Pijatan Ikan

AMANKAH PIJATAN IKAN?

Dok, dua minggu laiu saya meiakukan pijatan ikan di salah satu pusat pertokoan. •Awalnya saya tertarik karena memang sepertinya pijatan tni sedang menjadi tren di pusat pertokoan. Saat itu, saiah satu jari kaki kanan saya memang sedang gatal-gatai. Karena ituiah saya coba pijatan ikan. Sekitar S menit, ikan-ikan tersebut mulai menggerogoti kotoran-kotoran di kaki, termasuk saiah satu jari kaki kanan saya yang sedang gatal. Gigitan ikan itu menyebabkan kaki saya mengeluarkan darah Yang ingin saya tanyakan, apakah aman meiakukan pijatan ikan seperti itu? Apakah mungkin btsa terkena penyakrt menuiar meiaiui ikan atau air karena koiam itu dipergunakan oteh banyak orang, terutama jika kaki kita sedang iuka.

Melakukan perawatan ternyata tidak hanya sebatas rambut, wajah, kuku dan badan, namun perawatan tangan dan kaki juga dibutuhkan. Perawatan bisa dimaksudkan sebagai hal pencegahan untuk menjaga kebersihan tubuh dari hal-hal yang tidak sehat. Bicara mengenai perawatan yang identik dengan kaki, tentunya kita pernah mendengar suatu terapi yang namanya fish spa atau terapi pijatan ikan.

Terapi fish spa memang telah menjadi tren di sejumlah negara termasuk Indonesia. Terapi jni menggunakan ikan kecil untuk menggigit sel-sel kulit mati dengan cara memasukkan kaki ke dalam bak yang berisi ikan Garra rufa yang kemudian ikan akan bekerja dengan menggigit kaki kita.

Khasiat gigitan Garra rufa dalam menyembuhkan penyakit kulit sampai sekarang belum teruji secara ilmiah medis. Namun, karena efek pijatannya disukai banyak orang, terapi ikan ini berkembang untuk merawat dan menjaga kebersihan kaki. Ikan ini merupakan ikan khas turki pemakan Phytoplankton dan Zooplankton, yang hidup di suhu air hangat. Uniknya ikan Garra rufa ini sampai dewasa ukuran tubuhnya tetap mungil (5 cm sampai dengan 15 cm), sehingga gigitan dan hisapannya dapat memberikan sensasi dan rasa geli seperti kesetrum.

Baca Juga Yang satu ini ...
3 Tips Unik Untuk Tubuh ideal & Langsing

Beberapa informasi yang ditemukan, dikarenakan telah menjamurnya bisnis spa ikan ini, memicu kekhawatiran produk ikan yang dipakai bukan Garra rufa. Berawal dari pemerintah Turki di mana tempat ikan ini ditemukan, telah melarang eksploitasi komersial jenis ikan ini karena ancaman kepunahan. Akibatnya, banyak pengusaha menggantinya dengan ikan chinchin yang lebih murah dengan ukuran lebih besar dan memiliki gigi. Semakin tua gigi ikan chinchin, semakin kuat merusak kulit hingga mengakibatkan infeksi.

Dikutip dari pernyataan Health Protection Agency (HPA), Inggris, bahwa tangki air berisi ratusan atau ribuan ikan tersebut mengandung mikroorganisme. Masalah kesehatan akan timbul akibat bakteri yang diphdahkan oleh ikan-ikan dari air di dalam tangki tersebut,

atau dari satu pengguna ke pengguna lain jika airnya tidak diganti. Nah, jika ada pengguna yang terinfeksi dengan virus yang berasal dari darah, seperti HIV atau hepatitis, dan mengalami perdarahan di dalam air, muncul risiko penyakitnya berpindah kepada orang lain. Risiko penularan penyakit lewat spa ikan memang cukup rendah, namun bukan berarti bisa diabaikan.

Orang yang mengidap penyakit diabetes, psoriasis, atau sistem kekebalan yang lemah, menurut HPA, termasuk yang paling terancam untuk tertular. Oleh karena itu, mereka tak disarankan untuk menjalani terapi untuk kaki ini. Untuk itu disarankan agar tempat atau salon yang menyediakan perawatan kaki ini [fish spa) memastikan kondisi kesehatan pengunjung untuk mencegah munculnya risiko penularan penyakit. Kaki pengunjung sebaiknya tidak mengalami luka terbuka atau penyakit kulit apa pun. Selain itu, air di dalam tangki sebaiknya diganti setiap kali digunakan oleh satu orang.

Sedangkan untuk para pengunjung sebelum melakukan terapi sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Menanyakan kepada pengelolanya apakah kolam mereka dilengkapi dengan sistem sterilisasi air. Kebanyakan fish spa menggunakan sistem sterilisasi menggunakan penyinaran sinar ultraviolet (UV lamp), ada juga yang memaksimalkan proses sterilisasi dengan penyinaran sinar ultraviolet dan ozonisasi. Bila periu minta penjaganya menunjukkan peranti yang mereka gunakan.
  2. Perhatikan penjaga dalam melayani pelanggan. Pastikan setiap pasien terapi sebelum masuk ke kolam, kakinya dicuci/dibilas teriebih dahulu dan dicek dari kemungkiran ada tidaknya luka terbuka/luka belum sembuh, dan selalu menutup dengan plester.
  3. Batalkan niat Anda untuk fish spa jika penjaganya malah mempersilakan setiap pasien yang ingin terapi langsung masuk ke kolam tanpa prosedur di atas.
  4. Pastikan dalam sekali terapi apakah Anda tidak melakaukan terapi melebihi 30 menit.
  5. Jika semua syarat di atas terpenuhi, maka Anda tak periu lagi khawatir untuk melakukan terapi dan merasakan “pijatan” dari hisapan ikan-ikan kecil di kaki Anda, karena terapi yang Anda lakukan aman dari potensi penularan penyakit.
Baca Juga Yang satu ini ...
3 Tips Unik Untuk Tubuh ideal & Langsing

 

 

Kesimpulan
AMANKAH PIJATAN I KAN? Cermati metode ini pada ahlinya sebelum Anda mencobanya.

Pijatan Ikan

Pijatan Ikan

Sumber : WANITA INDONESIA Tabloid
Artikel Lainnya : PERCUMA LANGSING TANPA OLAHRAGA

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *