercemar racun dan menimbulkan reaksi asam lambung. Kondisi ini akan berdampak buruk pada cara penyembuhan apa pun.

Mereka yang memakai filosofi “Sikap yang Tepat, jangan khawatir. bergembiralah, rasakan kesenangan!” dalam hidupnya akan memiliki umur panjang karena tubuhnya sehat. Sementara mereka yang selalu khawatir terhadap kondisi tubuh dan kesehatannya pasti akan takut pada datangnva kematian. Dengan berperilaku baik, kita dapat mendorong tubuh hingga sampai pada titik batas antara peruntungan dan kesenangan. Menjalani hidup dengan tenang dan menikmati datangnya matahari bersinar setiap hari.

Tubuh manusia seperti mesin yang dapat bekerja keras seperti kuda dan layaknya kendaraan untuk menikmati kesenangan hidup.

KESIMPULAN
Berpikir Positif  ; Secara Positif atau Negatif Terbukti dapat Berdampak Signifikan pada Kesehatan dan Panjang/ pendeknya Usia Seseorang

 

SUMBER                                : THE DETOX LIFESTYLE
“Natural Ways To Be Healthy”
LIHAT ARTIKEL LAINNYA : Kanker Dan Karsinogen

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *