MODIFIKASI MENU MAKANAN

MODIFIKASI MENU MAKANAN

Ingin diet sehat tapi tetap ingin makan enak?
Gampang… Modifikasi bahan makanan Anda!

Dengan mengganti bahan makanan yang Anda konsumsi dengan bahan makanan yang menyehatkan, Anda bias diet sehat sambil tetap makan enak.

 

Modifikasi menu pada bab ini mencakup semua cara untuk mengatur menu menjadi lebih sehat tetapi tetap enak rasanya. Ini terjadi karena menu diet yang tidak menyenangkan pasti tidak bisa dilakukan dalam waktu yang lama. Dalam bab ini penulis berusaha membandingkan dan menyarankan mengganti bahan pangan ataupun makanan agar lebih menyehatkan. Makan dan minum itu pilihan. Oleh karena itu, pintarlah memilih. Semakin pintar, semakin sehat.

Margarin vs Mentega

Margarin biasanya terbuat dari lemak nabati dan kandungan lemak jenuhnya lebih sedikit daripada mentega. Margarin kaya akan lemak tak jenuh yang mengandung Omega 3 dan Omega 6. Beberapa jenis margarin yang tersedia di pasaran adalah Blue Band, Simas, Palmboom, dan sebagainya.

Meskipun demikian, lemak nabati cenderung meleleh dalam suhu ruangan sehingga dibuat lebih padat melalui proses hidrogenasi. Proses ini menghasilkan lemak trans yang diperkirakan meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL). HDL memberikan pertahanan terhadap lemak yang menyumbat arteri. Lemak trans ini dianggap lebih berbahaya untuk kesehatan daripada lemak jenuh.

Inilah yang membedakan margarin dari mentega. Formulasi mentega hingga sekarang tidak berubah; masih terbuat dari krim dan mengandung lemak jenuh yang tinggi. Sisi baiknya, mentega lebih alami karena tidak menggunakan bahan kimia atau manipulasi yang tidak perlu. Pilihan yang tersedia sekarang adalah whipped butter, yaitu mentega asli yang sudah dikocok untuk memasukkan udara ke dalamnya. Mentega kocok memiliki lebih sedikit kalori dan lemak daripada mentega biasa, berkat udara tersebut. Cita rasanya pun sama dengan mentega biasa.

Margarin bisa menjadi pilihan yang lebih sehat, asal Anda pintar memilih jenisnya dengan mengecek informasi gizi pada label kemasannya. Berikut ini tip-nya:

1. Cari margarin dengan lemak trans 0 gram.

2. Sebaiknya tidak memilih margarin dengan informasi “partially hydrogenated oil”.

3. Kandungan lemak jenuh sebaiknya sebesar 2-2,5 gram saja (atau kurang) per porsi. Jika lebih tinggi, kemungkinan me-ngandung banyak minyak sawit.

4. Cari yang bahannya lebih alami dan diproses secara minimal, karena sering kali produk ini mengalami manipulasi.

Jadi, berusahalah mengganti margarin dengan mentega.

 

Kesimpulan
Mentega Lebih Baik daripda Margarin, Tapi jangan menggunakan/ mengkonsumsi secara berlebihan.

MODIFIKASI MENU MAKANAN

MODIFIKASI MENU MAKANAN

Sumber : SEHAT ITU PILIHAN
Artikel Lainnya : Palpitasi jantung adalah

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *