Pengertian penyakit Stroke

 

Pengertian penyakit Stroke, Stroke termasuk penyakit pembuluh darah otak yang ditandai dengan kematian jaringan otak  yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya sumbatan, penyempitan, atau pecahnya pcmbuluh darah. Stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak, bukan yang lain.

Stroke adalah suatu keadaan saat sel-sel otak mengalami kerusakan karena tidak mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup. Sel-sel otak harus selalu memperoleh semuanya itu agar tetap hidup dan dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Oksigen dan nutrisi ini dibawa oleh darah yang mengalir di dalam pembuluh-pcmbuluh darah yang menuju sel-sel otak.

Pengertian penyakit Stroke

Pengertian penyakit Stroke

Apabila karena sesuatu, ternyata aliran darah atau pasokan oksigen dan nutrisi ini terhambat selama beberapa menit, maka dapat terjadi stroke. Penghambatan aliran oksigen ke sel-sel otak selama 3 atau 4 menit saja sudah mulai menyebabkan kerusakan sel-sel otak. Semakin lama penghambatan itu terjadi, efeknya akan semakin parah dan semakin sukar dipulihkan. Sehingga, tindakan yang cepat dalam mengantisipasi dan mengatasi serangan stroke sangat menentukan kesembuhan dan pemulihan kesehatan penderita stroke.

Jenis-Jenis Stroke

Stroke dibagi menjadi dua jenis, yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke iskemik adalah tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. Adapun 80% stroke ialah stroke iskemik.

Stroke iskemik dibagi menjadi tiga jenis berikut:

a. Stroke trombotik, yaitu proses terbentuknya trombus yang membuat penggumpalan.

b. Stroke embolik, yakni tertutupnya pembuluh arteri oleh bekuan darah.

c. Hipoperfusion sistemik, yaitu berkurangnya aliran darah ke seluruh bagian tubuh karena adanya gangguan denyut jantung.

Baca Juga Yang satu ini ...
No telpon emergency ambulance rspi pondok indah jakarta aelatan

Sementara itu, stroke hemoragik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak. Dan, hampir 70% kasus stroke hemoragik terjadi pada penderita hipertensi. Stroke hemoragik dibedakan menjadi dua jenis berikut:

a. Hemoragik intraserebral, yaitu pendarahan yang terjadi di dalam jaringan otak.

b. Hemoragik subaraknoid, yakni pendarahan yang terjadi pada ruang subaraknoid (ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak).

Tanda dan gejala-gejala Stroke

Berdasarkan lokasinya di tubuh, gejala-gejala stroke terbagi menjadi tiga jenis berikut:

a. Bagian sistem saraf pusat; kelemahan otot (hemiplegia), kaku, dan menurunnya fungsi sensorik.

b. Batang otak, yang mempunyai 12 saraf cranial; menurunnya kemampuan membau, mengecap, mendengar, dan melihat parsial atau keseluruhan, refleks menurun, ekspresi wajah terganggu, pernapasan dan detak jantung terganggu, serta lidah lemah.

c. Cerebral cortex; aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, dan kebingungan.

Jika tanda-tanda dan gejala tersebut menghilang dalam waktu 24 jam, berarti dinyatakan sebagai transient ischemic attack (TIA), yang merupakan serangan kecil atau serangan awal stroke.

Sumber :Kesalahan-kesalahan pola makan

Oleh : Ainun hidayah

Baca artikel menarik lainnya : Mengendalikan kadar gula darah

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *