PATAH TULANG

Tips Pencegahan Patah Tulang

Patah tulang atau istilah kedokterannya ‘fraktur’ adalah dimana tulang mengalami patah atau retak

Ada 2 jenis patah tulang: terbuka dan tertutup. Padi patah tulang terbuka, kulit mengalami kerusakan da tulang terlihat dari luar. Patah tulang jenis Ini lebih berbahaya dan dapat, menyebabkan perdarahan hebat Selain itu patah tultang terbuka lebih mudah terinfeks karena tulang yangi posisinya seharusnya terlindung di dalam kulit dan daging menjadi terpapar dengan dunia luar. Sedangk.an patah tulang tertutup berarti tulang mengalami patah tetapi kulit tidak mengalarr kerusakan.

Gejala

> Bengkak

> Nyeri di sekitar tulang yang patah

> Nyeri bersifat tajam

> Kelainan bentuk tulmg terlihat dari luar

> Nyeri bertambah jika bagian tubuh yang terkena digerakkan

> Tulang menonjol melalui kulit

Penyebab

> Jatuh dari ketinggian

> Tabrakan (kecelakaan lalu lintas)

> Pukulan langsung

> Kekerasan pada anak

> Tekanan berulang-ulang pada tulang, misalnya, berlari dapat menyebabkan cedera patah tulang karena tekanan yang terus menerus terhadap tulang kaki, pergelangan kaki, tulang kering, dan pinggul

Komplikasi

> Amputasi

> Emboli paru (terperangkapnya udara di dalam saluran udara paru-paru)

> Perdarahan

> Kecacatan permanen

Apa yang dapat Anda lakukan

> Berikan kompres es untuk bagian tubuh yang cedera. Pada patah terbuka, gunakan pembalut/bebatat berwarna putih yang bersih. Segera kompres dingin in untuk membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan.

> Jika Anda mendnduga adanya patah tulang, segera lindungi danawistirahatkan anggota tubuh yang cedera. Untuk mengistirahatkan tulang yang terkena, lakukan tindakan imobilisasi pada persendian di atas dan di bawah tulang yang dicurigai mengalami patah. Caranya yaitu dengan membebat anggota tubuh yang cedera tersebut dengan sesuatu benda yang cukup keras (misalnya gulungan majalah, papan, karton, atau koran) atau mengikat anggota gerak yang cedera pada bagian tubuh lainnya. Jangan membebat terlalu kencang/ ketat karena dapat menghambat sirkulasi darah terutama pada bagian tubuh tersebut.

>  Jika anggota tubuh yang cedera tidak dapat digunakan sama sekali dan kemungkinan besar mengalami patah tulang, bawa ke dokter atau ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Namun bila ada anggota tubuh yang terlihat bengkok,

arteri atau saraf yang terluka,efltau cedera yang menyebabkan nyeri te&af, jangan tunda bebera^pa menit atau beberapa jam, bawa segera ke rumah sakit terdekat. Bagian tubuh yang mengalami patah tulang, jika diberikan perlindungan dan diistirahatkan, kemungkinan besar akan pulih kembali dengan baik, bahkan bila tidak segera dilakukan pemasangan bebat atau bidan.

Tips pencegahan

> Kenakan alat pelindung berikut ini jika Anda mengendarai sepeda motor, skateboard, bersepeda, atau bersepatu roda:

*  Helm

* Bantalan siku

* Bantalan lutut

* Bantalan tulang kering

> Sediakan lingkungan bermain yang aman untuk anak-anak. Sediakan alas bermain yang empuk dan lingkungan yang rapi.

> Ajari anak cara bermain dengan aman dan waspadai segala hal yang dapat membahayakan.

> Awasi anak dengan seksama. Meskipun lingkungan/ situasi bermain tampak aman, tetapi tetap diperlukan pengawasan orang tua.

> Hindarkan anak-anak dari risiko terjatuh dengan memasang papan peringatan pada area bermain.

 

KESIMPULAN

Patah Tulang ada 2 macam jenis. Kenalilah dahulu seblum Anda mengobatinya.

Patah Tulang

Patah Tulang

 

Sumber : HEALTH GUIDE
Artikel Lainnya : BUMBU PELINDUNG PENGLIHATAN

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *