Efek implikasi

Efek implikasi

Implikasi yang Lebih Besar

Sebuah pola yang sangat konsisten mulai muncul. Untuk dua organ yang berbeda, empat karsinogen yang berbeda, dan dua spesies yang berbeda, kasein memicu pertumbuhan kanker dengan mekanisme sistem yang sangat terintegrasi. Efeknya sangat kuat. meyakinkan, dan konsisten. Sebagai contoh, kasein memengaruhi cara sel berinteraksi dengan karsinogen, cara DNA bereaksi dengan karsinogen, dan cara sel kanker tumbuh. Kedalaman dan kekonsistenan penemuan ini menyatakan dengan jelas bahwa efek-efek tersebut relevan terhadap manusia, karena empat alasan.

• Tikus dan manusia memiliki kebutuhan protein yang nyaris identik.

• Protein berfungsi pada tubuh manusia dengan cara yang sama pada tikus.

• Tingkat asupan protein penyebab tumor pada tikus sama dengan yang dikonsumsi oleh manusia.

• Baik hewan pengerat maupun manusia, tahap inisiasi jauh lebih tidak penting daripada tahap promosi kanker.

Alasan tersebut tercipta karena kita sangat mungkin “diberi dosis” karsinogen dalam jumlah tertentu di kehidupan sehari-hari. Namun, apakah karsinogen itu memicu tumor penuh bergantung kepada tahap promosi atau ketiadaan tahap tersebut. Walaupun telah teryakinkan bahwa meningkatkan asupan kasein memicu kanker, saya masih harus berhati-hati agar tidak terlalu banyak mengeneralisasi. Saya masih ingin memperluas bukti-bukti. Efek apa yang dimiliki nutrisi lain terhadap kanker dan bagaimana cara mereka berinteraksi dengan karsinogen dan organ yang berbeda?

Kami memulai lebih banyak penelitian menggunakan beberapa nutrisi, termasuk protein ikan. lemak dalam makanan, dan antioksidan yang dikenal sebagai karotenoid. Sepasang mahasiswa pascasarjana saya yang luar biasa, Tom O’Connor dan Youpmg Me, mengukur kemampuan nutrisi-nutrisi tersebut memengaruhi kanker hati dan pankreas. Hasil dari penelitian ini, dan banyak penelitian lain, menunjukkan nutrisi jauh lebih penting dalam mengontrol promosi kanker daripada dosis awal karsinogen. Pemikiran bahwa nutrisi secara khusus memengaruhi perkembangan tumor selama masa promosi mulai muncul sebagai hal umum dalam hubungan antara nutrisi dan kanker. Journal of the National Cancer Institute, media publikasi resmi milik U.S. National Cancer Institute, tertarik dengan penelitian-penelitian tersebut dan menampilkan beberapa dari penemuan kami dalam liputannya.

Sebuah pola mulai muncul. Nutrisi yang berasal dari makanan berbasis hewani meningkatkan perkembangan tumor, sementara nutrisi dari makanan berbasis nabati menurunkan perkembangan tumor. Dalam penelitian kami. pola tersebut konsisten. Dalam penelitian yang dilakukan kelompok peneliti lain terhadap kanker payudara dan karsinogen yang berbeda, pola tersebut konsisten. Dalam penelitian terhadap kanker pankreas dan nutrisi lain, pola tersebut konsisten.Dalam penelitian dengan antioksidan karotenoid dan inisiasi kanker, pola tersebut konsisten. Dari tahap pertama inisiasi kanker ke tahap kedua promosi kanker, pola tersebut konsisten. Dari satu mekanisme ke mekanisme yang lain, pola tersebut konsisten.

Begitu banyak konsistensi yang sangat menakjubkan. Namun, satu aspek dalam penelitian ini yang memaksa kami harus tetap berhati-hati: semua bukti dikumpulkan melalui penelitian dengan hewan eksperimental. Dengan kala lain, apakah prinsip-prinsip yang berkenaan dengan protein hewani dan kanker ini penting bagi semua manusia dalam segala situasi, atau hanya penting bagi minoritas orang yang memiliki situasi cukup unik? Apakah prinsip-prinsip tersebut melibatkan seribu kanker manusia setiap tahun, satu juta kanker manusia setiap tahun, atau lebih? Kami membutuhkan bukti langsung dari penelitian terhadap subjek manusia. Idealnya, bukti ini dikumpulkan melalui metodologi yang cermat dan meneliti pola-pola makan secara komprehensif, menggunakan manusia dalam jumlah banyak, yang memiliki gaya hidup dan latar belakang genetis yang serupa, tetapi tetap memiliki kejadian penyakit yang bervariasi.

Mendapatkan kesempatan melakukan penelitian semacam itu sangat langka. Namun, dengan keberuntungan yang tidak terkira, kami diberi kesempatan tersebut. Pada tahun 1980, di laboratorium sendiri, saya mendapat keberuntungan menjamu seorang ilmuwan paling menawan dan profesional dari China daratan, Dr. Junshi Chen. Bersama orang yang luar biasa ini, kami berkesempatan meneliti dengan subjek manusia, yang akan membawa semua prinsip yang telah kami temukan di laboratorium ke tingkat yang lebih tinggi. Sekarang saatnya meneliti peran nutrisi, gaya hidup, dan penyakit dalam keadaan yang paling komprehensif yang pernah dilakukan dalam sejarah medis. Kami akan melakukan penelitian itu di China.

KESIMPULAN
Efek implikasi sangat banyak, kenali gelaja & penanggulangnya.

SUMBER                                  : RAHASIA ORANG CHINA
LIHAT ARTIKEL LAINNYA        : CENDAWAN

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *