gangguan menstruasi dan cara mengatasinya

GANGGUAN MENSTRUASI

Untuk kebanyakan wanita, menstruasi datang dan pergi setiap bulan tanpa masalah. Tetapi beberapa wanita mengalami masalah yang berkaitan dengan siklus menstruasinya.

Amenore

Amenore adalah tidak menstruasi. Dalam keadaan normal, menstruasi mulai terjadi pada usia 11-14 tahun, meskipun bisa lebih cepat atau lebih lambat. Amenore dapat dibagi dalam dua jenis: primer (sama sekali belum pernah mengalami menstruasi) atau sekunder (sudah pernah menstruasi tapi kemudian terganggu). Amenore primer ditandai dengan pubertas yang tertunda, payudara tidak berkembang dan rambut kemaluan tidak tumbuh ketika usia mencapai 13-14 tahun. Amenore sekunder adalah tidak mengalami menstruasi selama 3 bulan berturut-turut pada wanita yang sebelumnya memiliki siklus mens yang teratur. Yang lebih banyak dijumpai adalah amenore sekunder.

Penyebab

1. Amenore dlami seorang wanita mungkin mengalami amenore karena alasan alamiah seperti kehamilan, menyusui dan menopause.

2. Kontrasepsi – wanita yang menggunakan pil KB mungkin tidak mengalami menstruasi. Jika pil KB dihentikan, perlu waktu 3-6 bulan untuk kembali ke ovulasi dan menstruasi reguler. Kontrasepsi suntik atau implan juga bisa menyebabkan amenore.

3. Obat-obatan – obat-obat tertentu dapat menyebabkan terhentinya menstruasi, diantaranya antipsikosa, kemoterapi kanker, antidepresi dan obat tekanan darah.

4. Faktor gaya hidup seperti stres, BB rendah, olah raga berlebihan, obesitas.

5. Ketidakseimbangan hormon – jenis kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan gangguan hormonal adalah sindroma ovarium polikistik, malfungsi tiroid, tumor pituitari dan menopause prematur.

6. Masalah struktur – masalah organ seksual juga bisa menyebabkan amenore :

i) Jaringan parut di rahim – jaringan parut terbentuk dalam lapisan rahim.

ii) Kekurangan organ reproduksi – kadang gangguan yang terjadi selama perkembangan janin menyebabkan seorang anak perempuan terlahir tanpa bagian utama dari sistem reproduksinya.

iii) Kelainan struktur vagina.

Dismenore

Menstruasi dapat disertai nyeri. Istilah kedokteran untuk nyeri menstruasi adalah dismenore, yang muncul sebagai perasaan kram di perut bagian bawah, kadang menyebar ke panggug, pinggang dan paha. Bisa disertaiai diare, mual d»n muntah, nyeri kepala. Gejala mulai n muncul pada htri pertama dan menghilang 1-2 hari keiemudian. Umun dijumpai pada usia 15-24 dan pada wwanita yang belim pernah melahirkan anak.

Dismen-nore bisa diseb«bkan oleh kadar prostaglandin tinggi (((prostaglandin idalah senyawa kimia yang menyebbabkan rahim lerkontraksi). Juga bisa disebabbkan oleh keadtan medis seperti kehamilan ektopik< atau kegiigurwi, tarsa mdling teliur, infeksi bakteri (di rahim, sumbatan serviks, kelainan ■hormoo, endomeetriosis, pertumbuhan non-kanker (fibroid) dalam r/ahim, IUD atau peradangan/infeksi panggul.

Untuk rmeringankan gajala dismenore, mandi air hangat atau kompres dengan air hangat. Minum banyak air putih dan obat pereda nyeri yang dijual bebas. /Angkat pinggul dan tekan secara perlahan pinggamg bagian belakang untuk meringankan kram. Jika nyeeri tidak juga berkurang, segera kunjungi dokter.

Untuk tmencegah dismenore, lakukan olah raga teratur, tefrutama aerobik seperti bersepeda, joging, jalan cepat.

Menoragi

Ditandai dengan menstruasi yang lebih lama(> 7 Hiari) dan lebih banyak (jumlah darah > 80 mL).bisa disebabkan oleh kelainan pembekuan darah, ketidakseimbangan hormon, infeksi panggul, jpemasangan IUD, fibroid atau polip di sepanjang irahim atau leher rahim, atau kelainan lapisan endometrium di rahim. Bisa disertai nyeri. Jika tidak diobati bisa menyebabkan anemia. Menoragi biasanya (disebabkan ketidakseimbangan hormon estrogen d’afl progesteron, tetapi juga dapat disebabkan oleh berba(jai penyakit yang menyerang rahim, termasuk tumor fibroid, polip, IUD, atau infeksi panggul; kadang tidak ditemukan kelainan fisik. Menoragi bisa terjadi berulang atau hanya sekali.

Untuk menyebabkan hilangnya zat besi akibat perdarahan hebat, makanlah makanan kaya zat besi seperti daging merah, sayuran berdaun hijau, gandum utuh dan kacang polong.

Metroragi

Metroragi adalah perdarahan rahim diluar siklus menstruasi yang normal. Pola perdarahan dan jumlah darah yang hilang menjadi tidak teratur. Bisa terjadi akibat ketidakseimbangan hormon, stres, keguguran, kelainan kebidanan, atau kanker (rahim, indung telur, leher rahim). Metroragi bisa diatasi dengan hormon misalnya pil KB. Jika perdarahannya hebat mungkin perlu menjalani tirah baring dan/atau dirawat di rumah sakit.

Sindroma premenstruasi (PMS)

Sindroma premenstruasi (PMS) adalah kelainan yang terdiri dari gejala emosi dan fisik. PMS diperkirakan menyerang 70-80% wanita usia subur. 30-40% memiliki gejala yang cukup berat sehingga memengaruhi aktivitas sehari-hari, sedangkan 5-10% memiliki gejala yang sangat berat sehingga tidak dapat berbuat apa-apa.

Terdapat berbagai gejala fisik PMS, yang mungkin b«sa disebabkan oleh penyebab lain. Jumlah gejala, beratnya gejala dan kaitannya dengan menstruasi merupakan petunjuk yang dapat membantu dokter dalam mendiagnosis PMS. Gejala fisik berupa kembung, nyeri payudara, retensi air, kenaikan berat badan, kaki dan pergelangan kaki bengkak, nyeri kepala, suka ngemil, jerawat, kurang energi, nyeri punggung, insomnia dan perubahan nafsu makan (senang mengonsumsi karbohidrat). Sedangkan gejala emosional terdiri dari perubahan suasana hati, mudah tersinggung, depresi, agresivitas atau kekerasan, menangis, sulit berkonsentrasi, bingung, cemas, kurang tertarik dengan kegiatan harian dan menarik diri dari sosial.

Oligomenore (menstruasi tidak teratur)

Menstruasi tidak teratur atau perdarahan vagina bisa terjadi pada wanita muda yang baru mulai mendapatkan menstruasi, wanita yang lebih tua dan telah melahirkan, menyusui, atau menjelang menopause. Dikatakan abnormal jika menstruasi yang tidak teratur ini bersifat menetap.

Penyebab

> Kelainan hormon (misalnya masalah tiroid)

>  Stres

> Kelainan organ reproduksi (misalnya kanker, tumor)

> Infeksi panggul

> Penyakit non-kelamin (misalnya hati dan darah)

> Polip, pertumbuhan atau infeksi lapisan leher rahim yang mungkin mengalami perdarahan terutama setelah melakukan hubungan intim >• Pil KB, terutama jika terlewat minum atau pil dengan dosis hormon yang rendah ► Obat tertentu

>  Keguguran atau ancaman keguguran >• Kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim, biasanya di saluran telur)

Jika Anda mengalami perdarahan tidak teratur yang berlangsung lama atau jika mengalami perdarahan setelah menopause atau setelah berhubungan intim, konsultasikan dengan dokter.

Kesimpulan

Gangguan Menstruasi Terjadi dari segala Faktor & Jenisnya, maka kenalilah dari gejala & Tetap konsultasikan kepada Dokter.

gangguan menstruasi dan cara mengatasinya

 

Sumber : HEALTH GUIDE MAGAZINE
Artikel Lainnya : jus untuk mengatasi sembelit

 

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *