gejala penyakit nd pada unggas

Jika Anda merupakan peternak ayam atau jenis unggas lainnya, maka nama Newcastle Disease bukan lagi hal asing bagi Anda. Penyakit ini juga sering disebut dengan tetelo, samper ayam, pas cekak, atau penyakit ND. Unggas yang jalannya terganggu dengan leher yang berputar-putar merupakan salah satu dari gejala penyakit ND ini.

Meskipun penyakit ini telah ditemukan sejak hampir 90 tahun yang lalu, namun hingga saat ini penyakit ND masih belum ada obatnya. Vaksinasi rutin pada unggas dan menjaga sanitasi kandang dan peralatan hanya beberapa dari tindak pencegahan yang bisa diberikan.

Penyakit ini termasuk mematikan, bukan hanya karena belum ada obatnya, namun juga tingkat kematian unggas yang diakibatkan penyakit ND bisa sangat tinggi mencapai 100%. Penularan dari penyakit ini juga dalam waktu yang sangat singkat dan melalui berbagai media seperti, udara, baju, air minum dan peralatan. Meskipun jarang, namun ada beberapa kasus yang mengutarakan bahwa penyakit ND ini bisa menular ke manusia dan menyebabkan radang konjunctiva mata.

Dengan dasar klinis, penyakit ND sendiri dikelompokkan menjadi empat jenis: velogenik, mesogenik, lentogenik, dan asymptomatis. Velogenik merupakan jenis yang paling akut, unggas bisa langsung mati tanpa menunjukkan gejala-gejala sama sekali. Hal ini tidak terlalu keras bila dibandingkan dengan dua jenis lainnya, mesogenik dan lentogenik. Sedangkan pada jenis Asymptomatis, unggas tidak akan menunjukkan gejala sama sekali bila telah terkena penyakit ND, hanya uji laboratorium yang bisa membuktikannya.

Tingkat kematian pada unggas muda umumnya lebih tinggi dan lebih cepat dibandingkan unggas dewasa. Pada unggas dewasa umumnya meskipun sudah sembuh tapi produksi telurnya tidak akan normal kembali, dan cenderung rusak.

Baca Juga Yang satu ini ...
gejala penyakit stroke dan pengobatannya

Umumnya pada unggas mati yang terkena penyakit ND akan dibedah bangkainya untuk memastikan diagnosa. Hal ini juga dilakukan agar tindak pencegahan cepat bisa segera dilaksanakan pada peternakan yang telah terkena wabah penyakit ND.

Dehidrasi, lendir berlebih pada sistem pernapasan, gangguan pencernaan, jengger yang berwarna biru, bulu kusam serta kornea mata yang terlihat keruh hanya merupakan gejala penyakit ND yang terlihat dari luar. Jika dibedah lebih lanjut, pada bangkainya akan ditemukan peradangan di beberapa tempat seperti trachea, usus, serta otak.

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *