BRONKITIS

Ternyata ada Radang tak hanya terdapat diBagian Tenggorokan saja loh ….  Oiya ? Ini Salah Radang yang lain :

Bronkitis adalah radang lapisan dan dinding saluran bronkus yang menuju ke paru-paru. Saluran bronkus memproduksi banyak lendir/dahak dan jika mengalami peradangan, maka akan menyumbat sebagian aliran keluar masuknya udara di paru-paru.

Setelah gejala pilek atau flu hilang, batuk maslh akan tetap ada selama beberapa waktu, dan kemudian menghilang. Batuk seperti itu seringkali merupakan suatu pertanda bronkitis akut, suatu peradangan saluran napas yang umumnya terjadi setelah infeksi saluran pernapasan atas, ditandai dengan awitan mendadak dan episode yang lebih pendek. Bronkitis akut berulang dapat menyebabkan bronkitis kronis. Batuk dan produksi dahak terjadi lebih sering dan lebih lama setiap kali setelah flu. Bronkitis kronis ditandai dengan peradangan dan batuk berdahak selama sedikitnya 3 bulan dalam setahun dan terjadi selama dua tahun berturut-turut.

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) meliputi bronkitis kronis, asma kronis (dan emfisema; merupakan suatu kondisi di mana aliran keluar masuknya udara di paru-paru terus-menerus terhambat. Sumbatan aliran udara ini umumnya bersifat permanen dan mungkin lama-lama akan memburuk. Hal ini akan menyebabkan kesulitan bernapas (napas cepat dan dangkal) dan batuk yang menetap atau berulang.

Emfisema terjadi jika kantung udara kecil (alveoli) di paru-paru mengembang berlebihan dan kurang elastis, sehingga paru-paru kurang mampu mendapat oksigen dari darah dan menyebabkan sesak napas. Al^hirnya, penderita mengalami kesulitan dan kelelahan untuk melakukan tugas yang paling sederhana, seperti makan atau berpakaian.

Bronkitis maupun emfisema tidak dapat disembuhkan, tetapi dengan pengobatan, kerusakan pada paru-paru dan jantung bisa diperlambat dan gejalanya bisa dikurangi.

Gejala

> Batuk, yang mungkin produktif (dengan lendir kuning atau abu-abu, dan bukan lendir berwarna jernih) atau kering

> Mengi ringan >• Demam

> Mengigil & lemas (perasaan tidak nyaman atau gelisah)

> Sesak napas, terutama setelah melakukan aktivitas fisik

Komplikasi

> Sering menderita infeksi pada saluran napas yang disebabkan oleh bakteri atau virus, termasuk pneumonia

> Hemoptisis (batuk darah)

>Bagi merefca yang mendenta PPOK; gagal napas dan gagal jantung

Penyebab

Bronkitis akut:

> Virus

> Bakteri

> Intan dalam udara, misalnya rokok, debu, asap kimiawi

Bronkitis kronis:

> Perokok be»at dan merokok dalam jangka waktu yang lama

> Paparan berulang debu Iogam berat (misalnya di tambang batu bara atau toko cetakan logam)

> Uap Kimiawi

> Polusi udara

Apa yang dapat Anda lakukan

> Melindungi din Anda dengan vaksinasi influenza dan pneumonia pneumokokus sesuai yang direkomendasikan oleh dokter Anda

> Minum banyak cairan Mmum 6-8 gelas air putih (bukan susu) setiap ban akan menjaga pengenceran dahak pada saluran bronkus Anda. Dahak yang lebih encer dan cair, lebih mudah untuk dikeluarkan ketika batuk.

> Makan makanan yang seimbang Jika Anda mendenta emfisema. bagilah waktu makan Anda menjadi lebih sering. Dengan 5 atau 6 porsi kecil sehari. Anda dapat menghindari perut kenyang, yang mengganggu pernapasan.

> Istirahat Walau mendenta bronktis, Anda tetap dapat menialam kegiatan rutin, tapi jangan berlebihan. Jika Anda merasa lelah. beristirahat

> Lakukan latihan aerobik dan latihlah kekuatan tubuh bagian atas Memperkuat otot-otot tubuh bagun atas akan mempermudah pernapasan Latihan aerobik sedang, misalnya. 15 menit jalan setiap hari, akan membuat jantung Anda tidak mudah terkena komplikasi PPOK.

> Latih pernapasan jika Anda mendenta emfisema. Mintalah petunjuk dokter untuk dapat melakukan latihan fisik yang membantu Anda bernapas lebih baik

> Hindari alkohol dan kafein. Keduanya dapat membuat Anda kehilangan cairan tubub, yang Anda perlukan untuk mengencerkan dahak

> Berhenti merokok Terus merokok akan mempercepat perkembangan emfisema dan bronkitis kronis

> Bila Anda sulit mengeluarkan dahak atau batuk Anda cukup kenng. siapkan terapi sederhana dan murah. yang dapat dibuat di rumah: Rebus 4 gelas air putih, tambahkan 1/2 sendok the garam. siapkan handuk, kardus atau plastik untuk menutup kepala sehingga Anda dapat menghirup uap rebusan garam tersebut meialui mulut dan hidung selama 15 menit. Lakukan saat pagi hari dan di malam hari. Peringatan terapi ini bukan untuk penderita asma

> Saat Anda merasakan tanda-tanda awal napas atau batuk perokok,hubungi dokter Anda

> Gunakan alat uap {vaporizer) atau pelembab udara yang dapat membantu mengurangi iritasi bronkus.

 

Apa yang dapat Dokter lakukan

Dokter mungkin akan meresepkan:

> Obat brokodilator (oral atau mhaUsi), untuk membantu Anda rileks dan metegakan aliran Anda

> Kortikosterord untuk mengurangi peradangan saluran pada saluran napas

> Merekomendasikan obat batuk yang dijual bebas yang dapat membantu meredakan batuk,jika batuk mengganggu tidur Anda.

> Menganicrkan berolah raga yang sesuai untuk, menjaga fungsi paru ‘

> Melakukan tes fungsional paru, untuk menilai fungsinya

> Menganjurkan terapi oksigen di rumah. jika diperlukan

> Memberikan vaksinasi flu dan pneumonia apabila diperlukan

 

Tips pencegahan

> Segera berhenti merokok Hindari tempat-tempat dimana merokok diperbolchkan, perokok pasif sama buruknya dcngan perokok aktif,

> Periksalah kesehatan Anda secara rutin.

> Ikuti petunjuk keselamatan kerja, kenakan peralatan keselamatan yang diperlukan dan pastikan ventilasi yang memadai saat bekerja di lingkungan yang berbahaya (misalnya, di daerah dengan asap kimia).

> Hindari tinggal atau bekerja di daerah dengan polusi udara beiat.
> Jika Anda mendenta sorangan bronkitis berulang. hindari penularan flu dan lingkungan yang sesak.

Bronkitis

Sumber           : HEALTH GUIDE MAGAZINE
Artikel Lainnya : Bau Mulut

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *