Mengatasi Demam Pada Anak

Bagaimana Mengatasi Deman pada Anak ?

Demam merupakan kenaikan suhu tubuh sebagai respon terhadap infeksi atau peradanqan. Sebab lain dan demam termasuk obat, keracunan, keganasan (kanker), terpapar panas, cedera, gangguan pada otak dan endokrin. Demam diperlukan tubuh sebagai mekanisme pertahanan terhadap bakteri dan virus yang tidak dapat berkembang pada suhu yang tinggi. Seorang anak menderita demam apabila memiliki subuh tubuh di atas 38″C, atau suhu oral/ mulut 37.5 C atau suhu ketiak 37.2. Orang dewasa mungkin dikatakan demam jika suhu tubuhnya di atas 37,2 – 37 C, tergantung waktu pengukuran suhu. Demam tidak dianggap penting secara medis kecuali bila suhu mencapai >38 C. Demam hampir selalu timbul bersama gejala lain yang mungkin dapat membantu mengidentifikasi penyebabnya.

 

Gejala

Pada orang dewasa:

> Wajah kemerahan. kulit terasa panas (>37’C)

> Sakit kepala, nyeri tubuh. kepala terasa ringan

> Menggigil, dingin, kaku (menggigil parah diikuti dengan berkeringat banyak dan suhu tubuh yang turun mendadak)

> Berkeringat, haus

> Napas cepat

> Nafsu makan turun

> Bingung atau delirium, terutama pada orang tua

> Merupakan penyerta gangguan lam

Komplikasi

> Kejang demam, terutama pada anak-anak usia 6 bulan sampai 6 tahun

> Kerusakan otak akibat kejang demam berulang atau kejang yang lama

Penyebab

> Infeksi karena bakteri, virus, atau parasit

> Sengatan panas ( heat stroke), dehidrasi

> Tirotoksikosis (keracunan akibat hiperaktivitas kelenjar tiroid)

> Serangan jantung

> Beberapa bentuk kanker (miaalnya limfoma, atau tumor dari sistem limtatik)

CATATAN
Pombacaan suhu tubuh yang akurat sangat penting,terutama selama 3 bulan pertama kehidupan seorang anak. Selama periode ini, thermometer dubur/ rectal adalah cara yang paling akurat untuk mengukur suhu anak. Namun, saat ini thermometer rectal tidak terlalu sering digunakan, karena beresiko cedera anus

 

Panduan mengatasi demam pada anak

> Pada bayi baru lahir : penurunan suhu dibawah normal (suhu lektal < 35.5 C ) dapat menjadi suatu tanda adanya masalah dan harus segera dibawa ke dokter.

> Pada bavi usia kurang dan 3 bulan : suhu rectal Lebih 38 C harus segera dibawa ke dokter anak

> Pada anak di atas 6 bulan :  Demam < 38,5 C biasanya tidak perlu diobati dengan antidemam (antipiretik). kecuali anak merasa tidak nyaman, dan pernah mengalami kejang karena demam. atau memiliki penyakit kronis

> Pada bayi yang lebih besar dan anak anak suhu rektal > 3B,3 C atau suhu ketiak lebih 37.5 C, dianggap demam Suhu rektal antara 37.2 C – 37.8 C merupakan demam ringan dan batasanya tidak perlu diobati,

> Jika suhu oral anak > 37.5 C, periksa kernbali suhunya melalui dubur Jika hidung anak tersumbat atau senng batuk, yang lebih akurat adalah pemefiksaan suhu rektal

Tolak ukur penting untuk pengobatan demam adalah perilaku anak. Jika anak dapat makan, tidur dengan baik. dan masih dapat bermain, mungkin tidak diperlukan obat

Apa yang dapat Anda lakukan

► Lepaskan baju yang berlapis lapis untuk tetap menjaga anak tetap dingin. Jangan membungkuk anak dengan pakaian tebal, jaket. atau selimut, karena dapat menyebabkan demam makin tinggi

Basuh anak dengan kain/spon air hangdl Biarkan tubuh mongefing agar terjadi efek pendinginan Lakukan term hal ini hingga demam turun.

►Minum banyak cairan. misalnya, air putih, jus, sup, agar-agar rasa, untuk mencegah dehidiasi Untuk bayi, tetap berikan ASI

► Makan makanan biasa meskipun nafsu makan turun. Tubuh membutuhkan gizi dan energi. terutama jika sedang melawan infeksi

►Ukurlah suhu tubuh setiap 4-6 jam sekali (minimal 30 menit setelah makan atau minum).

►Minum obat antipiretik (pereda panas) jika Anda sakit kepala atau suhu mencapai 39 C pada orang dewasa dan 38.5 C pada anak-anak usia kurang dari 12 tahun. Ikuti petunjuk pembenan obat sesuai usia anak dan berat badan Jangan memberikan aspirin atau produk yang mengandung aspirin kepada anak-anak dan remaia. karena dapat terjadi sindrom Reye, suatu kondisi serius yang dapat menyebabkan koma dan kcmatian.

Hubungi Dokter bila:

► Bayi usia < 2 bulan mengalami demam.

► Demam menetap dengan suhu >39 C pada orang dewasa. dan 2 38.5 ° C pada anak anak < 12 tahun. meskipun teiah dilakukan upaya untuk menurunkannya.

► Demam berlangsung > 5 hari pada orang dewasa. > 3 hari pada anak-anak, atau demam berulang meskipun tetah diberikan obat-obatan.

►Demam disertai gejala lain misalnya batuk berdahak waina kekuningan atau kehijauan, sulit bernapas, sakit telinga, sakit kepala. rewel atau tampak bingung, mulut kering, leher kaku, sakit perut. sakit punggung yang parah. ruam. sangat kehausan, sakit tenggorokan parah, nyeri saat buang air kecil, diare, dan muntah

► Wanita hamil mengalami demam

►Kejang atau kejang demam dengan demam tmggi yang ter|adi pada anak usia 6 bulan – 6 tahun. Kejang ini jarang berbahaya, tetapi saat mengalami kejang, lindungi anak agar tidak menyakiti dirinya sendiri dengan menjauhkannya dari benda-benda yang berbahaya dan memastikan ia dapat bernapas dengan bebas. Jika kejang terus berlanjut, bawa anak ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat

Apa yang dapat Dokter lakukan

►Mencari penyebab demam. Mungkin akan diperlukan beberapa pemeriksaan laboratorium, tergantung pada riwayat dan pemeriksaan fisik

► Rujuk pasien ke rumah sakit, bila dicurigai penyebabnya adalah gangguan yang serius.

Kesimpulan
Kenali Jenis Demam dari gejala awal & suhu tubuh Secara Cepat dan Tepat

Demam

Demam

 

Sumber : HEALTH GUIDE MAGAZINE
Artikel Lainnya : Cara Makan Buah Yang Benar

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *