Penyakit HEPATITIS

Penyakit HEPATITIS

Hepatitis atau peradangan hati seringkali disebabkan oleh salah satu dari beberapa virus. Ada 3 jenis utama hepatitis.

Hepatitis A

Virus hepatitis A ditularkan melalui makanan, air, peralatan makan, mainan dan benda-benda lain yang terkontaminasi dengan feses, terutama akibat tangan yang kotor. Pencegahan hepatitis A merupakan alasan utama mengapa pegawai restoran dan perawat anak diharuskan mencuci tangan setelah dari kamar mandi atau setelah mengganti popok bayi.

Gejala biasanya muncul 2-6 minggu setelah terpapar virus. Dalam rentang waktu itu, orang yang terpapar dapat menularkan. Sebagian besar gejala akan hilang dalam beberapa hari atau minggu, namun rasa lelah dapat berlangsung hingga beberapa bulan seiring dengan sembuhnya hati. Sembuh secara total bisa memakan waktu beberapa bulan. Hepatitis A biasanya tidak merusak hati secara permanen. Namun komplikasi fatal dan serius bisa saja terjadi.

Hepatitis B

Bentuk hepatitis yang lebih serius, dan ditularkan melalui darah dan cairan tubuh, kontak seksual, dan jarum suntik yang terkontaminasi yang digunakan untuk infus. Juga ditularkan melalui kontaminasi jarum yang digunakan untuk tato, akupunktur atau tindik telinga.

Beberapa tahun lalu, transfusi dengan darah yang terkontaminasi dapat menyebarkan virus hepatitis B. Namun sejak tahun 1972, penapisan darah yang didonorkan telah menyingkirkan risiko tertularnya virus dari transfusi atau saat menerima darah atau produk darah.

Gejala hepatitis B dasarnya hampir sama dengan bentuk hepatitis lain, namun gejala muncul kemudian dan lebih lama dan lebih berat. Gejala timbul dalam waktu 2-3 bulan kemudian. Selama rentang waktu ini, hepatitis B sangat menular. Vaksinasi hepatitis B sebelum terpapar virus dapat mencegah penyakit ini. Jika dilakukan vaksinasi sesaat sebelum terpapar, imunisasi dapat mencegah timbulnya penyakit ini. Sekitar 10% penderita hepatitis B akan menjadi hepatitis kronik, inflamasi hati jangka panjang yang dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kerusakan hati yang lebih ekstensif, bahkan sirosis.

Hepatitis C

Hepatitis C ditularkan sebagian besar melalui transfusi darah dan jarum suntik untuk infus. Juga dapat ditularkan melalui kontak seksual atau kontaminasi dengan jarum yang digunakan untuk tato, akupunktur atau tindik telinga. Gejala biasanya muncul 1-10 minggu setelah terpapar. Gejala seringkali tidak parah dibandingkan dengan hepatitis A dan B, dan jaundis juga tidak muncul. Seperti hepatitis B, hepatitis C dapat menjadi hepatitis kronik. Hingga kini, sekitar 2% penerima transfusi darah bisa berisiko mendapatkan hepatitis C. Namun penapisan telah tersedia untuk mendeteksi hepatitis C pada donor darah.

Apa yang dapat Anda lakukan

Belum ada pengobatan spesifik bagi hepatitis, selain beristirahat dan makan sehat sembari menunggu gejala yang Anda rasakan, mereda/menghilang. Namun ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar cepat sembuh dan mencegah penularan penyakit ini kepada orang lain

► Beristirahat total

► Makan dengan benar dan sehat. Karena hepatitis mengganggu kemampuan hati untuk memecah makanan, maka penting untuk makan makanan yang mudah dicerna. Hindari makanan berlemak. Coba makan karbohidrat (misalnya gandum dan buah)

► Hindari minuman beralkohol dan obat-obatan tertentu (misalnya pil kontrasepsi, obat penenang, antibiotik tertentu, antidepresan, dan asetaminofen) yang dapat mengiritasi hati. Tunggu sampai Anda sembuh total, konsultasikan dengan dokter sebelum minum obat lain.

► Mencuci tangan setelah dari kamar mandi dan sebelum memegang makanan

Apa yang dapat Dokter lakukan

► Melakukan tes darah untuk memastikan hepatitis dan jenisnya

► Meresepkan obat

► Menangani komplikasi dim dan menjelaskan kemungkinan Anda terkena komplikasi jangka panjang

► Melakukan tes darah untuk mengetahui kondisi perbaikan hati dan apakah inflamasi masih berlangsung atau tidak

Tips pencegahan Hepatitis A

► Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah dari kamar mandi atau mengganti popok dan sebelum makan atau menyiapkan makanan. Langkah ini merupakari langkah terpenting sebagai tindakan pencegahan hepatitis A.

► Mendidik anak untuk mencuci tangan.

► Ganti popok pada permukaan yang dapat dibersihkan dan didisinfeksi setelah digunakan

► Jangan ganti popok di tempat yang digunakan untuk menyiapkan makanan atau untuk makan

► Masak kerang dengan baik, jika anda sudah menderita penyakit hati kronik

► Minum air dari sumber yang terpercaya kualitasnya

► Beritahu dokter jika salah satu anggota keluarga terkena hepatitis A agar dokter dapat menganjurkan pemberian immunoglobulin

► Lakukan vaksinasi jika Anda berada di lingkungan berisiko tinggi atau berencana bepergian ke negara yang memiliki kasus hepatitis A tinggi

► Jika bepergian ke daerah dengan hepatitis A yang menyebar atau dengan sanitasi yang meragukan, rebus air sebelum minum dan kupas buah sebelum makan.

Hepatitis B dan C:

► Melakukan hubungan seksual dengan cara aman (tidak berganti-ganti pasangan seksual, menggunakan pelindung/kondom, dll)

► Tidak menyuntikkan obat

► Tidak berbagi permen karet yang sudah dikunyah

► Hindari kontak dengan luka, atau darah dari orang yang sudah terinfeksi

► Tidak memakai secara bergantian/berbarengan alat-alat seperti alat cukur, jarum, sikat gigi dan gunting kuku.

► Jika Anda berisiko, konsultasikan dengan dokter mengenai vaksinasi hepatitis B. Rekomendasi terkini adalah untuk semua anak harus mendapatkan vaksin ini secara rutin. Faktor risiko hepatitis B meliputi aktif berhubungan seksual diluar hubungan monogami, memiliki virus HIV, pemakai obat dengan jarum suntik, berhubungan dengan sesama jenis atau gay, tindakan dialisa, atau menjadi tenaga medis dan dokter gigi.

Kesimpulan

Penyakit Hepatitis ada 3 Jenisnya, Kenali Setiap jenisnya dan siapkan penanggulangan Awal untuk Mencegah lebih Parahnya Penyakit tersebut.

 

Hepatitis A

Hepatitis A

 

Hepatitis B

Hepatitis B

 

Hepatitis C

Hepatitis C

 

Sumber : HEALTH GUIDE MAGAZINE
Artikel Lainnya : manfaat bubur kacang hijau dan ketan hitam

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *