Pola Makan yang Mengubah Pola Pikir

Saat buku ini beredar di pasaran, usia saya sudah mencapai 70 tahun. Saya baru saja menghadiri acara reuni SMA ke-SO. Ternyata banyak dari teman seangkatan saya yang sudah tiada. Sebagai penghargaan atas umur panjang, saya diberi kupon diskon untuk berbelanja berbagai produk dan memperoleh dana sosial setiap bulannya oleh majalah AARP. Beberapa orang menyebut saya “orang dewasa yang matang” Menurut saya, saya hanya seorang yang tua. Apalah artinya menjadi tua? Saya masih lari pagi setiap hari. kadang-kadang lebih dari enam mil sehari (± 9.6 km). Saya masih aktif bekerja, mungkin lebih aktif daripada masa muda saya. Saya masih dapat melakukan berbagai aktivitas menyenangkan, mengunjungi cucu-cucu, makan dengan teman-teman, merawat kebun, travelling, bermain golf, memberi kuliah, atau bekerja fisik di luar rumah, seperti memperbaiki pagar atau mengecat sana-sini. sama seperti yang biasa saya lakukan saat masih di pedesaan. Namun, beberapa hal memang telah berubah. Jelas ada perbedaan antara saya yang berusia 70 tahun dengan saya yang masih 20 tahun. Saya lebih lamban, tidak sekuat dulu. bekerja dengan jam kerja yang lebih sedikit per harinya, dan lebih sering tidur siang daripada dulu.

Kita semua sadar bahwa usia tua mengambil beberapa kemampuan jika dibandingkan usia muda kita. Namun, ada ilmu pengetahuan yang baik. yang menunjukkan bahwa berpikir lernih hingga usia lanjut bukan sesuatu vang perlu kita relakan. Kehilangan ingatan, disorientasi, atau kebingungan bukan bagian yang tak terhindarkan dari usia tua. tetapi merupakan masalah yang berkaitan dengan faktor gaya hidup, yaitu pola makan.

Sekarang. Anda memiliki informasi makanan yang baik untuk dua kondisi penurunan mental yang paling banyak diderita manula Pada posisi yang ringan, kita mengenal kondisi yang disebut “kerusakan kognitif atau “disfungsi kognitif” Kondisi ini kurang-lebih dapat menjelaskan menurunnya kemampuan seseorang untuk mengingat dan berpikir.

Selain itu. kita mengenal disfungsi mental yang berkembang meniadi penyakit serius, bahkan dapal membahayakan nyawa penderitanya. Kondisi ini disebut dementia yang terdiri atas dua tipe utama, yaitu dementia vaskular dan penyakit Alzheimer. Dementia vaskular umumnya disebabkan beberapa serangan stroke kecil karena pecahnya pembuluh darah di dalam otak. “Silent stroke” atau serangan stroke sunyi sangat umum terjadi pada manula. Sebuah serangan stroke dikategorikan sunyi jika serangan tersebut tidak terdeteksi dan tidak terdiagnosis. Setiap serangan stroke kecil tersebut merusak bagian bagian otak. Tipe dementia lainnya. Alzheimer, terjadi saat sebuah substansi protein, disebut beta-amyloid, terakumulasi menjadi plak pada bagian-bagian penting otak. Ini mirip dengan plak akibat timbunan lapisan kolesterol sehingga menyebabkan penyakit kardiovaskular.

Yang sangat mengejutkan adalah Alzheimer cukup umum diiumpai. Dikatakan bahwa 1% dari orang usia 65 tahun terbukti menderita Alzheimer, dan angka ini terus berlipat ganda setiap 5 tahunnya.” Saya rasa, ini alasan mengapa kita menerima kepikunan begitu saja sebagai bagian dari proses penuaan.

Diperkirakan sekitar 10-12% penderita kerusakan kognitif ringan terus berkembang menjadi tipe dementia yang lebih serius. Sementara itu, hanya I -2% dari mereka yang tidak menderita kerusakan kognitif akan terserang penyakit tersebut.** Ini berarti mereka yang menderita kerusakan kognitif memiliki risiko sepuluh kali lipat terserang Alzheimer.

Kerusakan kognitif tidak hanya sering mengakibatkan dementia lebih serius, tetapi juga diasosiasikan dengan penyakit kardiovaskular, Stroke, dan diabetes Tipe 2. Semua penyakit tersebut mengelompok dalam populasi yang sama. sering terjadi pada individu yang sama. Pengelompokan ini artinya penyakit-penyakit tersebut memiliki faktor risiko yang sama. Salah satu faktornya adalah hipertensi (tekanan  darah tinggi) dan kadar kolesterol tinggi. Kedua faktor risiko tersebut dapat dikontrol melalui pola makan.

 

KESIMPULAN
Pola Makan yang Mengubah Pola Pikir, disini dimaksudkan pola mkan sedikit lemak, lemak jenuh dan kolesterol, serta lebih banyak karbohidrat, vitamin, dan mineral sangat mungkin meningkatkan kesehatan secara umum dan juga memperbaiki fungsi kongnitif.

SUMBER                                           : RAHASIA SEHAT ORANG CHINA 

LIHAT ARTIKEL LAINNYA        : Mengenal pH asam

 

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *