masalah-masalah pada mata

MASALAH PADA MATA

 

Mata lelah

Mata kita bertugas sebagai indera penglihatan dan juga merupakan organ yang paling ekspresif. Mata kita dilindungi oleh tulang tengkorak dan dapat membersihkan dirinya sendiri dengan air mata.

Namun, juga sangat peka dan rentan terhadap berbagai gangguan. Kita harus memelihara mata secara maksimal dan tidak memforsirnya.

Gangguan mata termasuk infeksi atau peradangan konjungtiva, iris, atau bagian lain dalam mata.

Masalah yang lebih serius termasuk perdarahan mata dan tumor. Contoh masalah mata yang sering terjadi :

Mata kering

Mata kering seringkali merupakan gejala dari gangguan autoimun, misalnya, artritis rematoid dan lupus, dan bukan merupakan suatu penyakit. Gangguan autoimun dapat menyebabkan kerusakan kelenjar yang memproduksi air mata, sehingga menyebabkan mata kering. Mata kering yang terjadi terus menerus sering menyebabkan penglihatan menjadi kabur, rasa terbakar, gatal, dan mata terasa berpasir. Meskipun jarang, mata kering juga dapat menyebabkan borok atau kekeruhan pada kornea .

Cedera pada mata

Cedera pada mata, diantaranya abrasi/ luka lecet pada kelopak mata, robekan pada kelopak mata, perdarahan subkonjunktiva, robekan pada konjungtiva, abrasi kornea, robekan pada kornea, cedera pada lensa, katarak traumatik, luka retina disertai perdarahan/ robekan/lepasnya retina, mata hitam, patah tulang orbita, cedera pada saraf optik , benda asing dalam mata seperti kaca, kayu, potongan logam, atau bahkan bulu binatang. Semua jenis cedera harus segera dibawa ke dokter mata. Jika dibiarkan, dapat menyebabkan gangguan penglihatan atau kebutaan.

Mata lelah adalah istilah untuk menggambarkan nyeri atau ketidaknyamanan pada mata. Membaca selama berjam-jam atau aktivitas berjarak pandang dekat lainnya menyebabkan otot-otot mata menjadi tegang. Penyebab lain kelelahan mata adalah pencahayaan yang kurang, membaca tulisan yang terlalu kecil atau sulit untuk dibaca, dan kegiatan yang memerlukan ketelitian dan jarak pandang sangat dekat, misalnya, menjahit. Mata menjadi berair atau mungkin terasa panas, kelopak mata mungkin berkedut, atau kepala Anda mungkin terasa sakit. Menutup mata Anda selama beberapa menit, berkedip, dan meneteskan air mata buatan dapat membantu meringankan kondisi ini.

Konjungtivitis

Kondisi ini lebih sering disebut sebagai mata merah atau sakit mata karena mata terlihat merah, bengkak, dan bernanah. Mata memiliki selaput transparan yang menutupi bagian putih bola mata dan bagian dalam kelopak mata, yang disebut konjungtiva. Pada konjungtivitis, konjungtiva meradang karena iritasi (misalnya, ada benda kecil yang masuk ke mata), infeksi bakteri atau virus, atau alergi (misalnya alergi terhadap riasan mata). Mata merah juga dapat merupakan bagian dari penyakit lain, misalnya flu, campak, yang konjungtivitis adalah salah satu gejalanya. Pada bayi yang baru lahir, mata lengket atau bernanah kuning bukan disebabkan konjungtivitis tapi karena infeksi penyakit seksual menular.

Timbilan

Timbilan atau bintitan adalah benjolan merah dan lunak pada kelopak mata yang muncul saat kelenjar minyak di dasar bulu mata tersumbat. Timbilan dapat menyebabkan kelopak mata Anda bengkak dan gatal. Timbilan biasanya berukuran lebih kecil dari kerikil, namun karena bengkak dan menimbulkan rasa tidak enak, maka seolah-olah ukurannya besar. Selama beberapa hari, timbilan biasanya membesar sampai seukuran jerawat, lalu mengering dengan sendirinya. Benjolan yang tumbuh pada kelopak mata yang tidak merah dan tanpa nyeri biasanya disebabkan kista, bukan timbilan. Setiap benjolan yang tumbuh tidak biasa harus diperiksa oleh dokter, tetapi umumnya kista kelopak mata tidak berbahaya dan tidak perlu dibuang.

Tips pencegahan

> Jangan melihat langsung ke matahari, karena dapat merusak penglihatan Anda.

> Kenakan kacamata hitam dengan lensa fotosensitif pada siang hari dan terutama bila Anda berada di sekitar kolam air, yang dapat memantulkan silau matahari. Gunakan lensa untuk menghambat 99- 100% sinar ultraviolet A (UVA) dan ultraviolet B (UVB) yang dapat menyebabkan katarak dan masalah mata lainnya.

> Hindari faktor-faktor dan kondisi yang mengekspos mata terhadap alergi dan asap.

> Jika kotoran masuk ke mata, jangan menggosoknya karena dapat mengiritasi mata. Tarik kelopak mata ke atas dan biarkan air mata membilas keluar kotoran pada mata Anda.

> Makan diet seimbang. Vitamin A yang terkandung dalam sayuran berwarna kuning dan oranye, misalnya, wortel dan labu, baik untuk penglihatan Anda.

> Periksa mata berkala jika Anda mengalami kesulitan membaca. Periksakan mata sekali setahun, sejak usia 40 tahun atau ketika mata menunjukkan gejala glaukoma, nyeri, atau kemerahan.

 

Kesimpulan
Mata adalah salah satu organ manusia yang paling penting, maka jangan biarkan Masalah Pada Mata Anda terjadi.

 masalah-masalah pada mata

masalah-masalah pada mata

Sumber : HEALTH GUIDE MAGAZINE
Artikel Lainnya : cara memilih sayuran yang baik dan sehat

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *