ciri dan gejala penyakit ocd

Tahukah Anda bila terlalu terobsesi pada sesuatu akan merusak kualitas hidup Anda sendiri? Dalam dunia psikologi, ada satu penyakit yang dikenal dengan nama Obsessive Compulsive Disorder (OCD). Ini bukan OCD yang berkaitan dengan diet terkenal tersebut. Tapi, ini merupakan salah satu gangguan mental yang ditandai dengan rasa cemas berlebihan. Hingga seseorang tersebut terpaksa harus melakukan sesuatu untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat obsesi berlebihan. Para penderitanya tidak akan menyadari gejala penyakit ocd, kebanyakan memang orang sekitarnya yang berperan aktif untuk memberikan pengertian tersebut.

Memiliki obsesi dengan sesuatu hal memang tidak salah, tapi bila sudah melewati batas normal tentu hanya akan menyulitkan Anda. Orang yang mengalami OCD umumnya melakukan sesuatu secara berulang-ulang untuk memenuhi hasratnya terhadap suatu obsesi. Hal ini pastinya tidak diharapkan oleh para penderita mengingat mereka secara sadar harus mengulangi hal yang sudah dilakukan sebelumnya. Kebanyakan para penderita mengalami obsesi di bidang kebersihan, ada pula yang terobsesi dengan penyusunan abjad barang-barang miliknya.

Penyakit OCD ini tidak bisa diketahui faktor apa yang menyebabkannya. Para penderita cenderung menutupi kebiasaan seperti ini karena merasa malu dengan orang-orang sekitarnya. Karakteristik kepribadian seseorang juga tidak mempengaruhi seseorang menderita OCD. Mereka akan merasa tertekan dengan perilaku semacam ini. Gejala penyakit ini adalah:

  • Keinginan untuk melakukan sesuatu secara berulang-ulang
  • Perasaan gelisah akan sesuatu yang mencemari ataupun merusak
  • Makan sesuai dengan daftar urutan secara terus-menerus
  • Barang yang ada dikumpulkan lalu ditimbun tanpa alasan ataupun kejelesan
  • Mencuci tangan terus menerus
  • Menolak berjabat tangan dengan orang lain

Ternyata alasan seseorang mengalami gejala penyakit OCD ini bermacam-macam. Bukan tidak mungkin anak-anak Anda memiliki kesempatan yang sama untuk terkena penyakit ini. Salah satu penyebab utamanya adalah permasalahan keluarga karena terlahir dari pasangan broken home. Mereka tentunya mencari cara pengalihan yang salah dengan obsesi satu ini. Gangguan seksual serta gangguan kecemasan turut menyumbang anak mengalami gangguan mental jenis ini. Umumnya mereka akan menutupi segala gejala penyakit ocd dari hadapan orang lain.

Baca Juga Yang satu ini ...
gejala penderita penyakit nefritis
banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *