Permen vs Kismis

Permen vs Kismis

Berbagai jenis makanan dan minuman, entah permen atau minuman bubuk “permen karet” terlarang masih beredar di kios dan warung hingga pintu sekolah-sekolah. Jenis itu terlarang karena diduga mengandung bahan dan zat berbahaya yang bisa memicu munculnya berbagai jenis penyakit dan keracunan hingga membahayakan keselamatan jiwa.

Permen termasuk golongan junk food (makanan sampah) yang miskin gizi. Ada begitu banyak ragam permen, seperti permen karet, permen jeli, permen empuk, dan permen kristal. Bentuknya tak kalah beragam, ada yang bulat, lonjong, persegi, sampai bentuk-bentuk lucu.

Sukrosa dan glukosa

Komponen utama permen adalah gula yang dalam bahasa ilmiah disebut sukrosa. Itulah mengapa permen disebut gula-gula. Sedangkan glukosa yang terkandung dalam permen berguna untuk memperbaiki tekstur permen agar lebih terasa lembut saat dinikmati.

Sakarin atau siklamat

Sakarin adalah gula buatan yang menghasilkan rasa manis yang amat sangat. Gula buatan ini biasanya menim-bulkan rasa pahit atau getir di lidah konsumen. Sakarin sudah jarang digunakan.

Asam malat atau asam sitrat

merupakan asam organik yang ditambahkan pada permen untuk memberi rasa seperti jeruk, stroberi, atau buah yang lainnya.

Zat pewarna

Berfungsi sebagai pemikat agar permen terlihat lebih menarik.

Zat tambahan

Kadang permen menambahkan zat tambahan seperti susu, ekstrak kopi, vanili, dan lain sebagainya. Persentasenya cenderung sedikit karena hanya dimaksudkan untuk cita rasa.

Manisnya permen sangat disukai anak-anak, dan para orang tua menganggap permen manis merupakan camilan yang harus dibatasi karena bisa merusak gigi. Namun riset menunjukkan bahwa permen yang rasanya asam ternyata lebih berbahaya dari permen manis dalam menyebabkan gigi berlubang.

Makanan yang memiliki rasa asam memang bisa meningkatkan risiko erosi gigi yang berujung pada gigi berlubang. Di mulut, bakteri yang hidup di mulut akan mengubah sebagian gula dan karbohidrat yang dimakan menjadi asam yang akan menjadi endapan lengket yang disebut plak gigi. Erosi yang ditimbulkan plak akan menciptakan lubang-lubang kecil pada permukaan email, yang awalnya tidak terlihat.

Karena itu, menurut para peneliti dari College of Dentistry, University oflowa, Amerika, permen asam justru lebih menyebabkan erosi ketimbang permen manis yang biasa. Untuk mengurangi risiko ini, gantilah permen dengan kismis secukupnya.

Mengapa harus kismis? Mari kita simak kismis dan manfaatnya.

Tidak semua orang kenal manfaat kismis. Padahal selain enak, kismis kaya kalori, serat, dan mineral. Makanan yang bisa dijadikan camilan ini banyak mengandung antioksidan dan serat, serta baik bagi kesehatan mulut dan gigi.

Apakah Anda penggemar roti? Jika ya, Anda pasti kenal kismis. Salah satu variasi roti adalah yang mengandung kismis di dalamnya. Fungsi kismis pada roti adalah sebagai pengawet alami yang dapat memperpanjang masa simpan, menambah rasa manis, serta memperbaiki tekstur dan penampakan (khususnya warna).

Kismis (raisin) dibuat dengan cara mengeringkan buah anggur tidak berbiji, terutama dari jenis Vilis vinifera, seperti anggur Thompson Seedless. Anggur jenis tersebut selain tidak berbiji, juga memiliki kulit tipis, serta aroma dan rasa yang sangat manis. Buah tersebut mudah dikeringkan serta tidak perlu ditambahkan gula sebagai pengawet Di California, %% kismis dibuat dari anggur jenis tersebut.

Proses pengeringan buah anggur dapat dilakukan secara alami dengan sinar matahari atau menggunakan oven. Proses pengeringan dilakukan hingga mencapai kadar air 15-18 gram dan kadar gula 68-70 gram per 100 gram kismis. Kismis yang baik memiliki warna cokelat kehitaman atau keemasan.

Penulis menyarankan penggemar permen untuk mulai memikirkan kismis sebagai pengganti

Kesimpulan
Permen VS Kismis . Jika Anda Harus memilih, Pilihlah Kismis. Karna Kismis lebih cukup aman daripada Permen.

Permen vs Kismis

Permen vs Kismis

Sumber : SEHAT ITU PILIHAN
Artikel Lainnya : Pusing akibat kurang tidur

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *