Faktor-Faktor Lain Dari Kanker Colorectal

Telah diketahui bahwa faktor risiko yang mempromosikan kanker colorectal, yaitu pola makan sedikit buah dan sayuran serta kaya makanan hewani dan karbohidrat terproses, adalah faktor risiko yang sama dengan yang mempromosikan sindrom perlawanan insulin. ” Dari sini. para ilmuwan membuat hipotesis bahwa perlawanan insulin mungkin adalah penyebab kanker colon. ” Perlawanan insulin dijelaskan dalam Bab 6 sebagai kondisi diabetes. Dan yang bermanfaat untuk menjaga perlawanan insulin tetap berada di bawah kontrol juga bermanfaat bagi kanker colon, yaitu pola makan berbasis tumbuhan utuh.

Pola makan ini kebetulan kaya karbohidrat, yang baru-baru ini menjadi pesakitan di pasaran. Karena adanya kebingungan terhadap karbohidrat, saya akan mengingatkan bahwa ada dua jenis karbohidrat: karbohidrat terproses (sederhana) dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat terproses adalah saripati dan gula yang diperoleh dari tumbuhan melalui proses mekanis untuk memisahkan setiap lapisan tumbuhan tersebut. Lapisan-lapisan tersebut mengandung banyak vitamin, mineral, protein, dan serat. “Makanan” ini (gula pasir, tepung terigu, dan lain lain) memiliki nilai gizi yang sangat kecil. Makanan seperti pasta yang dibuat dari tepung terigu, sereal bergula, roti tawar, permen, dan minuman bersoda dengan pemanis tambahan harus dihindari sebanyak mungkin. Namun, konsumsilah makanan utuh yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti buah dan sayuran yang belum diproses, serta produk-produk gandum utuh, seperti beras merah dan otUrneal. Karbohidrat yang tidak terproses ini, terutama dari buah dan sayuran, sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Anda mungkin pernah mendengar bahwa kalsium dapat membantu melawan kanker colon. Tentu saja, hal ini diperluas menjadi argumen bahwa susu sapi membantu melawan kanker colon. Ada hipotesis bahwa pola makan tinggi-kalsium dapat mencegah kanker colon dengan dua tara. Pertama, membatasi pertumbuhan sel berbahaya di colon.”‘”‘ K«>dua, kalsium mengikatkan diri pada asam lambung. Asam ini diproduksi dalam hati. ditansportasikan ke saluran pencernaan, dan dipercaya jika sampai ke usus besar dapat mempromosikan pertumbuhan kanker. Dengan mengikat asam lambung ini. kalsium dipercaya dapat mencegah kanker colon.

Baca Juga Yang satu ini ...
Faktor- Faktor Lain Dari Kanker Colorectal

Sekelompok peneliti memperlihatkan bahwa pola makan kaya kalsium— secara umum artinya sa-na dengan kaya akan produk olahan susu—menghambat pertumbuhan beberapa iel tertentu dalam colon,”” tetapi efek mi tidak sepenuhnya konsisten dengan berbadai indikator pertumbuhan sel kanker. Lebih jauh lagi, masih belum jelas apakah efek manfaat biokimia yang diperkirakan mi benar-benar dapat menurunkan pertumbuhan kanker.”1 ” Kelompok penelitian lain memperlihatkan bahwa kalsium memang mengurangi potensi bahaya asam lambung, tetapi juga terlihat dalam observasi bahwa pola makan yang kaya gandum-ganduman dapat menghasilkan penurunan asam lambung yang jauh lebih baikNamun,— dan ini adalah bagian yang aneh—saat pola makan kombinasi antara tinggi-kalsium dan tinggi gandum diterapkan, efek pengikatan asam lambung iauh lebih lemah dibandingkan saat setiap suplemen dikonsumsi secara terpisah. Hal ini semakin memperlihatkan bahwa jika efek nutrisi yang diobservasi secara terisolasi dikombinasikan, hal yang kita harapkan mungkin saia tidak akan teriadi.

Saya meragukan pola makan tinggi kalsium, baik itu diperoleh melalui suplemen kalsium ataupun susu sapi yang kaya kalsium, memiliki efek bermanfaat untuk kanker colon. Di daerah rural China, konsumsi kalsium sangat rendah dan hampir tidak ada produk susu yang dikonsumsi.” tetapi kanker colon tetap tidak lebih tinggi. Bahkan tingkat kanker colon mereka lebih rendah dibandingkan Amerika. Belahan dunia yang paling banyak mengonsumsi kalsium. Eropa dan Amerika Utara, memiliki tingkat kanker colorectal tertinggi.

Pilihan gaya hidup lain yang jelas sangat penting untuk penyakit ini adalah olahraga. Peningkatkan olahraga secara meyakinkan berasosiasi dengan kanker colorectal yang lebih sedikit. Dalam sebuah rangkuman oleh World Cancer Research Fund dan American Institute for Cancer Research. 17 dari 20 penelitian menunjukkan bahwa olahraga melindungi tubuh dari kanker colon. Sayangnya, tidak ada bukti yang cukup meyakinkan untuk menjelaskan mengapa dan bagaimana hal itu bisa teriadi.

Baca Juga Yang satu ini ...
Faktor- Faktor Lain Dari Kanker Colorectal

KESIMPULAN
Faktor-Faktor Lain Dari Kanker Colorectal Belahan Dunia paling banyak mengonsumsi kalsium, yaitu Eropa dan Amerika Utara, memiliki tingakt  Kanker colorectal tertinggi. Maka itu Jika Anda tidak mau terjangkit penyakit tersebut, jagalah kesehatan Anda darai sekarang.

SUMBER                                           : RAHASIA SEHAT ORANG CHINA
LIHAT ARTIKEL LAINNYA        : Detox Tools Ke 3 (Massages)

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *