Kelelahan Fisik Dampaknya Terhadap Produktivitas Dan Kesehatan Kerja

KELELAHAN

 

Kelelahan atau fatique adalah rasa lelah yang luar biasa, yang menyebabkan tubuh terasa lemah. Pada kebanyakan orang kelelahan terjadi akibat kerja keras atau olah raga, dan akan hilang setelah cukup beristirahat. Jika setelah tidur dan istirahat kelelahan tidak juga hilang, artinya tubuh sedang mengirimkan sinyal bahwa ada sesuatu yang salah dalam tubuh Anda.

Pola kelelahan yang ekstrim dapat menjadi suatu tanda dari sindrom kelelahan kronis (Cronic Fatigue Syndrome = CFS). Kondisi ini lebih sering terjadi pada perempuan dibanding laki-laki. CFS seringkali muncul setelah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus, namun penyebabnya tidak diketahui. Depresi juga sering menyertai CFS. Bahkan, lebih dari dua pertiga orang yang memiliki CFS juga mengalami depresi.

Gejala

Diagnosis CFS meliputi kelelahan kronis yang berat selama 6 bulan atau lebih tanpa sebab medis yang jelas dan setidaknya empat dari delapan gejala berikut:

> Kehilangan memori jangka pendek atau konsentrasi >• Sakit tenggorokan

>  Pembengkakan kelenjar getah bening di leher dan ketiak

> Nyeri otot yang tidak diketahui penyebabnya >• Nyeri pada beberapa sendi tanpa pembengkakan atau kemerahan

> Nyeri kepala dengan jenis, pola dan keparahan yang baru

> Gangguan tidur

>  Kelelahan luar biasa berlangsung lebih dari 24 jam setelah melakukan olah raga atau kegiatan normal

Beberapa penyebab

> Obat-obatan seperti obat batuk dan flu, antihistamin dan obat alergi, obat tidur dan pil anti mabuk, relaksan otot, pil KB, dan obat untuk menurunkan tekanan darah.

> Penyakit dengan sumbatan napas, misalnya asma kronis, bronkitis kronis, emfisema

> Gagal jantung, dimana pompa jantung lemah

> Depresi dan kecemasan, gangguan makan atau tidur

> Infeksi seperti penyakit virus

> Penyakit serius seperti kanker, diabetes, anemia, hepatitis, obesitas, hipotiroidisme, artritis rematoid, alkoholik, miastenia gravis, atau penyakit “autoimun” lainnya seperti lupus

Apa yang dapat Anda lakukan

> Mengatur waktu Anda. Bangun beberapa menit lebih awal sehingga Anda tidak terburu-buru dan merasa lelah. Belajarlah mendelegasikan dan mengatakan tidak ketika Anda memiliki cukup tanggung jawab dan kegiatan dalam hidup Anda.

> Aktif secara fisik. Hindari berolahraga sesaat sebelum tidur, karena dapat mengganggu kebiasaan tidur dan membuat Anda lelah di pagi hari.

> Istirahat yang cukup. Kebanyakan orang membutuhkan waktu tidur 6-8 jam setiap malam. Jika Anda merasa segar dan mampu menjalani aktivitas normal Anda sehari-hari, berarti Anda sudah cukup tidur.

> Tidur siang. Hal ini mungkin sangat membantu bagi remaja yang memiliki jadwal sibuk dan orang dewasa yang lebih tua dan cenderung tidurnya kurang nyenyak. Namun hindari tidur siang jika malah membuat Anda tidak dapat tidur di malam hari.

> Berhenti merokok. Nikotin merupakan stimulan, dan ketika berhenti merokok, Anda dapat mengalami kelelahan tetapi sifatnya sementara. Kurangi minuman berkafein dan alkohol. Alkohol adalah depresan dan akan membuat Anda merasa lelah, bukan meningkatkan energi Anda. Kafein akan memberikan dorongan sementara, tetapi ketika efeknya habis, tingkat energi Anda akan turun drastis.

> Temukan gaya makan siang Anda. Beberapa orang merasa lebih baik bila mengonsumsi makan siang dengan menu ‘ringan’. Ada juga yang perlu makan siang berat Hindari makanan tinggi lemak, karena dapat memperlambat kerja Anda.

> Beristirahatlah. Selingi hari kerja Anda dengan istirahat sesekali. Pergi berlibur, melakukan perjalanan, atau ‘bebaskan’ diri Anda dari telepon dan menyegarkan diri di rumah.

> Kurangi menonton televisi. Cobalah sesuatu yang lebih menstimulasi, misalnya, membaca atau berjalan-jalan.

> Temukan cara untuk menenangkan diri. Dengarkan musik rileks. Katakanlah kata, kalimat, atau doa yang memberikan rasa damai. Bayangkan diri Anda di pantai, di gunung, atau di tempat favorit Anda.

> Jika Anda menduga bahwa kelelahan abnormal yang terjadi mungkin disebabkan oleh penyakit, periksakan diri Anda ke dokter.

Apa yang dapat Dokter lakukan

> Menentukan gangguan sistemik yang mendasari yang dapat menyebabkan kelelahan, menanyakan riwayat kesehatan Anda, dan melakukan tes fisik dan diagnostik.

> Memberikan resep obat untuk nyeri atau depresi, jika diperlukan. Tidak ada pengobatan efektif untuk CFS, tetapi mengobati gejalanya dapat membantu Anda merasa lebih baik.

> Merujuk Anda ke ahli lain yang dapat memberikan dukungan emosional dan konseling untuk membantu Anda mengatasi CFS.

> Merujuk Anda ke spesialis rehabilitasi medik yang dapat mengevaluasi dan mengajarkan Anda untuk merencanakan kegiatan yang lebih baik.

Tips pencegahan

Untuk mencegah kelelahan yang tidak perlu:

>  Berolahragalah secara teratur untuk membentuk kebugaran jantung/paru/otot.

> Lakukan hobi Anda, bertemu dengan orang agar mengurangi kebosanan.

> Belajar untuk santai/mengatasi stres. Lakukan latihan napas dalam/relaksasi otot, dipijat, bermeditasi.

> Mengidentifikasi masalah yang mungkin mengganggu Anda, dan cobalah untuk memecahkan masalah tersebut.

> Hindari alkohol atau mengonsumsi obat tidur, untuk membantu Anda tidur. Alkohol dan obat tidur memiliki efek samping dan dapat menyebabkan kecanduan.

Kesimpulan
Untuk Menghindari Kelelahan Anda harus mengatur jadwal kegiatan Anda secara terperinci

 

Kelelahan Fisik Dampaknya Terhadap Produktivitas Dan Kesehatan Kerja

Sumber : HEALTH GUIDE MAGAZINE
Artikel Lainnya : manfaat minum wedang ronde

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *