CARA MENIDURKAN BAYI YANG NANGIS DAN REWEL TERUS YANG CUKUP EFEKTIF

Cara menidurkan bayi yang nangis dan rewel terus dapat dilakukan setiap orangtua dengan mengetahui penyebab dari tangisan anak yang tidak bisa berhenti. Kita harus jeli untuk mengetahui penyebab tangis dan rewel anak yang terkadang terlihat berlebihan agar kita tahu cara mendiamkannya dan tahu bagaimana cara untuk menidurkannya tanpa akhirnya sang buah hati tidak tergantung pada kita. Berikut adalah beberapa tahapan awal yang umum dan dapat anda lakukan sebagai cara menidurkan bayi yang nangis dan rewel terus supaya bayi anda dapat tidur lelap nantinya.

Tahapan Awal Menidurkan Bayi

  1. Periksa popok atau baju yang dikenakannya. Saat popok yang dipakai oleh seorang bayi dalam keadaan basah karena bekas buang air kecil, buang air besar, atau keringat maka bayi akan sering menangis. Ketika bayi menangis karena keadaan tersebut dan tidak segera anda sadari, maka tangisan bayi yang sudah terlanjur terdengar mungkin akan sulit diredakan. Oleh karena itu, sebelum anda berniat menidurkan bayi anda, pastikan popok dan baju yang dikenakannya dalam keadaan kering dan nyaman dipakai. Pilihlah juga baju berbahan katun yang ukurannya pas pada tubuh bayi anda, untuk menunjang kenyamanannya saat tidur.
  2. Pastikan jumlah asupan nutrisi ASIyang masuk ke tubuh bayi dalam keadaan cukup. Pada bayi yang baru lahir atau bayi yang masih bertumbuh di bulan-bulan awal setelah kelahiran, perutnya hanya mampu menampung nutrisi sekitar 70-150ml ASI sekali disusui. Saat lapar, bayi cenderung akan merengek kemudian akan menangis dengan suara yang lama kelamaan makin keras. Jika sudah begitu, anda harus pastikan nutrisi yang diterimanya cukup dan ingat jangan berlebihan, terutama untuk bayi yang baru lahir yang akan tetap terbangun di malam hari. Setelah memberi ASI, jangan lupa meletakkan bayi di pundak dan mengelus punggungnya untuk mengeluarkan udara yang mungkin tertelan saat bayi minum ASI. Lakukan hal tersebut sekitar 10 menit atau lebih untuk memastikan tidak ada udara lagi yang tertinggal di tubuh bayi yang dapat menyebabkan perutnya kembung.
  3. Pastikan bayi sudah BAB dan buang air kecil sebelum tidur. Hal yang satu ini berkaitan dengan asupan nutrisi yang dimakan sang bayi. Sehingga pastikan nutrisi yang dikonsumsinya tidak membuat bayi terbangun di malam hari karena harus BAB atau buang air kecil.
  4. Pengaturan ruangan tidur bayi. Anda dapat menggunakan box bayi terpisah atau langsung dibaringkan di tempat yang sama dengan anda dengan pengaturan tata letak box atau selimut bayi yang disesuaikan untuk kenyamanan sang bayi. Pakai kamar dengan warna netral. Hindari penggunaan parfum, pewangi ruangan, atau barang sejenis yang dapat mengganggu pernafasan yang bayi.
  5. Batasi kunjungan teman, kolega, atau orang terdekat anda saat bayi baru lahir. Kehadiran seorang bayi dalam sebuah rumah tangga pasti akan sangat menyenangkan dan memberi kebahagiaan bagi banyak orang. Namun untuk bayi baru lahir hingga usia 6 bulan, masih memiliki fase tidur sekitar 14-20 jam sehari, dengan siklus bangun 2-3 kali setiap malamnya. Ketika waktu tidurnya dikacaukan dengan paksaan untuk tetap membuka mata disaat ada kunjungan dari orang sekitar maka tak jarang bayi akan menjadi sangat rewel dan terus menangis. Oleh karena itu, anda dapat membatasi kunjungan per harinya atau menempatkan bayi anda di area yang pencahayaannya sedikit temaram untuk menjaga bayi tetap dalam kondisi tenang dan mudah menidurkannya. Namun demikian, karena tidak semua bayi fase tidurnya sama persis, maka akan lebih baik anda mengenali fase tidur bayi anda sendiri dengan bertanya pada dokter atau memperhatikan kebiasaan tidur bayi anda. Jangan sampai bayi anda merasa bosan atau kesal karena dipaksa tidur kurang atau melebihi jam tidurnya.
  6. Jangan biarkan bayi anda menjadi bayi yang manja. Untuk hal yang satu ini, anda harus pintar mengenali karakter bayi anda mulai asupan nutrisi dan kebiasaan jam tidur per harinya. Berkaitan dengan hal yang satu ini, anda harus tegas dan bijaksana pada bayi anda, terutama jika anda menidurkannya di tempat tidur tanpa anda disisinya setiap saat.
Baca Juga Yang satu ini ...
Apa yang dimaksud dengan NGT ( Nasogastric Cube ) Sonde ?

Setelah memahami dan menguasai tahapan awal yang berkaitan dengan penyebab bayi yang rewel dan menangis tanpa henti, anda dapat mempelajari beberapa teknik sebagai cara menidurkan bayi yang nangis dan rewel terus,agar bayi anda nyaman tidur di malam hari begitu juga anda yang akan memiliki waktu tidur berkualitas untuk memulihkan stamina anda. berikut adalah beberapa cara yang mungkin dapat anda terapkan dirumah untuk bayi anda.

Pemahaman Waktu Pada Bayi

Berhubungan dengan siklus tidur seorang bayi, anda sebagai orang tua harus mengetahui dengan benar untuk mengajarkan pada bayi anda tentang perbedaan waktu siang dan malam. Untuk mengajarkan waktu, anda dapat memberikan asupan makanan setiap 3 jam sekali di siang hari. Letakkan bayi di tempat yang penuh cahaya di siang hari dan padamkan atau redupkan lampu ketika malam hari. Sehingga waktu tidu bayi anda akan lebih terkontrol.

Mengendalikan Tangisan Pada Bayi

Setelah anda menggendongnya dan bayi mulai tampak mengantuk, rebahkan bayi anda pada tempat tidurnya sambil menepuk-nepuk dada atau punggungnya. Hal tersebut berguna untuk memberikan rasa aman dan menenangkan bayi anda. Setelah bayi terlihat tertidur, anda dapat melangkah keluar kamar meninggalkan bayi anda. Saat bayi anda menyadari anda keluar, bayi akan kembali menangis, biarkan bayi menangis 5-10 menit hingga tangisannya mereda. Kemudian usap kepalanya perlahan sambil mengatakan kata ‘ssshhh’ 3-5 kali hingga bayi tenang. Jika saat anda tinggalkan kembali, perlama waktu anda kembali dari jeda saat dia menangis untuk membiasakan bayi dapat tidur tanpa anda.

Memberikan Ciuman Tidur

Saat anda menidurkan bayi anda, anda dapat memberikan ciuman tidur pada bayi anda sebagai usaha menenangkannya. Namun saat mencium, jangan tambahkan perlakuan lainnya seperti pelukan, gendongan, atau anda mengeluarkan suara yang menggodanya untuk bangun atau melakukan percakapan dengan anda. Posisikan bayi anda untuk berbaring dengan benar dan tegaskan padanya, juga pada diri anda setelah mendapatkan ciumannya, sang bayi harus mau untuk tidur sendiri. Tegaskan rasa aman yang anda berikan, bahwa anda akan tetap ada disekitarnya meskipun tidak tepat disampingnya. Jika bayi menangis tak lama setelah diberi ciuman, anda dapat menepuk-nepuk pantat atau dadanya dengan lembut dan memberikannya ciuman kembali. Tunggulah beberapa saat hingga bayi anda tenang dan bersiap tidur kembali. Tinggalkan bayi anda tanpa berbalik kembali menghampiri bayi anda untuk meminimalisir suara derap yang dapat mengganggu tidur bayi anda. Semoga dengan pemahaman akan penyebab tangisan bayidan tentunya pemahaman terhadap bayi anda sendiri, cara-cara diatas dapat membantu anda sebagai cara menidurkan bayi yang nangis dan rewel terus.

Baca Juga Yang satu ini ...
Menjadi Sehat Dengan Pola Makan Vegetarian
banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *