Masalah Umum Pada Penderita Kanker Payudara

Masalah-Masalah Umum

  1. 1.      Gen

Dapal dimengerti bahwa perempuan yang paling takut akan penyakit ini adalah mereka yang memiliki sejarah kanker payudara dalam keluarganya. Sejarah keluarga berarti gen memang memegang peranan dalam pengembangan kanker payudara. Namun, akibatnya saya mendengar terlalu banyak orang mengatakan, itu “sudah ada dalam keluarga” dan menolak bahwa mereka dapat melakukan apa pun untuk menolong diri mereka sendiri. Perilaku fatal demikian menyingkirkan perasaan bertanggung jawab atas kesehatan diri sendiri, dan dengan begitu, membatasi pilihan yang tersedia baginya.

Memang benar bahwa jika memiliki kanker payudara dalam sejarah keluarga, Anda berisiko lebih tinggi menderita penyakit tersebut.2124 Meski demikian, sekelompok peneliti telah membuktikan bahwa hanya sekitar 3% dari semua kasus kanker payudara yang berhubungan dengan sejarah keluarga.*’ Walaupun peneliti-peneliti lain telah mengestimasikan persentase kanker payudara yang lebih tinggi terjadi karena sejarah keluarga,'” sebagian besar kanker payudara pada perempuan Amerika terjadi bukan karena sejarah keluarga atau gen. Namun, fatalisme genetis terus saja menjadi pola pikir nasional.

Di antara gen-gen yang memengaruhi risiko kanker payudara, BRCA-1 dan BRCA-2 telah mendapat perhatian besar semenjak tahun 1994.26 w Gen-gen tersebut, saat bermutasi, menyebabkan risiko yang lebih tinggi, baik untuk kanker payudara maupun kanker ovarium.”‘11 Gen-gen termutasi ini mungkin dapat diteruskan dari generasi ke generasi. Artinya, gen tersebut adalah gen warisan.

Namun, dalam kegairahan karena penemuan ini, informasi lain telah terabaikan. Pertama, hanya 0,2% individu dalam populasi umum (1 dari fiOO) membawa gen-gen termutasi tersebut.25 Karena langkanya pembawa mutasi gen-gen tersebut, hanya sebagian kecil kasus kanker payudara yang disebabkan mutasi gen BRCA-1 dan BRCA-2.12-” Kedua, gen-gen tersebut bukan satu-satunya yang berpartisipasi dalam perkembangan penyakit ini.” Dapat dipastikan ada banyak lagi gen yang akan ditemukan pada masa mendatang. Ketiga, kehadiran BRCA-1, BRCA-2, atau gen kanker payudara lainnya bukan garansi terjadinya penyakit. Faktor lingkungan dan pola makan memainkan peran sentral dalam menentukan apakah gen-gen tersebut aktif atau tidak.

Karya ilmiah terkini31 menelaah 22 penelitian yang membahas risiko kanker payudara (dan ovarium) pada perempuan dengan gen BRCA-1 dan BRCA-2. Secara umum, risiko kanker payudara adalah sebesar 65% dan kanker ovarium sebesar .19% di usia 70 tahun untuk perempuan dengan BRCA-1, sedangkan risiko sebesar 45% dan 11%, secara berturut-turut, untuk perempuan dengan BRCA-2. Perempuan dengan gen-gen tersebut jelas menghadapi risiko yang lebih tinggi terkena kanker payudara. Namun, bahkan di antara perempuan berisiko tinggi, masih ada alasan untuk percaya bahwa lebih memperhatikan pola makan akan mendatangkan hasil yang menguntungkan. Sekitar setengah dari perempuan yang membawa gen gen potensial dan langka mi tidak terserang kanker payudara.

Singkatnya, walaupun penemuan BRCA-1 dan BRCA-2 menambah dimensi yang penting bagi penelitian kanker payudara, perhatian berlebih untuk gen tertentu dan penyebab genetis secara umum tidak terlalu bermanfaat.

Saya tidak bermaksud menihilkan pentingnya mengetahui semua yang patut diketahui tentang gen-gen tersebut bagi sebagian kecil perempuan yang membawa gen-gen langka itu. Namun, kita harus ingat bahwa gen-gen tersebut perlu “diaktifkan” agar mereka dapat berpartisipasi dalam pembentukan penyakit, dan nutrisi dapat melakukan hal tersebut. Kita telah melihat bersama dalam Bab 3 bagaimana pola makan kaya protein hewani memiliki potensi untuk mengontrol keaktifan genetis.

  1. 2.      Pemeriksaan dan Pencegahan Non-Nutrisi
    1. 3.      Unsur Kimia Dalam Lingkungan
    2. 4.      Terapi Pengganti Hormon

 

 

KESIMPULAN
Masalah Umum Pada Penderita Kanker Payudara, bisa anda ketahui dari Artikel Kami DiAtas.

 

SUMBER                                  : RAHASIA ORANG CHINA
LIHAT ARTIKEL LAINNYA        : Indikasi Sakit Paru-paru

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *