Mengenal jenis-jenis minyak


1. MINYAK CANOLA

Memiliki kadar lemak lak jenuh tunggal yang tinggi, tidak mengandung kolesterol maupun lemak trans. Merupakan sumber asam lemak omega 3 yang penting untuk mencegah penyakit jantung, serta omega 6 yang penting untuk otak dan pertumbuhan bayi.

2. MINYAK SAFFLOWER

Minyak safflower disarikan dari biji tanaman safflower Carlhamus linclorius, anggota keluarga bunga matahari. Tanaman itu dapat tumbuh di berbagai iklim, meskipun juga rentan terhadap udara sangat dingin. Safflower banyak tumbuh di Amerika Serikat, Meksiko, dan India. Selain digunakan dalam produksi pangan, minyak safflower juga kerap digunakan sebagai komponen tambahan dalam kosmetik.

Minyak safflower tidak berwarna ataupun berasa, dan mudah diserap oleh tubuh. Kandungan gizinya kurang lebih sama dengan minyak zaitun dan minyak bunga malahan. Sebagian memiliki kadar asam linoleal. asam lemak lak jenuh lunggai, seria vitamin E vang tinggi. Berbagai keunggulan itu membuat minyak sajflower bermanfaat Jalani menurunkan berat badan, meniaga kesehatan jantung, serta merawat kesehatan kulit dan rambut.

3. MINYAK ZAITUN

Minyak itu diambil langsung dari buah zaitun (o/ivr). tanpa melalui proses pengolahan atau pemanasan seperti jenis minyak lainnya. Minyak zaitun mengandung antioksidan yang dapat melindungi kita dari kanker, penyakit jantung, diabetes, kegemukan, serta membantu penyerapan kalsium. Ada beberapa jenis minyak zaitun yang beredar di pasaran. Mari kenali perbedaan masing-masing jenisnya.

– Eixtra Virgin Olive Oil. Memiliki kandungan nutrisi tertinggi karena diproduksi secara alami tanpa tambahan bahan kimiawi lain (virgin oil production). Minyak itu ditetapkan sebagai minyak zaitun dengan kualitas terbaik dengan kadar keasaman tidak lebih dari 0,KV Dikemas dalam botol berwarna gelap agar komposisinya tidak mudah rusak apabila terkena paparan cahaya dari luar,

Baca Juga Yang satu ini ...
Mengenal jenis-jenis minyak

– Refined Olive Oil. Minyak zaitun jenis ini telah mengalami proses penyaringan dan penyulingan, serta penambahan zat kimiawi untuk “memperbaiki” struktur dan kualitasnya. Oleh sebab itu, kandungan gi/inya telah berkurang jauh. Kadar keasamannya tinggi, dengan citarasa sangat lembut, jauh dari extra virgin oli yang beraroma kuat. Biasanya dikemas dalam botol plastik dengan warna minyak kekuningan.

– Pure Olive Oil atau Olive Oil. Produk dengan label ini merupakan campuran refined olive oil dan virgin oil production. Memiliki kadar keasaman kurang dari2 %. umumnya memiliki citarasa yang kurang kuat Dikemas dalam hoiol bening, dengan warna minyak kuning keemasan.

KESIMPULAN
Mengenal jenis-jenis minyak dan manfaatnya bisa And abaca diArtikel ini.

SUMBER                                        :           THE DETOX LIFESTYLE  “Natural Ways To Be Healthy”
LIHAT ARTIKEL LAINNYA  : Reduksinisme Ilmu Pengetahuan

 

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *