Olahraga Dengan Pengukuran dan Pencatatan Tubuh

 

Olahraga adalah usaha yang cukup menguras kekuatan tubuh. Jadi, sebelum Anda mulai berolahraga, khususnya angkat beban, diperlukan beberapa persiapan terlebih dahulu untuk mengetahui bagaimana keadaan tubuh Anda sehingga kemampuan tubuh Anda dapat diketahui dengan pasti saat melakukan aktivitas ini.

Pengukuran fisik

Persiapan fisik adalah salah satu cara untuk mengetahui keadaan tubuh awal Anda sehingga nantinya Anda dapat menentukan dan mengetahui kemajuan yang didapatkan. Beberapa variabel yang diukur adalah sebagai berikut.

  • Tinggi badan

sebenarnya bukan merupakan faktor pengukuran penting, tetapi diperlukan jika Anda ingin menentukan Basal Metabolic Rate Anda.

 

  • Berat

Berat merupakan faktor pengukuran yang cukup penting ketika Anda hendak memulai diet dan olahraga. Berat dapat dipantau seiring Anda menjalankan program ini.

 

  • Lingkar perut

Lingkar perut diukur dari bagian diameter terbesar perut Anda. Batas lingkar perut untuk orang Indonesia yang dinyatakan memiliki risiko kesehatan yang tinggi adalah di atas 90 cm untuk pria dewasa dan 80 cm untuk wanita dewasa.

Olahraga Dengan Pengukuran dan Pencatatan Tubuh

Olahraga Dengan Pengukuran dan Pencatatan Tubuh

  • Lingkar paha

Tidak ada patokan standar yang baku untuk lingkar paha. Penimbunan lemak sendiri cenderung terpusat di bagian paha. Ukurlah lingkar paha awal maka kemajuan dapat Anda lihat setelah menjalankan program diet.

  • Lingkar lengan

Sama halnya dengan lingkar paha, ukurlah lingkar lengan Anda dan lihat hasil dari program diet yang Anda jalankan.

  • Persentase kadar lemak

Persentase kadar lemak membantu anda mengetahui berapa jumlah dan kadar lemak yang ada di dalam tubuh Anda, kadar lemak merupakan salah satu tolak ukur program diet yang paling utama dan lebih akurat dibandingkan dengan berat badan. Anda dapat mengukur lemak menggunakan alat pengukur lemak seperti Fat Monitor atau Fat Caliper.

Persiapan medis

Selain persiapan fisik, pemeriksaan kesehatan atau medis juga merupakan salah satu persiapan yang penring. Langkah yang paling tepat adalah mengunjungi laboratorium atau dokter pribadi Anda untuk memeriksa kondisi tubuh secara menyeluruh. Peringatan ini sangat penting bagi yang pernah mengalami serangan jantung atau memiliki penvakit jantung.

  • Mengukur tekanan darah

Tekanan darah adalah tenaga dari jantung saat memompa darah melalui pembuluh darah. Orang yang memiliki tekanan darah terlalu tinggi, disarankan untuk menghindari olahraga yang berintensitas tinggi/berat seperti angkat beban, sprint, dan olahraga sejenis yang memacu jantung bekerja lebih berat. Mereka lebih dianjurkan untuk melakukan olahraga yang berintensitas ringan sampai sedang, misalnya joging, jalan cepat, berenang, atau bersepeda. Olahraga semacam ini akan merelaksasi dan melebarkan pembuluh darah, sehingga menurunkan risiko dari tingginya tekanan darah.

 

  • Mengukur level kolesterol

Kolesterol adalah lemak yang terdapat dalam darah. Sebelum mulai berolahraga, sebaiknya ukurlah kadar kolesterol Anda untuk menentukan jenis olahraga yang tepat bagi Anda. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan terjadinya penimbunan plak yang menyebabkan pembuluh darah menyempit dan tersumbat sehingga tidak dianjurkan untuk melakukan olahraga intensitas tinggi atau berat. Memiliki level kolesterol berlebih dalam darah meningkatkan risiko serangan jantung. Beberapa penelitian menyarankan bahwa olahraga dengan intensitas sedang dapat menghindarkan kolesterol yang akan membentuk plak di pembuluh darah.

 

  • Kadar gula darah

Dalam berolahraga, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh penderita diabetes. Penderita dengan kadar gula vang terlalu rendah di bawah 100 mg/dl juga dilarang melakukan latihan. Mereka yang memilih jenis olahraga yang memerlukan waktu lama, scbaiknya setiap 30 menit mengonsumsi glukosa. Dengan cara itu, kadar gula darahnya bisa dijaga agar tidak terlalu turun.

Penderita diabetes sebaiknya juga berbekal sedikit makanan atau minuman karbohidrat cepat serap untuk menghindari gula darah turun berlebih. Olahraga yang terbaik untuk penderita diabetes sendiri adalah olahraga dengan intensitas sedang karena selain mengurangi kadar gula darah juga mengurangi kadar lemak tubuh.

Apabila sudah mengetahui seluk-beluk tubuh Anda, lakukan jenis olahraga yang tepat. Jadi, Anda dapat melihat bagaimana kemajuan dari latihan atau olahraga yang dilakukan.

Sumber : Rahasia Diet 2

Oleh : The Home Gym

Baca artikel menarik lainnya : Bahaya Bahan Pengawet Makanan

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *