Keluarga Berencana ( Perencanaan Demi Kesejahteraan Anak )

Keluarga Berencana
( Perencanaan Demi Kesejahteraan Anak )

 

Tingginya angka kematian ibu karena melahirkan dan nifas di seluruh dunia terutama di Indonesia. Cina, India dan negara-negara berkembang, menjadikan keluarga berencana merupakan suatu kewajiban demi kesejahteraan anak-anak kita di masa depan.

Di Cina. karena begitu tingginya ledakan penduduk jumlah anak dalam keluarga hanya dibatasi 1 orang saia. Akan dikenakan denda/pajak yang sangat tinggi bila terjadi kelahiran anak ke 2 dan seterusnya. Sekitar 160 juta perempuan di dunia hamil setiap tahunnya, dan 90% ledakan penduduk terjadi di Asia. 15% dari angka kelahiran tersebut merupakan persalinan dengan risiko berat yang mengakibatkan kematian lebih dari 500 ribu ibu/ bayi setiap tahun

Tiga penyebab utama klasik kematian terbesar ibu hamil adalah pendarahan karena persalinan, pre-eklamsia/ hipertensi, dan infeksi Dengan KB. diharapkan dapat mengurangi risiko-risiko tersebut Di samping antenatal care/ periksa rutin kehamilan dan persalinan yang aman dan higienis.

Dengan KB diharapkan dapat:

1 Mengurangi kemungkinan hamil yang tidak diinginkan sehingga dapat mengurangi risiko abortus.

2 Memperpanjang interval kehamilan sehingga ibu hamil oalam keadaan optimal, sehat jasmani rohani dan sudah mapan secara sosial ekonomi. Dalam tenggang masa mi, diharapkan juga ibu hamil dan paska melahirkan mempunyai cukup waktu untuk merencanakan menunda atau bahkan tidak lagi menambah jumlah anak yang dapat disesuaikan melalui pilihan alat KB atau kontrasepsi yang ada

3 Menghindari kehamilan di usia muda

Saat ini begitu banyak metode kontrasepsi yang tersedia, namun secara umum dapat dibedakan menjadi yang mengandung hormon/ hormonal tanpa hormon/non hormonal, bahkan ada yang kombinasi keduanya. Kontrasepsi yang mengandung hormon misalnya pil, ln|eksi, implant

Kontrasepsi yang tidak mengandung hormon atau mekanik misalnya dengan menghitung masa subur, coifus inferupfoj/senggama terputus, kondom dan IUD

Kontrasepsi kombinasi misalnya penggunaan IUD dengan LNG (Levonorgestrel).

KONTRASEPSI MANTAP

Bila Anda tidak lagi menginginkan jumlah anak bertambah, maka pilihannya adalah Kontrasepsi Mantap/ Kontap Ini tindakan sterilisasi yang dapat dikerjakan pada wanita ataupun pria. melalui tindakan tubektomi pada wanita dan vasektomi pada pria.

Kontrasepsi Mantap dapat dilakukan misalnya pada kasus riwayat caesar berulang, riwayat penyakit jantung pada ibu. riwayat kehamilan risiko tinggi atau ibu lanjut usia (di atas 40 tahun dan cukup anak)

Perlu diketahui bahwa pemakaian kontrasepsi tidak meniamm 100% aman dan kehamilan Walaupun angka kegagalannya di bawah 1%, namun metode KB sampai saat mi tetap merupakan pilihan yang bi|ak untuk menunda kehamilan demi tercapainya keluarga yang sejahtera

Dibanding dengan kontrasepsi sementara (pil. IUD. injeksi, kondom), maka efektifitas Kontap jauh lebih tinggi lagi. Dan. dari semua alternatif pilihan kontrasepsi mantap tadi, yang paling efektif adalah Fimbrectomy (kegagalan mendekati 0%). dengan cara memotong kedua tuba falopii wanita secara permanen dibanding dengan Kontap konvesionai atau ikat tuba Diskusikan dengan suami dan dokter kandungan untuk mendapatkan informasi sebaik-baiknya tentang pilihan KB yang sesuai dan paling baik untuk kebutuhan Anda

KESIMPULAN
Keluarga Berencana
Saat ini, begitu banyak metode kontrasepsi yang tersedia, namun secara umum dapat dibedakan menjadi hormonal non hormonal bahkan ada yang kombinasi keduanya.

SUMBER                                   : HEALTH FIRST Magazine
LIHAT ARTIKEL LAINNYA        : Taktik Meredakan Stres Dalam 5 Menit

 

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *