gejala penyakit tampek pada orang dewasa

Tampek, atau biasa dikenal sebagai penyakit campak adalah penyakit yang disebabkan oleh morbillivirus. Penyakit ini menular, dan biasanya menyerang anak-anak. Gejala penyakit tampek sangat khas, karena itu ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal di bawah ini jika orang di dekat Anda menunjukkan tanda-tandanya.

Gejala campak ini mirip dengan flu. Pertama-tama, mungkin si kecil akan mengalami demam tinggi. Perbedaannya adalah, demam pada penyakit tampek akan diiringi dengan gejala mata memerah serta berair. Jika demamnya terlalu tinggi, maka kejang bisa terjadi. Diare dan bersin-bersin juga sering ditemui pada penderita tampek. Selain itu, penderita juga mengalami batuk kering. Pada beberapa penderita bahkan ditemukan mereka menjadi sensitif terhadap cahaya.

Gejala lain yang khas yakni timbulnya bercak-bercak merah pada kulit penderita. Biasanya, bercak merah ini ditemukan di belakang telinga hingga ke leher, kaki, perut dan dada, dan bisa juga punggung. Bercak merah ini dapat bertahan hingga lebih dari seminggu. Perlu Anda ketahui bahwa bercak ini dapat berkembang, sehingga terlihat membesar. Jika sudah seperti ini, batuk akan semakin parah dan demamnya juga semakin tinggi. Bahkan nafsu makan dapat berkurang.

Sebenrnya, bercak merah ini dapat menjadi indikator seberapa parah infeksi yang diderita. Jika bercak semakin banyak, maka penyakitnya semakin parah. Begitu pula sebaliknya. Lalu, bagaimana mengatasinya?

Untuk mengatasi bercak merah ini, sebenarnya Anda dapat melakukannya dengan cara sederhana. Yakni dengan mandi secara teratur. Hal ini dikarenakan, jika penderita tidak mandi, keringatnya justru akan membuat gatal dan tentunya mereka ingin menggaruk. Padahal jika penderita sampai menggaruk kulit maka infeksi baru bisa timbul. Jika ingin rasa gatal berkurang, maka bisa menggunakan bedak sesuai petunjuk dokter.

Baca Juga Yang satu ini ...
Gejala awal penyakit ginjal dan pencegahannya

Hal lain yang bisa Anda lakukan jika gejala penyakit tampek sudah terlihat adalah berikan penderita istirahat cukup dan jangan diajak keluar rumah untuk menghindari penularan. Selalu berikan penderita makanan sehat yang mudah dicerna dalam porsi kecil. Berikan penerangan secukupnya karena penderita sangat sensitif terhadap cahaya. Dan yang terakhir, tentunya adalah pergi ke dokter.

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *