Penyakit Asma turunan tidak bisa sembuh

 

Penyakit Asma turunan tidak bisa sembuh, Jika usia anda belum 50 tahun, namun kelihatan sudah amat renta. Wajah terlihat kuyu dan badannya kerempeng. Karena  sejak muda sering sesak napas. Bahkan sejak masih kecil. Ia mengidap asma. Kini bukannya tambah ringan, malah makin menjadi-jadi. Bukan saja serangan itu datang lebih sering. Tidak sedang serangan pun sering mengeluh sesak napas berat.

Ada asma turunan, bila serangan asma sudah muncul sejak usia muda. Kita melihat gejala alergi ketika anak masih bayi. Asma bagian dari manifestasi alergi juga. Anak yang berbakat alergi, biasanya berkembang, atau salah satu bentuk alerginya berupa asma. Ada asma akibat pernah terserang infeksi paru-paru dulunya.

Penyakit Asma turunan tidak bisa sembuh

Penyakit Asma turunan tidak bisa sembuh

Bakat asma diwariskan dari ayah atau ibu, kalau bukan dari keduanya. Makin kuat warisan yang mengalir dalam darah anak, makin keras bakat asma itu akan muncul. Serangan asma muncul bila terpicu oleh faktor allergen, antara lain debu rumah.

Asma sebab turunan sukar menyembuh. Bakat itu sudah dibawa dan mengalir dalam darah. Sepanjang hayat bibit asmanya tetap hadir di dalam darah. Hanya tinggal bagaimana bisa menghindar dari faktor pencetusnya, maka asma bisa dibatalkan kemunculannya.

Dan memang begitu adanya. Pengidap asma kelihatan seperti orang normal bila tidak sedang serangan. Namun begitu bertemu dengan faktor pencetus, maka serangan asmanya membuatnya seperti orang kepayahan luar biasa.

Peijuangan mengatasi sesak napas asma bisa sampai bagaikan orang menghadapi ajal. Kulit wajah bisa sampai membiru dan napas tersengal-sengal, kelihatan panik. Dan begitu diberikan obat, serangan asmanya yang berupa sesak napas langsung mereda dalam hitungan menit.

Baca Juga Yang satu ini ...
Pengertian Indikasi Konstipasi

Obat asma bisa dalam bentuk obat minum kalau masih ringan. Serangan asma yang berat tak cukup obat minum dan harus diberikan suntikan. Makin kuat serangan asmanya makin perlu suntikan. Makin awal obat diberikan, makin lekas mereda manifestasi serangan asmanya.

Obat asma bukan untuk menyembuhkan penyakit asma. Asma turunan tidak bisa sembuh, karena bibitnva tetap ada dalam darah. Obat hanya meredakan serangan belaka. Selama penderita bisa menghindar dari faktor yang mencetuskan serangan asmanya, dia hidup layaknya orang normal, maka asma tidak kambuh paling penting bagaimana hidup bersama asma tanpa harus sampai terserang.

Selain faktor debu rumah yang harus disingkirkan, lainnya seperti lantai karpet, kelambu, tumpukan koran dan majalah, kasur kapuk, gorden, baling-baling kipas angin dan saringan AC jangan diabaikan. Lain dari itu setiap pengidap asma juga harus hapal apa saja yang biasa mencetuskan serangan asmanya. Mungkin juga obat nyamuk, parfum, asap mobil, obat-obatan tertentu, atau bila terlampau letih. Faktor-faktor itulah yang perlu dijauhi agar asma batal menyerang. Tiap pengidap asma belum tentu sama faktor pencetus serangan asmanya.

Sesak asma berbeda dengan sesak napas umumnya. Rasa sesak itu pada saat mengeluarkan napas, bukan saat menghela napas. Kesulitan mengeluarkan udara pernapasan yang menimbulkan bunyi khas pada serangan asma. Bunyi “ngik” saat mengeluarkan napas, khas pada sesak napas asma. Sesak napas bukan asma tanpa bunyi.

Asma sebab pernah ada riwayat infeksi paru berat, biasanya bisa menyembuh sendiri setelah infeksinya mereda. Tergantung seberapa berat kerusakan jaringan paru-paru disisakan infeksinya, asmanya masihkah ada. Di Indonesia lebih banyak asma akibat pernah infeksi paru-paru TBC atau bronchopneumonia, misalnya.

Baca Juga Yang satu ini ...
Mengetahui Tujuan Detok Sebenarnya untuk Tubuh Kita

Sumber : Cara sehat

Oleh : Dr. Handrawan Nadesul

Baca artikel menarik lainnya : Pengertian Penyakit Darah Tinggi

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *