Gagal ginjal dapat dicegah

 

Gagal ginjal dapat dicegah Banyak penyebab Ginjal bisa terganggu, dan menurun fungsinya oleh sejumlah penyebab. Selain sebab infeksi, dan faktor ini yang terbanyak menimpa ginjal, bisa juga sebab batu kemih, adanya tumor atau kanker ginjal, atau sebagai komplikasi hipertensi, kencing manis, dan efek samping obat sendiri.

Bahkan sekadar obat waning pun bisa berakibat buruk pada ginjal. Maka jangan perlakukan obat tak ubahnya kacang goreng. Minum obat flu, obat sakit kepala, obat-obat pereda nyeri, termasuk obat encok, perlu lebih bijak agar ginjal tak sampai rusak olehnya.

Gagal ginjal dapat dicegah

Gagal ginjal dapat dicegah

Infeksi saluran kemih

Infeksi kemih sendiri lebih dari satu macam. Kebanyakan infeksi tidak langsung menyerang ginjal. Umumnya, terutama pada perempuan, infeksi berasal dari saluran kemih bagian bawah.

Kita tahu saluran kemih bagian kemaluan perempuan lebih pendek dari pria. Itu sebab saluran kemih lebih rentan terserang bibit penyakit dari luar. Keliru dalam cara cebok, atau cebok airnya tidak bersih, terlambat menukar pembalut sewaktu haid, dan tak bersih sebelum berhubungan seksual, acap menjadi faktor pencetusnya.

Pada perempuan, cebok yang benar itu dari depan ke arah belakang dan bukan sebaliknya. Maksudnya agar sekiranya ada kuman, umumnya demikian, bibit penyakit dari sekitar liang dubur tidak mencemari liang kemih. Cebok dari belakang (liang dubur) ke arah depan atau ke liang kemih, besar kemungkinan membawa bibit penyakit memasuki liang kemih.

Gejala awalnya anyang-anyangan. Rasa nyeri, perih, dan panas sewaktu berkemih, berarti ada infeksi di situ. Yang sama acap terjadi sehabis hubungan seksual. Ada bibit penyakit yang ikut memasuki liang kemih, jika sebelum campur tidak dibersihkan dulu, baik oleh pihak pasangan prianya, maupun kebersihan sekitar kemaluan perempuan sendiri.

Baca Juga Yang satu ini ...
Serangan jantung berulang kembali

Satu-dua hari sehabis campur lalu anyang-anyangan, hampir pasti infeksi saluran kemih bawah (urethritis) penyebabnya. Obatnya bukan daun sirih atau buah delima, melainkan antibiotika. Apalagi jika selain nyeri berkemih seperti disayat sembilu, yang diperlukan antibiotika juga.

Selanjutnya, anyangan-anyangan akan sering kambuh jika kurang bersih lagi. Infeksi saluran kemih bawah yang terus berulang, lama-lama bisa naik ke atas, memasuki kandung kemih, dengan gejala tidak enak di perut bawah yang menyertai nyeri sebagai gejala infeksinya.

Jika infeksi di kandung kemih juga sering kambuh berulang, lama-kelamaan akan tiba di ginjal. Infeksi ginjal ini awal dari petaka bakal menurunnya fungsi ginjal jika infeksinya dibiarkan berlarut-larut.

Berbeda dengan infeksi kemih bagian bawah yang gejalanya nyeri sewaktu berkemih, gejala infeksi di ginjal berupa sakit pinggang yang menyertai demam yang umumnya sering berulang, mual, muntah, nyeri kepala, pola berkemih berubah lebih sering, dan warna urin yang berubah keruh, merah, atau seperti susu. Selain itu disertai pembengkakan tungkai, kaki, dan wajah kelihatan sembab, khususnya kelopak mata.

Sejak awal infeksi saluran kemih sudah bisa dikenali dari gejala dan keluhan. Pada infeksi saluran kemih bawah, serangan infeksi muncul dengan keluhan nyeri berkemih, demam, nyeri kepala, dan urin mungkin merah karena berdarah. Dengan memberikan antibiotika dan antinyeri berkemih, dalam tiga hari biasanya sudah teratasi.

Infeksi kandung kemih juga begitu. Untuk memastikan ada bibit penyakitnya, urin dilakukan pembiakan (kultur urin). Dari sana bukan saja jenis bibit penyakitnya dike-tahui, melainkan juga jenis antibiotika apa saja yang masih mempan untuk menumpasnya.

Yang sama dilakukan jika infeksinya di ginjal. Dari kultur dan hitung jumlah bibit penyakitnya akan dipastikan infeksi ginjalnya. Obatnya juga antibiotika. Membiarkan bibit penyakit terus berbiak di ginjal, lama-lama akan merusak ginjal. Ginjal yang rusak yang akan menurunkan fungsinya.

Baca Juga Yang satu ini ...
Solusi sembuh kolesterol dan tidur lebih enak

Ginjal meradang bukan hanya oleh infeksi, bisa juga sebab reaksi otoimun. Jika terjadi infeksi di luar ginjal, di tenggorokan, misalnya, oleh jenis kuman tertentu, reaksi tubuh terjadi pada ginjal yang meradang. Tak ditemukan ada bibit penyakit di sana, namun terjadi kerusakan ginjal juga, sehingga fungsi ginjal menurun.

Penyakit ginjal lain dikenal sebagai nephrotic syndrome. Ada kebocoran ginjal, sehingga protein dalam darah menembus ginjal, tubuh kekurangan protein dalam jumlah besar, dan kadar kolesterol tubuh meningkat. Ujungnya bisa merusak ginjal juga.

Tumor dan kanker ginjal secara langsung merusak, menekan, atau mendesak jaringan sehat ginjal. Sedikit banyak fungsi ginjal akan terganggu, dan menurun hingga akhirnya tidak lagi mampu melaksankan tugas normalnya.

Sumber : Cara sehat

Oleh : Dr. Handrawan Nadesul

Baca artikel menarik lainnya : Tips makan enak tapi berat badan tidak naik

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *