Penyakit Batu Ginjal

 

Penyakit Batu ginjal di dalam saluran kemih adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, pendarahan, penyumbatan aliran kemih, atau infeksi. Batu ini dapat terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun kandung kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu itu disebut urolitiasis.

Batu ginjal itu bukanlah penyakit seperti batuk, demam, atau pilek, melainkan termasuk salah satu penyakit kronis. Untuk mengenali penyakit ini, Anda bisa melakukan tes urine. Jika urine Anda menjadi berwarna lain dari biasanya (bening/keputih-putihan atau tidak kuning), Anda harus bergegas ke rumah sakit.

Penyakit Batu Ginjal

Penyakit Batu Ginjal

Pembentukan batu ginjal bermula dari kristal yang tidak diekskresikan ketika buang air kecil. Batu ginjal ini bisa bersifat turunan, lantaran jenis kelamin, lingkungan, dan faktor metabolisme. Itulah sebabnya, infeksi saluran kemih, gangguan yang berhubungan dengan ginjal, seperti penyakit ginjal kistik, serta beberapa gangguan metabolisme, misalnya hiperparatiroidisme, diduga berkaitan dengan pembentukan batu ginjal yang dapat diwariskan juga.

Pola makan yang salah juga bisa menjadi faktor penyebab batuginjal. Makanan tertentu pun dianggap potensial menyebabkan pembentukan batu ginjal. Terkait itu, dikenal dua jenis batu yang mengandung kalsium dan tidak mengandung kalsium.

Seseorang yang cenderung mcmbentuk kadar kalsium tinggi yang mengarah pada pembentukan satu jenis batu yang discbut kalsium oksalat diminta untuk membatasi atau menghindari makanan tertentu. Di antaranya ialah bayam, kerupuk kedelai, kacang tanah, okra, cokelat, ubi jalar, anggur, seledri, kue, stroberi, selai, dan hati.

Nah, guna mendeteksi batu ginjal, memindai sistem urine melalui tes khusus yang disebut computerized tomography atau CT scan akan membantu dokter mendeteksinya.

Sumber :Kesalahan-kesalahan pola makan

Oleh : Ainun hidayah

Baca artikel menarik lainnya : Sesak napas karena penyebab-penyebab lain

Baca Juga Yang satu ini ...
Perlunya mengenali gejala awal stroke

Penyakit jantung adalah sebuah kondisi yang mcnyebabkan jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Penyakit ini dikarenakan beberapa faktor berikut:

1. Otot Jantung yang Lemah

Ini merupakan kelainan bawaan sejak lahir. Otot jantung yang lcmah membuat pcnderita tak dapat melakukan aktivitas yang berlebihan. Sebab, pemaksaan kinerja jantung yang berlebihan akan menimbulkan rasa sakit di bagian dada, yang kadang dapat menyebabkan tubuh menjadi tampak kebiru-biruan. Penderita lemah otot jantung itu mudah pingsan.

2. Adanya Celah antara Serambi Kanan dan Kiri

Kondisi ini dikarenakan tidak sempurnanya pembentukan lapisan yang memisahkan antara kedua serambi saat penderita masih di dalam kandungan. Hal tersebut menyebabkan darah bersih dan darah kotor tercampur. Kelainan itu juga membuat penderita tidak dapat melakukan aktivitas yang berat. Sebab, aktivitas yang berat hampir bisa dipastikan akan membuat tubuhnya menjadi biru dan sesak napas, walaupun tidak menyebabkan rasa sakit di dada. Ada pula variasi dari penyakit ini, yakni penderitanya benar-benar hanya memiliki satu buah serambi.

Sementara itu, serangan jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan jantung sama sekali tidak berfungsi. Kondisi ini biasanya terjadi mendadak, dan sering kali disebut gagal jantung. Penyebab gagal jantung bervariasi, namun penyebab utamanya adalah terhambatnya suplai darah ke otot-otot jantung, baik karena pembuluh-pembuluh darah yang biasanya mengalirkan darah ke otot-otot jantung tersebut tersumbat atau mengeras, adanya lemak dan kolesterol, ataupun zat-zat kimia, seperti penggunaan obat yang mengandung phenolpropano alanin secara berlebihan.

Akhir-akhir ini, sering juga ditemukan gagal jantung mendadak ketika seseorang sedang beraktivitas. Biasanya, hal itu disebabkan oleh pemaksaan aktivitas jantung yang melebihi ambang batas atau kurangnya pemanasan sebelum melakukan olahraga.

Selain itu, ada pula kelainan lainnya, yaitu jantung koroner yang disebabkan oleh penumpukan lemak dalam pembuluh darah jantung (pembuluh koroner), yang lama-kelamaan diikuti oleh proses, seperti penimbunan, perkapuran, pembekuan darah, dan sejenisnya. Kondisi tersebut menyebabkan menyempitnya dan tersumbatnya pembuluh darah icu. Hal ini mengakibatkan otot jantung kekurangan aliran darah sehingga menimbulkan hal-hal yang kronis dan berbahaya, seperti rasa nyeri pada dada dan infark jantung atau serangan jantung yang bisa menimbulkan kematian mendadak.

Beberapa faktor risiko terpenting pada penyakit jantung koroner adalah sebagai berikut:

1. Kadar kolesterol total dan LDL tinggi.

2. Kadar kolesterol HDL rendah.

3. Tekanan darah tinggi.

4. Merokok.

5. Diabetes mellitus.

6. Obesitas.

7. Keturunan penyakit jantung dalam keluarga.

8. Kurang olahraga.

9. Stres.

Bila Anda memiliki salah satu risiko penyakit jantung tersebut, segera periksakan diri ke dokter secara berkala. Dan, segera pula atur dan perbaiki pola makan Anda. Sebab, adanya risiko tersebut bisa berakibat fatal pada diri Anda karena Anda dapat terjangkit penyakit jantung koroner.

Dalam hal makanan, Anda juga perlu berhati-hati. Terkait itu, para peneliti dari McMaster University, Kanada, menerangkan bahwa orang yang banyak mengonsumsi makanan yang digoreng, camilan yang bergaram, dan daging memiliki risiko serangan jantung lebih dari 35% lebih besar dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi sedikit atau tidak mengonsumsinya.

Baca Juga Yang satu ini ...
Strategi Untuk Mengatur Gestasional diabetes

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *