gejala dan ciri-ciri penyakit sipilis

Semua orang tidak ingin menderita suatu penyakit. Apalagi penyakit itu sangat berbahaya dan pengobatannya masih sangat minim. Salah satu penyakit yang berbahaya adalah penyakit sifilis. Penyakit sifilis adalah salah satu penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri treponema pallidum yang bentuknya seperti spiral dan berwarna putih. Lalu apa saja gejala penyakit sifilis ini?

Biasanya penyakit ini disebut juga penyakit raja singa. Gejala dari penyakit ini terjadi selama 3-4 minggu, atau bahkan lebih dari itu. Salah satu gejalanya adalah adanya benjolan yang berada di daerah alat kelamin. Pusing serta nyeri tulang, misalkan saja flu, juga sering terjadi namun dapat hilang dengan sendirinya. Gejala lain yang muncul adalah timbulnya bercak merah pada tubuh, yang biasa terjadi 6-12 minggu usai berhubungan intim. Namun, bercak merah pada tubuh ini juga akan hilang dengan sendirinya.

Dalam penyakit jenis ini ada masa laten, yaitu masa dimana tidak ada gejala apapun yang muncul selama 2-3 tahun. Namun, setelah 5-10 tahun, penyakit kelamin ini akan menyerang dan merusak sistem saraf pada otak, jantung, dan juga pembuluh darah. Ibu hamil yang positif mengidap sifilis akan menularkannya pada bayinya, setelah lahir bayi dapat menderita keterbelakangan mental, kerusakan pada limpa, hati, dan juga kulit.

Sama halnya dengan penyakit berbahaya yang lainnya. Penyakit sifilis ini memiliki beberapa stadium infeksi. Pada stadium pertama, akan muncul luka terbuka yang dapat menginfeksi di daerah mulut, rektal, atau genital. Pada stadium ini, luka tersebut tidak akan terasa sakit dan akan sembuh dengan sendirinya. Walaupun begitu, sangat dianjurkan untuk segera memeriksakan ke dokter karena kemungkinan akan berlanjut ke stadium berikutnya.

Baca Juga Yang satu ini ...
gejala penyakit prostat dan pengobatannya

Stadium kedua akan muncul 1-6 bulan. Pada tahap ini, akan timbul ruam tanpa rasa gatal di bagian tertentu. Gejala penyakit sifilis lainnya yang juga muncul adalah demam, sakit tenggorokan, pusing, dan nyeri otot. Selanjutnya stadium laten, stadium ini dapat diuji di tes laboratorium dan hasilnya positif. Namun, gejalanya bisa ada, bisa juga tidak ada

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *