Laporan Bersalut Gula

Rekomendasi mengenai gula tambahan sama konyolnya dengan rekomendasi protein. Pada saat bersamaan dengan publikasi laporan FNB ini, sebuah komite ahli dari WHO (World Health Organization) dan FAO (Food and Agriculture Organization) berhasil merampungkan sebuah laporan mengenai pola makan, nutrisi, dan pencegahan penyakit kronis. Profesor Phillip James, yang juga seorang kenalan saya, adalah anggota komite tersebut dan sekaligus juru bicara komite untuk bagian rekomendasi gula tambahan. Rumor yang beredar sebelumnya mengindikasikan bahwa WHO/FAO akan merekomendasikan batas atas gula tambahan sebanyak 10%, jauh lebih rendah daripada batas 25% yang disarankan oleh komite FNIV

Namun, politik telah memasuki sidang-sidang komite sejak awal, seperti yang terjadi pada laporan sebelumnya. Menurut sirkulasi berita dan kantoi direktorat jenderal WHO,” Sugar Association yang bermarkas di Amerika Serikat, dan World Sugar Research Organization, yang “merepresentasikan kepentingan para petani dan pengusaha gula. telah melakukan upaya lobi yang keras untuk mendiski editkan dan menekan laporan W HO” Mereka tidak menyukai ide menetapkan batas atas yang sedemikian rendah. Menurut surat kabar Guardian dari London, industri gula di Amerika mengancam “akan membuat Organisasi Kesehatan Dunia bertekuk lutut kecuali mereka bersedia meninggalkan panduan untuk gula tambahan tersebut. Orang-orang di WHO menggambarkan ancaman tersebut “sebagai sesuatu yang setara dengan pemerasan dan lebih buruk daripada tekanan yang pernah dilakukan industri tembakau” Kelompok industri yangberbasisdi Amerika bahkan mengancam secara terbuka, melobi Kongres Amerika Serikat untuk mengurangi pendanaan WHO sebesar USS406 juta jika badan internasional itu tetap mempertahankan batas atas gula tambahan 10% tersebut! Ada berbagai laporan yang mengatakan bahwa setelah sebuah surat permintaan dilayangkan pihak industri kepada Sekretaris Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat (Secretary of Health and Human Services), Tommy Thompson, pemerintahan Presiden Bush lebih berpihak kepada kalangan industri. Saya. dan banyak ilmuwan lainnya, pada saat itu merasa terpanggil untuk menghubungi para perwakilan kami di Kongres untuk memaksa pihak industri gula menghentikan strategi tangan besi yang keterlaluan ini.

Jadi. untuk masalah gula tambahan, kita sekarang ini memiliki dua batas atas “aman” yang berbeda, yaitu 10% yang dikeluarkan oleh komunitas internasional dan 25% yang dikeluarkan oleh pemerintah Amerika. Mengapa perbedaannya begitu besar? Apakah industri gula telah berhasil mengontrol laporan FNB yang berbasis di Amerika, tetapi gagal melakukan hal yang sama dengam laponn WHO? Apa dampak hal ini terhadap para ilmuwan yang |uga menyusun rekomendasi protein yang baru? Estimasi yang sangal berbeda ini bukan ranah perdebatan ilmah. Ini tidak lebih dari sekadar kekuatan politik yang telaniang. Profesor |am« dan rekan-rekannya di WHO berani menentang tekanan, sedangkan kelompok F NIB tampaknya tunduk. Komite FNB Amerika Serikat menerima pendanaan dari perusahaan permen M&M Mars dan konsorsium perusahaan minuman bersoda. Apakah mungkin bahwa komunitas FNBdi Amerika merasa memiliki kewaiiban terhadap perusahaan-perusahaan gula tersebut? Secara kebetulan, kalangan industri gula, dalam usaha perlawanan mereka terhadap kesimpulan WHO. sangat menggantungkan argumen mereka kepada laporan FNB dan batas atas 25%-nya tersebut. Dengan kata lain, komite FNB menghasilkan sebuah rekomendasi yang bersahabat bagi industri gula, yang kemudian berbalik, industri gula menggunakan laporan tersebut untuk mendukung klaimnya melawan laporan WHO.

KESIMPULAN
Laporan Bersalut Gula,
Rekomendasi mengenai gula tambahan sama konyolnya dengan rekomendasi protein. Pada saat bersamaan dengan publikasi laporan FNB ini, sebuah komite ahli dari WHO (World Health Organization) dan FAO (Food and Agriculture Organization) berhasil merampungkan sebuah laporan mengenai pola makan, nutrisi, dan pencegahan penyakit kronis.

SUMBER                                   : RAHASIA SEHAT ORANG CHINA
LIHAT ARTIKEL LAINNYA        : Ultrasonografi 3D/4D

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *