Pentingnya Protein

Kembali ke Protein

Betapa pun tampak tidak mungkinnya suatu zat dapat menyebabkan kanker, masyarakat dapat menjadi waswas karena berita penemuan zat pemicu kanker. Namun, bagaimana jika para peneliti berhasil menemukan kesimpulan yang jauh lebih impresif, yang lebih substansial? Penemuan semacam itu bagi penelitian kanker akan seperti pencarian manusia terhadap keberadaan cawan perjamuan terakhir. Implikasinya terhadap kesehatan manusia akan sangat luar biasa. Orang akan jauh lebih peduli kepada bahan kimia tersebut, lebih dari mereka peduli terhadap nitrit atau Alar, bahkan lebih dari atlatoxin. karsinogen tingkat tinggi.

Tepatnya inilah yang saya saksikan dalam laporan penelitian dan India”‘ saat saya berada di Filipina. Unsur kimia tersebut adalah protein, yang diberikan kepada tikus dengan dosis di tingkat konsumsi normal. Protein! Kesimpulan yang dihasilkan lebih dari sekadar mengejutkan. Dalam penelitian di India, saat semua tikus diprediksi akan mengidap kanker hati selelah dikontaminasikan dengan aflatoxin, hanya hewan yang menerima asupan 20% protein yang mengidap kanker, sementara tikus yang mendapat asupan 5% sama sekali tidak.

Para peneliti, termasuk saya sendiri, cenderung menjadi skeptis, terutama saat dikonfrontasikan dengan hasil yang mencolok mata. Saya pun mendaftarkan penelitian untuk mengetahui hal tersebut. Satu untuk penelitian atas subiek manusia dan satunya lagi untuk penelitian eksperimental dengan subjek hewan. Saya tidak bertingkah “membabi buta” dengan menyatakan bahwa protein mungkin memicu kanker. Saya akan kehilangan segalanya dan tidak akan mendapat apa pun dengan bertingkah seperti seorang kafir. Lagi pula. saya belum sepenuhnya yakin bahwa protein sungguh-sungguh bisa membahayakan. Pada penelitian eksperimental dengan hewan, saya mengaiukan untuk menginvestigasi efek farbagat faktor terhadap metabolisme aflatoxin. Di pihak lain. penelitian dengan subjek manusia sebagian besar difokuskan kepada efek aflatoxin terhadap kanker hati di Filipina dan diperbarui dalam sebuah penelitian yang iauh lebih rumit di China (Bab 4).

Sebuah penelitian tentang efek protein ini terhadap perkembangan tumor harus dilaksanakan dengan sangat baik. jika sedikit saja kurang, hasilnya tidak dapat meyakinkan siapa pun, terutama pengawas saya yang meninjau permohonan dana yang akan saya ajukan di kemudian hari! Dalam penilaian mereka, kami pasti dianggap sudah berhasil karena pendanaan dari NIH untuk penelitian ini dilanjutkan terus selama 19 tahun berikutnya, dan juga menarik perhatian pendanaan tambahan dan institusi lain (American Cancer Society. American Institute for Cancer Research, dan Cancer Research Foundation of America).

KESIMPULAN
Pentingnya Protein bagi tubuh manusia memang sangat penting. Konsultasikan segala hal kepada dokter terkait mengenai Fungsi protein bagi tubuh.

 

SUMBER                               : RAHASIA ORANG CHINA
LIHAT ARTIKEL LAINNYA  : Kinetika Zat Racun Di Lingkungan

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *