Mati Prematur

 

Kematian usia produktif kini banyak mengisi iklan dukacita koran,Buat dunia medic itu kasus mati premature.Mati premature dapat di cegah.Kehilangan nyawa oleh penyakit yang masih bisa dicegah,tergolong kasus mati premature.

Pasien mampu bisa membayar rumah sakit berkesempatan mengulur umur.Namun pasien gagal ginjal jadi meninggal begitu batal cuci darah.Seperti itu sekarang yang terjadi di dunia.Lebih banyak penyakit yang tidak perlu ada hanya karena masyarakat tidak diberi tahu cara mencegahnya.

Kerugian negaraakibat mati premature bangsanya justru bermuasal dari penyakit yang sebetulnya bisa dicegah.Serangan jantung koroner,stroke dan kanker,kini kasus tersering yang menjadikan Negara kehilangan sumber daya usia produktif,masih mungkin dibatalkan.

Cukup waktu mencegahnya

Potensi umur manusia secara biologi mencapai 120 tahun.Kalau umur manusia di dunia kini hanya orang Okinawa,jepang yang meraih seratusan tahun,itu lantaran salahnya manusia melakoni hidup.

Kanker berisiko mati premature masih mungkin dicegah jika benar pilihan menu harian,minimal terpolusi,dan rendah saja stress kehidupan.Studi di cina mengungkap provinsi yang kelebihan konsumsi daging lebih tinggi angka kankernya( The China Study,Colin Campbell ).Mayoritas penyakit “penyakit peradaban” orang sekarang lebih lantaran keliru memilih gaya hidup.

Mati Prematur

Mati Prematur

Disemua Negara maju,akibat menu boros lemak,kolesterol darah sudah meninggi sejak usia anak.Itulah tunas terbentuknya penyempitan pembuluh darah jantung dan otak.Bila kemudian kebiasaan makan enak bangsa dibiarkan,malas gerak jadi pola hidup,dan stress terus mendera,sumbatan pembuluh jantung dan otak bertambah tebal dua persen setiap tahun.Ketika tiba masa usia produktif lebih separuh penampang pembuluh darah jantung dan otak sudah tersumbat.

Butuh peran Negara

Singapura menganggap perlu menyuluh eksekutif usia produktif agar selain sehat,juga supaya tidak mati muda.Negara harus berubah,manusia juga harus berubah begitu seruan Sydney Resolution 2009 mencegat kematian yang tak perlu.Proyeksi bila gaya hidup tak berubah,dalam sepuluh tahun ke depan dunia bakal kehilangan 388 juta nyawa mati muda.

Jangan heran kalau cita rasa menu rata-rata restoran di singapura cenderung anyep.Pemerintah ikut campur agar warga tidak jadi darah tinggi gara-gara kelebihan mengkonsumsi garam dapur.Kasus darah tinggi orang sekarang lebih sebab kelebihan menu asin.Darah tinggi tak terkontrol berisiko mati premature juga.

Kesehatan itu investasi.Hanya bila Negara tidak terlambat berinvestasi hidup sehat bagi rakyatnya,derajat kesehatan bangsa mudah dikontrol.Tidak membiarkan kelebihan badan sejak bayi,langkah awal Negara berinvestasi sehat.Singapura sudah melakukan itu.Para eksekutif dunia tidak gemuk manakala kelompok usia produktif kita sedikit saja yang tidak tambun.

Falsafah pakai helm

Hukum wajib pakai helm oleh Negara lebih demi melindungi keselamatan rakyat.Seperti itu eloknya motivasi Negara menuntun rakyatnya tepat memilih cara bagaimana hidup sehat sehingga batal mati premature.

Orang papa dan yang berkecukupan kini sama memikul “penyakit peradaban”.Kimiawi makanan,polusi limbah industry,pola hidup tidak tertib dipikul semua rakyat.Itu sebab kini suplemen vitamin dan detoxsifikasi yang sebetulnya prose salami,diperlukan tubuh karena pilihan hidup tak alami lagi,dan orang makin tak tertib tidurnya.

Gaya hidup bikin tubuh manusia sekarang semakin tidak natural lagi.Gemuk tapi kurang gizi karena menu harian hanya tinggal ampas.Selebihnya zat pencetus kanker kian penuh mengisi jajanan,selain meja makan restoran.

Sekolah Kedokteran Harvard belajar sehat dari nelayan Okinawa.Bahwa cara hidup yang benar itu mirip tradisi nenek moyang kita.Maka bukan burger,sosis dan bistik yang bikin sehat sepanjang hayat melainkan sepiring nasi,sepotong ikan,tahu,tempe,dan semangkuk sayur lodeh atau sayur asem.Menu begini yang mengantarkan orang Okinawa dan generasi nenek dulu terbebas kanker,serangan jantung dan stroke.

“Generasi ayam goring” kini yang tak suka menu neneknya memikul risiko mati premature bila pemerintah tidak ikut campur urusan pola dan gaya hidup rakyat yang terlanjur salah kaprah.Bahwa menjadi gemuk itu “bom waktu” bakal meledaknya semua penyakit metabolism yang berujung mati premature.

Belum terlambat pemerintah turun tangan.Ongkos memberitahu rakyat mencegah semua penyakit berujung mati premature tidak lebih mahal dari harga ekonomi akibat kehilangan usia produktif bangsa sebab terlanjur mati muda.

Visit : www.smartdetoxsynergy.com

Sumber : Cara sehat oleh Dr.Handrawan Nadesul

Baca artikel menarik lainnya : Kurang Tidur dan Serangan Jantung

 

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *