Malaria Dan Pengobatannya

MALARIA

Malaria merupakan infeksi parasit serius yang ditularkan kepada manusia oleh nyamuk Anopheles. Penyakit ini juga ditularkan melalui kehamilan (dari ibu ke janin), transfusi darah yang terkontaminasi, dan kontak dengan darah orang yang terinfeksi (misalnya pemakaian bersama jarum suntik oleh pengguna narkoba), meskipun cara penularan ini tidak lazim. Penyakit ini banyak dijumpai di daerah tropis, terutama di area pedesaan. Di beberapa negara, malaria merupakan penyakit yang mewabah meskipun daerah kota relatif terbebas dari penyakit ini.

Gejala

> Demam tinggi dan menggigil, keringat banyak. Siklus kambuhan setiap 48-72 jam

> Nyeri kepala, nyeri otot

> Lemas, lesu

> Mual, muntah

> Ikterus: bagian putih mata dan kulit berwarna kekuningan seperti pada orang yang menderita penyakit hepatitis A (‘sakit kuning’)

> Kesadaran menurun hingga koma

Komplikasi

> Anemia

> Kerusakan hati

> Kerusakan paru-paru (batuk dan dahak berdarah)

> Gagal jantung

> Kerusakan otak (kejang, mengigau, lumpuh, koma)

> Demam blackwater yang ditandai dengan adanya kerusakan sel darah merah yang berat, yang menyebabkan gejala ikterus (sakit kuning) yang parah, penurunan kesadaran dan gagal ginjal

> Kematian

Penyebab

Infeksi oleh salah satu dari keempat spesies parasit malaria yang disebut Plasmodium. Parasit ini masuk ke dalam aliran darah melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi, yang menggigit di malam hari. Parasit juga bisa masuk ke allran darah melalui transfusi darah yang belum melalui penapisan untuk malaria.

Apa yang dapat Anda lakukan

Jika diduga menderita malaria, apalagi jika sebelumnya Anda melakukan perjalanan ke daerah endemik malaria atau baru saja menjalani transfusi, segera hubungi dokter

Apa yang dapat Dokter lakukan

> Melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui adanya parasit malaria

> Memberikan obat anti malaria

> Menganjurkan transfusi darah, bila perlu

> Mengobati komplikasi, jika ada

Tips pencegahan

> Semprotkan insektisida di area yang banyak nyamuk

> Jangan bepergian ke daerah yang diketahui memiliki jumlah kasus malaria yang cukup banyak (daerah endemik malaria).

> Jika harus bepergian ke daerah endemik tersebut, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan obat pencegah anti malaria apa yang harus dikonsumsi. Tindakan pencegahan ini harus dimulai dalam waktu 1-2 minggu sebelum bepergian dan harus terus dilanjutkan selama tinggal di daerah endemik, hingga 4 minggu setelah meninggalkan daerah endemik.

> Selama tinggal di daerah endemik malaria, gunakan obat pengusir serangga dan pasang kelambu di tempat tidur.

Kesimpulan
Sebelum Terkena Malaria bersihakan semua pekarangan & tempat yang dapat mengenangkan air. Dan bersihkan rumah Anda dari kotoran.

Malaria Dan Pengobatannya

Malaria Dan Pengobatannya

Sumber : HEALTH GUIDE MAGAZINE
Artikel Lainnya : Mengkonsumsi Donat Secara Berlebihan

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *