Krisis Atkins

Krisis Atkins

Jika Anda belum sadar, ada seekor gajah di dalam ruangan. Gajah itu bernama “diet rendah-karbohidrat”, dan gajah tersebut semakin lama semakin populer. Hampir semua buku diet adalah variasi dari tema tunggal ini: makan protein, daging, dan lemak sebanyak yang Anda suka. tetapi hindari karbohidrat “yang menggendutkan” itu. lika Anda kebetulan sudah pernah membaca buku semacam itu, penelitian dan pandangan saya menunjukkan bahwa cara makan seperti ini mungkin adalah ancaman tunggal yang paling besar bagi kesehatan yang saat ini kita hadapi. Jadi, sebenarnya ada apa?

Salah satu argumen dasar dari awal hampir semua buku diet renda h-karbohidrat tinggi-protein adalah warga Amerika yang telah tenggelam dalam kegilaan rendah lemak selama 20 tahun terakhir, sesuai saran para ahli. Namun, tetap saja orang orang semakin lama semakin gemuk. Argumen ini sangat menggoda intuisi, tetapi ada satu fakta yang tidak nyaman, yang selalu diabaikan: menurut sebuah laporan* yang meringkas statistik pangan pemerintah, ‘warga Amerika mengonsumsi ±5,8 kg (pendapat saya) lebih banyak lemak dan minyak (tambahan) per orang pada tahun 1997 daripada pada tahun 1970. sekitar 233-29 kg” Memang benar kita telah memiliki kecenderungan mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada lemak, jika diperhitungkan dengan persentase. Namun, itu hanya karena kita telah menyubtitusi kecanduan lemak dengan kecanduan makanan sampah yang penuh gula. Hanya dengan melihat angka, setiap orang akan melihat bahwa warga Amerika tidak menganut eksperimen “rendah-lemak”—bahkan, sama sekali jauh dari bayangan.

Tiada kenyataannya, klaim bahwa “pencucian otak” rendah-lemak telah dicoba, dan gagal sering menjadi kalimat pertama dari banyak pernyataan fakta yang dituliskan dalam buku-buku diet masa kini. Klaim tersebut dapat dikategorikan menjadi dua kelompok, kebodohan yang sangat parah atau penipuan oportunis. Sangat sulit mengetahui dari mana tepatnya memulai mengurai labirin kesalahan informasi dan janji palsu ini, yang dibuat oleh para penulis yang sama sekali tidak memiliki pelatihan dalam bidang nutrisi, penulis yang tidak pernah melakukan penelitian eksperimental yang disaksikan oleh sesama ilmuwan dan dilakukan secara profesional. Dan tetap saja, buku-buku tersebut sangat populer. Mengapa? Karena orang benar-benar turun berat tubuhnya, setidaknya dalam jangka pendek.

Pada sebuah penelitian yang dipublikasikan’, didanai oleh Atkins Center for Complementary Medicine, para peneliti menempatkan 51 orang yang menderita obesitas dalam program diet Atkins.4 . Empat puluh satu subjek yang tetap mempertahankan pola makan selama lebih dari 6 bulan mengalami penurunan berat tubuh rata-rata ±8,9 kg. Sebagai tambahan, rata-rata kadar kolesterol darah mereka juga sedikit menurun, hal yang mungkin jauh lebih penting. Karena dua hasil tersebut, penelitian ini direpresentasikan kepada media sebagai bukti ilmiah dan nyata bahwa program diet Atkins benar-benar bermanfaat dan aman. Sayangnya, media tidak menggali lebih dalam. Tanda pertama yang tidak muncul ke permukaan adalah subjek-subjek obesitas tersebut sangat membatasi asupan kalori mereka selama penelitian. Rata-rata orang Amerika mengonsumsi sekitar 2.250 kalori per hari.”’ Saat para peserta penelitian berada dalam program diet, mereka mengonsumsi rata-rata 1.450 kalori per hari. Itu adalah 35% kalori lebih sedikit! Saya tidak peduli apakah Anda makan cacing atau kertas karton, jika makan 35% kalori lebih sedikit, berat badan Anda akan turun dan kadar kolesterol darah akan membaik “dalam jangka waktu pendek. Namun, itu tidak mengisyaratkan bahwa cacing dan kertas karton sebagai pola makan yang sehat. Anda mungkin berargumentasi bahwa 1.450 kalori tersebut begitu memuaskan sehingga orang akan merasa kenyang dengan die! ini. Namun, jika Anda membandingkan antara pemasukan dan pengeluaran kalori, hanyalah masalah matematika sederhana bahwa seseorang tidak akan sanggup bertahan dengan jumlah kalori yang terbatas tersebut selama periode waktu tahunan atau dekade, tanpa menjadi rusak atau meleleh menjadi seonggok daging. Orang tidak akan berhasil sehat dengan membatasi asupan energinya secara signifikan selama periode waktu yang lama. Itulah mengapa masih diperlukan penelitian yang lama untuk menuniukkan keberhasilan diet “rendah-karbohidrat”. Akan tetapi, ini hanyalah puncak dari gunung es masalah.

Dalam penelitian yang sama. yang didanai oleh grup Atkins, para peneliti melaporkan bahwa “Pada satu titik di minggu ke-24, 28 subjek (68%) dilaporkan menderita konstipasi, 20 subjek (63%) mengalami napas tak sedap. 21 subjek (51%) mengalami sakit kepala. 4 subjek (10%) mengalami kerontokan rambut, dan 1 subjek perempuan (1%) mengalami perdarahan inentruasi berlebihan. Mereka juga mereferensikan ke peneliti lain, yang menunjukkan “efek samping dari diet ini terhadap anak-anak termasuk batu ginjal, muntah-muntah, amenorrhea (terjadi saat seorang gadis melewatkan waktu datang haidnya), hypercholesterolemia (kolesterol tinggi) serta kekurangan kalsium dan vitamin (referensi dikutip)’! Terlebih lagi, mereka menemukan bahwa ada peningkatan 53% sekresi kalsium dalam urine yang sangat latai bagi kesehatan tulang mereka. Penurunan berat tubuh, yang mungkin bisa sesederhana hilangnya cairan tubuh.11 benar-benar harus dibayar dengan harga mahal.

Ulasan lain mengenai diet rendah-karbohidrat dipublikasikan oleh peneliti di Australia, yang menyimpulkan, “Komplikasi, seperti ketidakseimbangan irama jantung, kelumpuhan fungsi kontraksi kardiologi, kematian mendadak, osteoporosis, kerusakan ginjal, peningkatan risiko kanker, kelumpuhan aktivitas tisik, dan ketidaknormalan kelenjar lipid dapat diasosiasikan dengan pembatasan karbohidrat dalam pola makan untuk waktu yang lama.”M Seorang gadis remaja baru baru ini meninggal mendadak setelah menjalani diet tinggi-protein.u Setara singkat, kebanyakan orang tidak mampu mempertahankan diet ini sepanjang hidup mereka. Meskipun ada yang berhasil, ia sedang menghadapi ancaman masalah kesehatan yang serius. Saya pernah mendengar salah seorang dokter menyebut diet tinggi-protein, rendah-karbohidrat sebagai diet “membuat diri Anda sendiri sakit’! Saya rasa itu adalah julukan yang tepat. Anda dapat kehilangan berat tubuh dengan menjalani kemoterapi atau mencandu heroin, tetapi saya tidak akan merekomendasikan hal itu.

Satu pemikiran terakhir: program diet bukan satu-satunya yang ditawarkan oleh Atkins. Sungguh, kebanyakan buku diet hanyalah satu bagian dari kekaisaran obat-obatan dan makanan yang besar. Dari kasus diet ala Atkins, Dr. Atkins mengatakan bahwa banyak dari pasiennya membutuhkan suplemen nutrisi, beberapa di antaranya digunakan untuk memerangi “masalah-masalah umum para peserta diet”. Dalam sebuah paragraf, setelah membuat klaim tak bermakna tentang tidak bermanfaatnya suplemen antioksidan yang bertentangan dengan hasil penelitian baru-baru ini,’ ia menulis, “Sebagai tambahan untuk antioksidan, vita-nutrisi diketahui bermanfaat untuk setiap masalah medis yang dihadapi pasien saya, dan Anda akan mengerti mengapa banyak dan mereka mengonsumsi lebih dari 30 pil vitamin sehari.”* liga puluh pil sehari?

Ada para penjaja minyak ular. yang tidak memiliki penelitian, pelatihan, atau publikasi profesional di bidang nutrisi, dan ada para ilmuwan yang memiliki pendidikan formal, telah melakukan penelitian, dan telah melaporkan hasil temuan mereka di forum-forum profesional. Mungkin ini adalah bukti nyata dari kekuatan pemasaran modern bahwa seorang yang menderita obesitas dengan penyakit jantung dan tekanan darah tinggi menjadi salah satu penjaja minyak ular yang paling kaya yang pernah hidup, menjual program diet yang menjanjikan berat tubuh turun, menjaga jantung tetap sehat, dan menormalkan tekanan darah.

KESIMPULAN
Krisis Atkins
jangan sampai anda alami.

SUMBER                                  : RAHASIA ORANG CHINA
LIHAT ARTIKEL LAINNYA        : Indikasi Pada Hati Manusia

 

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *