gejala penyakit rabies pada manusia

Mengenali gejala penyakit rabies pada manusia

 

Penyakit rabies merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh binatang, terutama anjing yang sebelumnya telah terinfeksi virus rabies. Rabies bisa menular melalui kontak dengan anjing secara langsung, yaitu lewat gigitan atau cakaran anjing. Meskipun tergolong penyakit yang mematikan, namun penyakit ini bisa dicegah dengan tindakan yang cepat dan tepat. Kemunculan gejala penyakit rabies terbagi atas empat fase, yaitu prodormal, sensoris, eksitasi, dan paralisis. Berikut adalah gejala yang bisa diamati dari tiap fase.

Stadium prodormal

Pada fase prodormal atau permulaan, tidak ada gejala khusus dari rabies sehingga tak sedikit yang menganggap bahwa dirinya terinfeksi virus biasa. Namun yang biasanya dirasakan oleh si penderita adalah tidak nafsu makan, lemah, lesu, mual, pusing dan sakit tenggorokan.

Stadium sensoris

Saat mencapai stadium sensoris atau rangsangan, penderita akan memunculkan reaksi yang berlebih pada rangsangan-rangsangan sensorik. Gejala yang dirasakan adalah munculnya rasa nyeri dan pada bekas gigitan atau cakaran terasa panas dan kesemutan. Pada gejala ini si penderita akan merasakan raa cemas yang belebih.

Stadium eksitasi

Di stadium gila ini, gejala berupa perubahan fisik akan mulai tampak yaitu air liur berlebih dan keluarnya cairan tubuh. Selain itu, si penderita mulai berlari-lari, berteriak dan melompat-lompat, serta takut terhadap air, suara dan cahaya. Penyebab dari munculnya rasa takut berlebih pada cahaya, air dan udara diakibatkan adanya gangguan di area otak yang berfungsi untuk menelan dan mengatur proses pernapasan.

Stadium paralisis

Fase terakhir pada gejala rabies adalah gejala yang paling parah karena bisa menyebabkan kelumpuhan. Gejalanya adalah mulut menganga dan lumpuh yang dimulai dari bagian kaki sampai ke otot pernapasan. Hal ini menyebabkan si penderita mengalami kesulitan bernapas.  

Baca Juga Yang satu ini ...
ciri dan gejala penyakit raja singa pada wanita

Jika didiamkan hingga rentang waktu 4 sampai 6 hari semenjak kemunculan gejala pada stadium pertama, si penderita bisa meninggal. Oleh karena itu, jika terkena gigitan atau cakaran anjing, anda harus segera memeriksakan diri ke dokter. Tidak perlu menunggu kemunculan gejala penyakit rabies pada fase tertentu karena perlu segera ditangani dengan tepat dan cepat. Tindakan awal yang bisa anda lakukan sendiri adalah membersihkan luka gigitan atau cakaran dengan air bersih yang mengalir, selama kurang lebih 15 menit. 

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *