Kekebalan dari Serangan Luar Tubuh


Sistem imunitas (kekebalan tubuh) sangat rumit. Intinya, sistem kekebalan tubuh mirip seperu laringan angkatan bersemata yang didesain untuk mempertahankan diri dari serangan luar. Para “prajurit” di jaringan ini adalah sel darah putih yang terbagi atas banyak subkelompok. Masing masing subkelompok memiliki misinya sendiri. Subkelompok ini dapat dianalogikan sebagai angkatan laut, darat, udara, dan marinir. Setiap kelompok memiliki spesialisasi dalam melakukan tugas tertentu.

“Pusat rekrutmen” sistem ini adalah sumsum tulang kita. Sumsum tulang bertanggung |awab memproduksi sel khusus yang disebut sel stem. Beberapa sel stem dilepaskan ke dalam sirkulasi darah untuk digunakan di tempat lain; sel-sel tersebut disebut sel-B (diambil dari kata Bone. tulang). Sel sel lain yang dibentuk dalam sumsum tulang dipertahankan tidak matang, atau tidak dispesialisasikan, hingga sel sel tersebut mencapai thymus (organ kecil pada rongga dada. tepat di atas iantung). Sel-sel “praiurit” ini. bersama dengan sel sel khusus lainnya, bergabung dan menyusun rencana pertahanan. Mereka berkumpul pada persimpangan besar di seluruh tubuh, termasuk limfa dan titik pembuluh limfa. Tempat berkumpul ini seperti sebuah pusat komando. Dari sana. “sel prajurit” akan mempersiapkan diri untuk menyerang musuh atau benda asing.

Sel-sel ini memiliki daya adaptasi luar biasa saat mereka membentuk tim serang. Mereka mampu merespons keadaan yang berbeda dan substansi asing yang berbeda, bahkan benda benda asing yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Serangan asing adalah berupa molekul protein yang disebut antigen. Sel sel asing ini dapat berupa bakteri atau virus yang mencoba merusak integritas tubuh, ladi, saat sistem kekebalan tubuh menyadari kehadiran sel asing atau antigen, mereka akan segera menghancurkannya. Setiap antigen asing memiliki identitas berbeda-beda, tergantung pada urutan asam amino yang menyusun proteinnya. Kita dapat menganalogikannya dengan setiap orang memiliki wajah berbeda. Karena beragam asam amino dapat menyusun protein, pasti ada beragam “wajah” pula.

Untuk melawan antigen tersebut, sistem kekebalan tubuh harus mendesain ulang setiap formasi pertahanan untuk setiap bentuk serangan. Sistem imunitas melakukan hal ini dengan menciptakan sebuah protein “bayangan atau citra cermin” untuk setiap serangan. Intinya, sistem kekebalan tubuh menciptakan jiplakan untuk setiap wajah yang dihadapinya. Setiap kali sistem imunitas melihat wajah tersebut untuk pertama kalinya, ia akan menggunakan nplakan yang didesain untuk “menangkap” si penyerang dan menghancurkannya. Iiplakan tersebut dapat berupa antibodi sel-B atau protein reseptor berbasis sel-T.

Misalnya, pertemuan pertama melawan cacar air adalah sebuah pertempuran yang sulit. Namun, saat Anda menghadapi virus tersebut untuk kedua kali, tubuh Anda sudah tahu pasti apa yang harus dilakukan. Pertempuran akan lebih singkat, tidak terlalu menyakitkan, dan jauh lebih mudah. Bahkan, Anda mungkin tidak merasakan sakit sama sekali.

 

KESIMPULAN
Kekebalan dari Serangan Luar Tubuh Salah satu jenis makanan yang banyak menyuplai protein asing yang serupa dengan protein tubuh kita sendiri adalah susu Sapi

 

SUMBER                                         : RAHASIA SEHAT ORANG CHINA
LIHAT ARTIKEL LAINNYA        : Seksio sesarea atau Persalinan Pervaginam Sebuah Pilihan

 

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *