Pola Makan Yang Sehat

Sifat Ilmu Pengetahuan yang Perlu Anda Ketahui untuk Mengikuti Penelitian

Bukti dalam ilmu pengetahuan adalah ilusi. Bahkan lebih dalam lagi dari “inti” ilmu biologi, kimia, dan fisika, membangun bukti absolut dalam dunia medis dan kesehatan hampir tidak mungkin. Tujuan utama penelitian investigasi hanyalah menentukan apa yang paling mendekati benar. Ini disebabkan karena penelitian kesehatan bersifat statistikal. jika Anda melempar bola ke udara, apakah bola tersebut akan jatuh ke bawah? Iya, setiap kali. Itu fisika. Jika merokok empat bungkus sehari, apakah Anda akan menderita kanker paru paru? Jawabannya adalah mungkin. Kita tahu bahwa kemungkinan Anda terserang kanker paru paru lebih tinggi daripada jika Anda tidak merokok. Kami dapat memberi tahu Anda berapa kemungkinannya (statistik), tetapi tidak akan pernah tahu pasti apakah Anda akan terkena kanker paru-paru.

Pada penelitian nutrisi, membangun hubungan antara pola makan dan kesehatan tidak dapat terjadi secara langsung. Manusia hidup dalam berbagai cara, memiliki sifat genetis beraneka ragam, dan mengonsumsi jenis makanan yang berbeda-beda. Mungkin, yang paling penting adalah makanan, gaya hidup, dan kesehatan berinteraksi dalam cara yang sangat kompleks. Sebuah sistem multifungsi yang berusaha membangun bukti untuk salah satu faktor dan salah satu penyakit hampir mustahil, bahkan jika Anda memiliki sekelompok subjek percobaan yang sempurna, waktu yang tidak terbatas, dan dukungan sumber dana yang tidak terhingga.

Karena kesulitan kesulitan tersebut, kami melakukan penelitian melalui berbagai strategi. Dalam beberapa kasus, kami mencoba mengetahui apakah sebuah penyebab hipotesis menghasilkan efek hipotesis dengan mengobservasi dan mengukur perbedaan yang telah ada antara kelompok orang yang berbeda. Kami mengobservasi dan membandingkan karakteristik pola makan orang-orang yang telah menderita suatu penyakit dengan yang belum menderita penyakit tersebut. Kami mengobservasi dan membandingkan rata rata penderita penyakit di tahun 1950 dengan tahun 1990, kemudian mengobservasi apakah ada perubahan rata-rata penyakit yang berhubungan dengan perubahan pola makan.

Sebagai tambahan, dalam melakukan observasi yang sudah ada, kami bereksperimen dan sengaja mengintervensi dengan sebuah perlakuan hipotesis untuk melihat apa yang akan terjadi. Kami mengintervensi, misalnya, saat menguji keamanan dan keefektifan obat. Mengintervensi pola makan jauh lebih sulit, terutama jika subjek merasa tidak nyaman dengan lingkungan klinis karena kemudian, kita harus bergantung pada setiap subjek, berharap mereka patuh dan setia menggunakan menu makan yang spesifik.

Saat melakukan penelitian observasi dan intervensi, kami mulai mengumpulkan data dan menimbang bukti buku yang mendukung atau menentang sebuah hipotesis. Saat bobot bukti condong mendukung salah satu ide, hipotesis itu kemudian tidak dapat dibantah lagi, kami menganggap ide tersebut paling mendekati benar. Dengan cara inilah saya mengaiukan seluruh argumen untuk pola makan yang seluruhnya berbasis nabati.

Saat membaca buku ini, sadarilah bahwa Anda yang mencari bukti absolut dari nutrisi optimal dalam satu atau dua penelitian akan mengalami kekecewaan dan kebingungan. Namun, saya merasa yakin bahwa bagi Anda yang mencari kebenaran mengenai pola makan dan kesehatan dengan menilik bobot bukti dari berbagai penelitian yang tersedia akan merasa takjub dan tercerahkan. Terdapat beberapa hal yang harus diingat saat menentukan bobot bukti, termasuk yang berikut ini.

KESIMPULAN
Pola Makan Yang Sehat, Anda yang Mencari kebenaran mengenai pola makan dan kesehatan akan merasa takjub dan tercerahkan saat membaca Anrtikel ini.

 

SUMBER                               : RAHASIA ORANG CHINA
LIHAT ARTIKEL LAINNYA  : Makanan Penguat Fungsi Hati

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *