Definisi Cantik Secara Fisik

Cantik Tak Cuma Fisik

Saat anak mogok makan atau mengkonsumsi obat pelangsing karena takut gemuk , orang tua harus cepat membantu supaya anak bisa lebih percaya diri

“Aku enggak mau makan malam soalnya aku gendut!” keluh Ananta. Ibunya hanya tertegun mendengar ucapan putri tunggalnya yang masih berusia 12 tahun. Menurut Sukma Rani Moerkardjono, S.Psi, M.Si, psikolog sekaligus dosen Fakultas Psikologi Ukrida, Ananta memiliki body image yang negatif.

“Apa pun yang dilihat dalam dirinya selalu negative. Padahal, anak-anak atau siapapun seharusnya mempunyai body image yang positif”, papar Sukma.

Standar Kecantikan

Body image menjadi negatif saat seseorang menganggap dirinya tidak ideal menurut ukurannya. “Ada standar ideal yang tidak ada dalam dirinya. Seperti cantik, tinggi, man cung, langsing, hingga bisa memikat daya tarik lawan jenisnya.” Perasaan tidak sempurna ini membuat anak tertekan dan kurang bahagia dengan apa yang dimilikinya. “Apalagi ada reaksi sosial atau tuntutan masyarakat menjadi wanita cantik seperti di iklan. Kalau mau jadi model harus memiliki rambut hitam lurus. Padahal, iklan itu sudah dimodifikasi penampilannya.”

Orangtua juga berpengaruh terhadap body image anak. Misalnya, seorang ibu merasa anak perempuannya yang berusia 2 tahun cenderung gemuk. “Tanpa konsultasi ke dokter, makanan anaknya diatur sendiri. Seharusnya, kan, diimbangi olahraga teratur, pola makan sehat dan tepat, dan jangan sampai tidak makan,” tegas Sukma.

Konsep body image dari sisi orangtua pun kadang salah diartikan sebab hanya melihat kesempurnaan fisik. “Padahal, bisa dari kepintarannya, ramah, baik, atau bisa berbagi. Cantik itu inner beauty alias memancar dari dalam dirinya,” papar Sukma.

Jika masalah ini didiamkan, anak bisa depresi secara fisik dan mental. Risiko bulimia alias sengaja me-muntahkan makanan pun mungkin terjadi. “Anak sebaiknya bisa menerima dirinya. Di sinilah pendampingan orangtua sangat dibutuhkan sebab anak paling lama tinggal dengan orangtua.”

Arahkan ke Hal Positif

Maka, waspadailah bila ada tan-da-tanda anak mulai merasa ter-ganggu citra tubuhnya. Misalnya, menolak setiap kali ditawari makan dengan alasan kenyang. “Atau, mencari obat pelangsing dengan anggapan obat bisa menguruskan badan secara instan. Padahal, tidak begitu cara kerjanya, tetap harus melakukan olahraga.”

Begitu tanda-tanda ini tercium, orangtua harus terus-menerus mengingatkan anak. “Sampaikan bahwa mereka harus selalu bersyukur karena Tuhan sudah memberikan tubuh yang baik. Jelaskan kepada mereka, kalau berat badan naik dan tumbuh jerawat memang wajar dialami remaja. Ini bukan perubahan yang harus ditakuti. Tapi, dihadapi dengan santai dan apa adanya.”

Lalu, dampingi, ingatkan, arahkan, dan berilah pemikiran body image yang positif. “Beri penjelasan, cantik itu tidak harus langsing. Orang gemuk pun bisa cantik, tinggal bagaimana cara menyikapinya. Kalau turunannya sudah gemuk, ya, terimalah apa adanya. Kecantikan bisa dilihat dari bakat yang dimiliki dan bisa dirasakan orang lain,” papar Sukma.

Selain itu, perhatikan apa yang disukai anak. “Anak suka dansa? Ikutkan pada program itu karena bisa membentuk tubuhnya. Atau, yoga yang membuat relaks. Pokoknya hal positif yang bisa mengarahkan anak menuju body image yang positif.”

 

KESIMPULAN
Cantik Tak Cuma Fisik,
tapi juga dari aura, sikap dll

 

SUMBER : NOVA TABLOID
ARTIKEL LAINNYA : Manfaat Bawang Putih Untuk Hipertensi

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *