Penyakit Kemiskinan dan Kemakmuran

Penyakit Kemiskinan dan Kemakmuran

Tidak perlu menjadi seorang peneliti untuk mengetahui bahwa angka kemungkinan kematian telah mantap berkisar 100% untuk beberapa waktu ini. Saya tidak pernah mengejar kesehatan untuk mencapai hidup abadi. Kesehatan prima yang sesungguhnya adalah dapat benar-benar menikmati waktu yang kita miliki. Hakikat sehat adalah dapat berfungsi sebaik mungkin sepanjang hidup dan menghindari kecacatan, penderitaan, dan perjuangan panjang melawan penyakit. Ada begitu banyak cara yang lebih baik untuk mati dan untuk hidup.

Karena Atlas Kanker China memiliki data tingkat kematian untuk lebih dari empat lusin jenis penyakit berbeda, kami memiliki kesempatan langka untuk meneliti berbagai cara manusia meninggal. Kami bertanya-tanya, apakah jenis penyakit tertentu cenderung bergerombol di daerah tertentu dalam sebuah distrik? Jika memang terbukti demikian, penyebab-penyebab tersebut dapat mencakup berbagai kemungkinan, tersebar dari faktor geografis dan lingkungan, hingga ke biologis. Biar bagaimanapun, karena semua penyakit adalah proses biologis (yang menjadi kacau), kami dapat mengasumsikan bahwa apa pun “penyebab’-nya, penyebab tersebut akan beroperasi melalui peristiwa biologis.

Saat penyakit-penyakit tersebut di data-ulang sehingga setiap tingkat penyakit dapat dibandingkan,’ kami menemukan dua kelompok penyakit, yaitu penyakit yang biasa ditemukan di daerah yang secara ekonomi lebih berkembang (penyakit kemakmuran) dan penyakit yang biasa ditemukan di daerah rural agrikultur (penyakit miskin)10 (Tabel 4.4).

Tabel 4.4 menunjukkan bahwa setiap penyakit, cenderung memiliki asosiasi dengan penyakit dalam kelompoknya sendiri, tetapi tidak dengan kelompok yang lain. Contohnya, di sebuah daerah rural China yang memiliki tingkat kejadian paru paru basah yang tinggi tidak akan memiliki tingkat kejadian kanker payudara yang tinggi, tetapi memiliki tingkat kejadian penyakit yang disebabkan oleh parasit yang tinggi. Sedikit intermezzo, penyakit jantung koroner dapat dikatakan tidak terlalu sering dijumpai di negara-negara berkembang di dunia. Ini bukan karena penduduknya meninggal di usia yang lebih dini sehingga terhindar dari penyakit tersebut. Perbandingan ini menggunakan tingkat yang distandarkan sesuai usia, artinya kami membandingkan orang-orang yang memiliki ysia setara.

Seperti yang telah kami perkirakan, beberapa jenis penyakit tertentu berkumpul di area geografis yang sama. mengindikasikan bahwa penyakit tersebut memiliki penyebab yang sama. Kedua kelompok penyakit ini biasanya direferensikan sebagai penyakit kemakmuran dan penyakit kemiskinan. Saat sebuah masyarakat yang berkembang menjadi semakin kaya, mereka mengubah kebiasaan makan, gaya hidup, dan sistem sanitasi. Semakin mereka menjadi kaya, semakin banyak dari mereka yang meninggal karena penyakit makmur daripada penyakit miskin. Karena penyakit ini sangat erat kaitannya dengan kebiasaan makan, penyakit kemakmuran lebih cocok disebut dengan “penyakit karena berlimpah nutrisi” Mayoritas penduduk Amerika dan negara-negara Barat lainnya meninggal disebabkan penyakit kemakmuran. Untuk alasan tersebut, penyakit-penyakit tersebut sering disama-artikan dengan penyakit “Barat” Beberapa daerah rural memiliki sedikit penyakit kemakmuran ini, sementara distrik lain memiliki jauh lebih banyak. Pertanyaan utama dari penelitian ini adalah, apakah hal ini disebabkan oleh perbedaan kebiasaan makan?

Penyakit Kemiskinan dan Kemakmuran

Penyakit Kemiskinan dan Kemakmuran

Signifikansi Statistik

Sambil mclaniutkan bab ini, saya akan mengindikasikan signifikansi statistik dari berbagai observasi. Angka romawi satu (‘) berarti memiliki 954% kepastian; angka romawi dua (“) berarti 99+% kepastian; dan angka romawi tiga (“‘) berarti 99,9*% kepastian. Tidak ada angka romawi berarti asosiasi tersebut memiliki kurang dari 95% kepastian.” Kemungkinan tersebut juga dapat dijabarkan sebagai kemungkinan bahwa observasi tersebut benar. Sebuah kepastian 95% berarti kemungkinan observasi tersebut benar 19 berbanding 20; kepastian 99% berarti kemungkinan observasi tersebut benar 99 berbanding KM); dan sebuah kepastian 99,9% berarti kemungkinan observasi tersebut benar 999 berbanding 1.000.

 

KESIMPULAN
Penyakit Kemiskinan dan Kemakmuran sangat banyak menimpa diseluruh dunia, termasuk Indonesia. Maka itu, ikutilah Pola Hidup Teratur & Sehat.

SUMBER                                  : RAHASIA ORANG CHINA
LIHAT ARTIKEL LAINNYA        : LIMPA Pada Manusia

 

 

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *