Masalah Pada SUSU


Antropolog mengatakan, setelah mencapai usia 2 tahun manusia tidak perlu lagi minum susu. Alam membekali bayi baru lahir dengan enzim yang disebut laktase untuk proses pemecahan gula susu (laktosa, yang akan dipecah menjadi glukosa dan galaktosa). Namun, kemampuan itu akan menghilang dengan sendirinya ketika anak mencapai usia I atau 5 tahun. Hampir semua mamalia kehilangan kemampuan mencerna laktosa saat usianya bertambah. Itu berarti kebanyakan orang dewasa sebenarnya tidak toleran terhadap laktosa.

Penemuan terbaru menunjukkan, konsumsi susu secara rutin ternyata berkaitan dengan setidaknya 50 masalah kesehatan. Pemahaman bahwa susu dapat mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis) juga tak sepenuhnya benar. Sebaliknya, susu dapat melemahkan tulang dan mempercepat osteoporosis. Hal itu karena tubuh membutuhkan asupan magnesium yang cukup untuk menyerap kalsium. Apabila konsumsi susu dan magnesium tidak seimbang, maka kalsium tidak akan terserap dengan baik dan tetap berada di aliran darah. Akibatnya timbul masalah pada gmial dan batu empedu.

Berikut ini beberapa gangguan kesehatan yang dapat disebabkan oleh susu:

– Osteoporosis

 Batu ginial

– Penuaan dini Diabetes pada anak anak

– Kolik pada bayi

–  Imunitas tubuh terganggu

– Asam lambung

– Sinus dan masalah pernapasan lainnya

– Penyakit lantung

– Kolesterol tinggi

– Artntis

– kekurangan zat besi

– katarak

– Multiple sclerosis

– Leukemia

– Alergi

 

KESIMPULAN
Masalah Pada SUSU bisa Anda temuakan diartikel Kami diatas.

SUMBER                                        :           THE DETOX LIFESTYLE  “Natural Ways To Be Healthy”
LIHAT ARTIKEL LAINNYA  : Manfaat Suplemen Pelengkap

 

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *