Prinsip Gen

Gen tidak menentukan penyakit dengan sendirinya. Fungsi gen hanya dapat diaktivasi (dipicu) dan nutrisi memainkan peran yang sangat penting dalam menentukan gen mana yang akan aktif, baik gen yang baik maupun yang buruk.

Saya dengan yakin mengatakan bahwa asal dari setiap penyakit adalah genetis. Gen kita adalah kode dari seluruh hal dalam tubuh, baik atau buruk. Tanpa gen, tidak akan pernah ada kanker. Tanpa gen, tidak akan pernah ada obesitas, diabetes, atau penyakit jantung. Dan tanpa gen, tidak akan pernah ada kehidupan.

Hal ini mungkin dapat menjelaskan mengapa kita menghabiskan dana ratusan juta dolar untuk mengetahui gen apa yang menyebabkan suatu penyakit atau cara untuk mematikan gen yang berbahaya. Universitas Cornell sendiri menghabiskan US$50() juta untuk membangun Life Science Initiative. Program tersebut menjanjikan “perubahan cara penelitian ilmu pengobatan dilakukan dan diajarkan pada universitas untuk selama-lamanya”. Apa tujuan utama program tersebut? Mengintegrasikan setiap disiplin ilmu ke dalam satu payung besar, yaitu penelitian genetis. Ini merupakan usaha ilmiah terbesar yang pernah dilakukan oleh Universitas Cornell.”

Tidak semua gen terpicu pada setiap waktu. Iika gen-gen tersebut tidak teraktivasi. atau terpicu, gen akan tetap tidak aktif secara biokimia. Gen yang tidak aktif, atau dormant, tidak memiliki efek apa pun terhadap kesehatan. Ini sangat jelas diketahui kebanyakan ilmuwan, dan juga orang awam. Namun, nilai penting dan pemikiran ini sangat jarang dipahami. Apa yang menyebabkan sebagian gen tetap tidak aktif, dan sebagian lainnya aktif? lawabannva adalah lingkungan, terutama pola makan.

Dalam tubuh kita. nutrisi adalah faktor lingkungan yang menentukan aktivitas gen. Pada kelompok penelitian saya. kami menemukan bahwa kami dapat mengaktifkan dan menonaktiflcan gen jahat hanya dengan menyesuaikan asupan protein hewani.

Lebih jauh lagi, penelitian kami di China menemukan bahwa orang yang secara umum memiliki latar belakang etnis yang sama dapat memiliki tingkat penyakit sangat |auh berbeda. Orang-orang tersebut dapat dikatakan memiliki gen serupa, tetapi mereka terserang penyakit yang berbeda, tergantung dari lingkungan tempat mereka tinggal.

Kita iuga telah melihat tingkat penyakit berubah begitu drastis sepanjang waktu sehingga tidak mungkin secara biologis mempersalahkan gen. Dalam 25 tahun, persentase populasi terkena obesitas telah berlipat ganda, dari 15% hingga 30%. Sebagai tambahan, penyakit jantung, diabetes, dan banyak penyakit kemakmuran lain masih tidak umum pada abad yang lalu. Sementara itu, kode genetis kita tidak dapat berubah sedemikian signifikan hanya dalam waktu 25. 100. atau bahkan 500 tahun.

Beberapa penelitian gen mengasumsikan bahwa memahami gen manusia merupakan hal mudah. Namun, tidak demikian. Sebagai contoh, baru-baru ini para peneliti menyelidiki pengaturan berat tubuh secara genetis pada spesies cacing.” Para peneliti menyelidiki 16.757 gen, menonaktiflcan gen tersebut satu per satu, dan mengamati efeknya pada berat tubuh si cacing. Mereka menemukan bahwa ada 417 gen yang memengaruhi berat tubuh. Bagaimana ratusan gen tersebut saling berinteraksi dengan gen lainnya dan dengan lingkungan mereka yang selalu berubah dalam jangka waktu panjang sehingga dapat memengaruhi berat tubuh cacing tetap meniadi misteri yang rumit. Goethe, penyair asal lerman, pernah berkata. “Kita mengetahui sesuatu secara pasti saat kita hanya tahu sedikit; dengan bertambahnya pengetahuan, keraguan akan meningkat’

Apakah saya berpikir bahwa gen tidak penting? Tentu saja tidak demikian. Iika Anda mengambil dua orang Amerika yang tinggal di lingkungan yang sama dan memberi mereka menu penuh daging yang sama persis setiap harinya, sepanjang hidup mereka, saya tidak akan terkeiut nka yang satu meninggal karena serangan jantung di usia 54, dan yang satunya lagi meninggal karena kanker di usia 80.

Mengapa penyakitnya berbeda? Alasannya adalah gen. Gen memberikan posisi awal kita. Kita memiliki risiko penyakit yang berbeda karena gen kita berbeda. Namun, sementara kita tidak akan pernah tahu risiko apa yang kita miliki di masa awal kehidupan, kita tahu cara mengontrol risiko tersebut. Apa pun gen kita. kita semua dapat mengoptimalkan kesempatan yang kita miliki untuk mengaktifkan gen yang baik dengan menyediakan lingkungan yang terbaik yang bisa kita berikan bagi tubuh, yaitu nutrisi terbaik. Meskipun kedua orang Amerika pada contoh di atas dimangsa penyakit yang berbeda di usia yang berbeda, sangat mungkin bagi keduanya untuk dapat hidup selama bertahun-tahun lagi dengan kualitas hidup yang lebih tinggi jika saja mereka mempraktikkan gaya hidup dengan nutrisi optimal.

 

KESIMPULAN
Prinsip Gen Gen tidak menentukan penyakit dengan sendirinya. Fungsi gen hanya dapat diaktivasi (dipicu) dan nutrisi memainkan peran yang sangat penting dalam menentukan gen mana yang akan aktif, baik gen yang baik maupun yang buruk.

 

SUMBER                                  :        RAHASIA SEHAT ORANG CHINA 

LIHAT ARTIKEL LAINNYA        : Mini Fasting

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *