gejala penyakit variola menurut ilmu kedokteran

Siapa yang tidak mengenal penyakit cacar? Pastinya semua orang Indonesia sudah tidak asing lagi dengan penyakit yang satu ini. Penyakit cacar dikenal sebagai variola dalam dunia kedokteran. Memiliki tanda-tanda dengan timbulnya erupsi pada kulit yang disebabkan oleh virus sistematik. Para penderita umumnya mengalami gejala penyakit variola yaitu, demam tinggi, tidak nafsu makan, rasa lemas berlebihan, sakit kepala, sakit pinggang berat bahkan kadang-kadang disertai mual dan muntah.

 

Ruam kulit akan timbul setelah waktu 2 hingga 3 hari cacar terdiagnosa. Umumnya ruam kulit ini hanya timbul di bagian dahi dan pergelangan tangan saja. Lalu akan menyebar ke lengan bawah dan kaki diikuti dengan bagian belakang tubuh si penderita. Kelainan kulit pada penderita cacar sangat berbeda dengan penyakit campak ataupun cacar air. Awalnya hanya terbentuk ruam kulit biasa layaknya campak lalu akan mengeras dan berbentuk bulat berisi cairan di dalamnya.

 

Pada umumnya, setiap papula cacar ini tidak berhubungan satu dengan yang lainnya. Sehingga apabila salah satu terpecah, maka cairan akan menyebar dan menimbulkan papula baru di tempat yang terkena cairan. Papula yang pecah biasanya akan langsung mengempis karena kehilangan bagian dalamnya. Lesi kulit semacam ini biasanya dialami oleh para penderita selama 3 – 4 minggu. Hingga semua bagian tubuh rata terkena lesi kulit barulah cacar akan reda dengan sendirinya.

 

Hingga saat ini belum ada cara pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari bahaya cacar. Antibiotik diberikan hanya sekedar untuk mengobati infeksi sekunder yang diakibatkan oleh serangan cacar ini. Cara yang paling ampuh untuk menangkal penyakit ini tentunya dengan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang virus penyakit. Pemberian vaksin dengan virus vaccinia dilakukan untuk memberikan perlindungan awal saat masih dalam masa batita.

Baca Juga Yang satu ini ...
ciri dan gejala awal penyakit Parkinson

 

Penularan penyakit ini dapat terjadi melalui udara yang bertiup di sekitar kita. Virus ini akan muncul sebagai wabah penyakit yang umumnya menyerang 50% orang bukan penerima vaksinasi cacar. Penyakit ini bisa menular selama kurun waktu 3 minggu setelah virus terdeteksi. Itulah mengapa kita tidak dianjurkan untuk kontak fisik dengan penderita yang mengalami gejala penyakit variola ini. Karena cairan maupun udara di sekitar penderita menjadi senjata ampuh untuk menularkan virusnya.

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *