gejala dan pencegahan penyakit buta warna

Kalau kita sering mendengar istilah buta warna, pastinya kita sudah mengerti tentang penyakit ini. Penyakit bawaan yang diturunkan karena faktor genetik ini tidak dapat disembuhkan. Umumnya penyakit ini diderita oleh bayi ataupun anak laki-laki. Jarang ditemukan kasus penderita wanita untuk buta warna. Penyebab lain dari buta warna adalah faktor usia ataupun kecelakaan berat yang menyerang bagian retina mata. Ada beberapa gejala penyakit buta warna yang bisa ditandai pada si anak.

 

Untuk para orangtua, memang ada baiknya mengenali apakah anaknya menderita buta warna atau tidak. Karena hal tersebut akan mempengaruhi kualitas hidupnya di masa yang akan datang. Tidak hanya itu, kesulitannya untuk membedakan warna akan membuat si anak mudah minder saat bergaul dengan teman-teman di sekitar. Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan patokan gejala buta warna pada anak:

  • Sulit untuk melihat tingkat kecerahan warna maupun warna padahal warna tersebut biasa saja.
  • Tidak mampu membedakan beberapa warna yang mirip.
  • Sulit mengingat suatu warna.

 

Umumnya seorang anak bisa membedakan warna saat menginjak usia 18 bulan. Mereka akan mulai peka dengan warna yang disodorkan di hadapan mereka. Tapi, hal ini tidak berlaku pada anak yang menderita buta warna. Tingkat keparahan dari buta warna juga bervariasa pada setiap orang. Pada tahpa ringan, seseorang tidak bisa dibedakan dengan orang normal lainnya. Mereka hanya tidak bisa membedakan warna merah, hijau, dan biru. Sedangkan pada buta warna berat, penderita hanya mengenal warna hitam, putih ataupun abu-abu.

 

Penyakit buta warna karena faktor genetik tentunya tidak dapat disembuhkan karena susunan DNAnya. Bagi mereka yang mengalami kecelakaan dan menyebabkan buta warna, mereka bisa memakai kacamata korektif. Cara paling mudah untuk mendiagnosis gejala penyakit buta warna ini adalah dengan menyodorkan titik-titik pada pola warna tertentu. Jika orang tersebut kesulitan untuk membaca pola tersebut, bisa dipastikan dia mengidap buta warna. Pemeriksaan lebih lanjut dapat dilakukan oleh dokter mata. Para penderita buta warna tidak disarankan untuk mengemudikan mobil sendiri karena berakibat fatal.

Baca Juga Yang satu ini ...
Gejala-Gejala Penyakit Bipolar disorder
banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *