Racun Di Rumah

Racun Di Rumah

1. Penutup lantai (karpe,. dll) : mengandung debu. “Debu rumah adalah sumher utama paparan racun kimla pada anak. Meskipun kadarnya sangat rendah, letapi bisa menghambat perkembangan otak anak, kata Profecor Bruce Lanphcar dari Simon Prater University, Kanada. seperti dikutip Daily Mail. Pada Mei 2011, Tim peneliti kesehatan kanada merilis penelitian vang mengungkap zat timal vang ada di rumah dan diserap tubuh. angkanya mulai dan mencapai hingga 3.916 bagian.

2. Perangkat elektmnik: seperti televise, radio, komputer. microwave, dan mesin cuci dapat menimbulkan bahaya dari energi vang dikeluarkannya. Tidak hanya radiasi dan bahaya listrik untuk tubuh manusia, tetapi juga bisa merusak lingkungan. Energi listrik maka dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan gangguan tidur. Gunakanlah peralatan itu seminimal mungkin.

3. Furnitur: Bahan busa vang digunakan untuk sofa, Matras, kursi. dan bantal paling potensial mengeluarkan zat poliuretan vang berbahaya. Sebaiknya gunakan sofa dengan bahan pengisi yang kandungan poliuretannva rendah atau bahan pengganti lainnya vang bersifat natural, kain juga bisa mengandung racun bila diolah atau dilapisi oleh bahan kimia. Cek selalu bahan apa yang digunakan untuk membuat kain itu.

4. Peralatan dapur : Bahan bakar seperti minyak tanah maupun LPJ dapat berbahaya bagi kesehatan. Selain mundah terbakar, LPJ bocor yang mcngandung monoksida ilu pun dapat mematikan. LPJ juga mcngeluarkan karbondioksida dan sulfurdioksida yang mengurangi kemampuan manusia untuk menyerap oksigen. dan menyebabkan pusing serta tidak sadarkan diri akibat terhambatnya pernapasan.

5. Peralatan momasak (teflon, dll). Penggunaan alat masak antilengket, meski prakiis. tapi ternyata menyimpan bahaya. Pada Lembaga Perlindungan Lingkungan Amerika (EPA) menemukan bahwa lapisan antilengket yang disebut polytetrafluoroethylene (PTFF.) ternyata mengandung komponen yang bersifat karsinogen. Ketika dipanaskan Iebih dari 300 derajat celcius, PTFF. akan melepaskan zat kimiawi yang bila dihirup dapal berbahaya bagi kesehatan. Dalam sebuah penelitian, zat itu bahkan dapat membunuh seekor burung. Lapisan antilengket tersebut juga mudah digores sehingga berpotensi bercampur dengan makanan yang kila konsumsi sehari hari. zat kimia yang terkandung dalam lapisan antilengket di antaranya logam berbahaya seperti merkuri dan perfluorootanic acid (PFOA) yang bersifat karsinogen.

6. Perangkal makan (gelas, sendok, garpu). Alat makan berkualitas rendah dapat Berbahaya bagi kesehatan karena mengandung zat beracun. Gelas yang terbuat

Manfaat Detoks

• Membersihkan dan regenerasi sel-sel lubuh

• Membuat awet muda

• Meningkatkan kekebalan lubuh

• Mencegah penyakit

• Mengurangi munculnya gejala gejala penyakit

• Membersihkan tubuh

• Mengistirahatkan organ lubuh

• Mengurangi bobol badan

• Mencerahkan kulit

• Mencegah penuaan dini

• Memperbaiki tingkat kesuburan

• Memperbaiki kesehatan usus

• Menurunkan lekanan darah

• Tubuh lebih fleksibel

• Lebih produktif . Rileks

• Penuh energi

• Karena hati senang, maka hubungan dengan orang lain lebih baik

Patut diingat, jangan melakukan detoksifikasi pada saat hamil, menyusui, masa pemulihan, dan pada masa pengobatan medis (kecuali telah dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu) dari keramik vang mengandung lead atau timbal, misalnya, bila terkena panas akan terserap dalam minuman dan masuk ke dalam tubuh. Sendok dan garpu vang terbuat dari aluminium alau besi nirkarat berkualilas rendah juga memiliki sifat serupa.

7. Pembersih (sabun cucl mengandung parfum, pewangi pakaian, dll). Banyak produk cairan pembersih jendela dan perangkat dapur yang mengandung zat berbahaya seperti 2-Butoxyethanol. Jika terhirup, bahan itu bisa menyebabkan .sakit tenggorokan, penurunan fungsi sistem saraf pusat, serta kerusakan pada ginjal dan lever. Adapun sabun cuci dan detergen umumnya mengandung triklosan, zat antibakteri yang bersifal agresif. Ironisnya, zat itu justru bisa memicu pertumbuhan bakteri yang kebal terhadap obat. Paparan tinggi terhadap zat itu juga berisiko mengganggu keseimbangan dan fungsi hormon pada tubuh manusia.

8. Dinding: Bahan plester dinding dan semen dapat mengeluarkan zat Formaldehida dan radon yang berbahaya. Bahan dinding dari asbes juga berbahaya bagi kesehatan. |ika menemukan asbes di dalam rumah. sebaiknya diganti dengan bahan lain. Dinding hendaknya dibual dari bahan bangunan yang bisa bernapas, seperti balu bala, kayu, dan bahan alami lainnya.

9. Cat tembok: beberapa cat berbahan dasar kimia seperti Formaldehida, lead, dan thinner. Bahan finishing seperti vernis dan cat baru mengeluarkan zat yang berbahaya.

10. Wadah plastik (Bisphenol-A)

11. Logam berat timbel: Beberapa jenis logam yang ada di sekitar kita mengandung racun karena dengan mudah dapat diserap tubuh dan menvebabkan kerusakan sistem Tubuh jenis logam berat itu. misalnva. mercuri, lead, arsenic, kadmium dan aluminium. Logam Berat Itu kebanyakan berasal dari proves industri, bensin, semprotan pestisida, alat-alat memasak, pipa air di rumah, asap rokok, tambalan gigi, cat lama, antiperspirant, dan antacid alis obat yang digunakan untuk menetralisir asam lambung (mag). Penumpukan logam berat dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan munculnya berbugai penyakit dan keracunan.

12. Mainan anak: beberapa produk mainan mengandung PVC( (polivinil klorida). Bahan kimia itu mengandung phthlates yang sudah dilarang digunakan dalam mainan anak di Amerika Serikat sejak juni 2011. phthlates bersifat karsinogen dan dapat menyebabkan gangguan pada asam sarat, lever, dan sistem reproduksi di tubuh.

Satu penyebab terbanyak tubuh kita dipenuhi racun adalah pola diet yang kurang baik dan kurangnya asupan nutrisi yang penting bagi tubuh.

KESIMPULAN
Racun Dalam Rumah bisa timbul dari bermacam-macam faktor & Barang. Kenalilah Faktor & Barang-barang Anda yang bisa mengakibatkan timbulnya Racun.

 

SUMBER                                : THE DETOX LIFESTYLE  “Natural Ways To Be Healthy”
LIHAT ARTIKEL LAINNYA  :

Racun Di Rumah

1. Penutup lantai (karpe,. dll) : mengandung debu. “Debu rumah adalah sumher utama paparan racun kimla pada anak. Meskipun kadarnya sangat rendah, letapi bisa menghambat perkembangan otak anak, kata Profecor Bruce Lanphcar dari Simon Prater University, Kanada. seperti dikutip Daily Mail. Pada Mei 2011, Tim peneliti kesehatan kanada merilis penelitian vang mengungkap zat timal vang ada di rumah dan diserap tubuh. angkanya mulai dan mencapai hingga 3.916 bagian.

2. Perangkat elektmnik: seperti televise, radio, komputer. microwave, dan mesin cuci dapat menimbulkan bahaya dari energi vang dikeluarkannya. Tidak hanya radiasi dan bahaya listrik untuk tubuh manusia, tetapi juga bisa merusak lingkungan. Energi listrik maka dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan gangguan tidur. Gunakanlah peralatan itu seminimal mungkin.

3. Furnitur: Bahan busa vang digunakan untuk sofa, Matras, kursi. dan bantal paling potensial mengeluarkan zat poliuretan vang berbahaya. Sebaiknya gunakan sofa dengan bahan pengisi yang kandungan poliuretannva rendah atau bahan pengganti lainnya vang bersifat natural, kain juga bisa mengandung racun bila diolah atau dilapisi oleh bahan kimia. Cek selalu bahan apa yang digunakan untuk membuat kain itu.

4. Peralatan dapur : Bahan bakar seperti minyak tanah maupun LPJ dapat berbahaya bagi kesehatan. Selain mundah terbakar, LPJ bocor yang mcngandung monoksida ilu pun dapat mematikan. LPJ juga mcngeluarkan karbondioksida dan sulfurdioksida yang mengurangi kemampuan manusia untuk menyerap oksigen. dan menyebabkan pusing serta tidak sadarkan diri akibat terhambatnya pernapasan.

5. Peralatan momasak (teflon, dll). Penggunaan alat masak antilengket, meski prakiis. tapi ternyata menyimpan bahaya. Pada Lembaga Perlindungan Lingkungan Amerika (EPA) menemukan bahwa lapisan antilengket yang disebut polytetrafluoroethylene (PTFF.) ternyata mengandung komponen yang bersifat karsinogen. Ketika dipanaskan Iebih dari 300 derajat celcius, PTFF. akan melepaskan zat kimiawi yang bila dihirup dapal berbahaya bagi kesehatan. Dalam sebuah penelitian, zat itu bahkan dapat membunuh seekor burung. Lapisan antilengket tersebut juga mudah digores sehingga berpotensi bercampur dengan makanan yang kila konsumsi sehari hari. zat kimia yang terkandung dalam lapisan antilengket di antaranya logam berbahaya seperti merkuri dan perfluorootanic acid (PFOA) yang bersifat karsinogen.

6. Perangkal makan (gelas, sendok, garpu). Alat makan berkualitas rendah dapat Berbahaya bagi kesehatan karena mengandung zat beracun. Gelas yang terbuat

Manfaat Detoks

• Membersihkan dan regenerasi sel-sel lubuh

• Membuat awet muda

• Meningkatkan kekebalan lubuh

• Mencegah penyakit

• Mengurangi munculnya gejala gejala penyakit

• Membersihkan tubuh

• Mengistirahatkan organ lubuh

• Mengurangi bobol badan

• Mencerahkan kulit

• Mencegah penuaan dini

• Memperbaiki tingkat kesuburan

• Memperbaiki kesehatan usus

• Menurunkan lekanan darah

• Tubuh lebih fleksibel

• Lebih produktif . Rileks

• Penuh energi

• Karena hati senang, maka hubungan dengan orang lain lebih baik

Patut diingat, jangan melakukan detoksifikasi pada saat hamil, menyusui, masa pemulihan, dan pada masa pengobatan medis (kecuali telah dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu) dari keramik vang mengandung lead atau timbal, misalnya, bila terkena panas akan terserap dalam minuman dan masuk ke dalam tubuh. Sendok dan garpu vang terbuat dari aluminium alau besi nirkarat berkualilas rendah juga memiliki sifat serupa.

7. Pembersih (sabun cucl mengandung parfum, pewangi pakaian, dll). Banyak produk cairan pembersih jendela dan perangkat dapur yang mengandung zat berbahaya seperti 2-Butoxyethanol. Jika terhirup, bahan itu bisa menyebabkan .sakit tenggorokan, penurunan fungsi sistem saraf pusat, serta kerusakan pada ginjal dan lever. Adapun sabun cuci dan detergen umumnya mengandung triklosan, zat antibakteri yang bersifal agresif. Ironisnya, zat itu justru bisa memicu pertumbuhan bakteri yang kebal terhadap obat. Paparan tinggi terhadap zat itu juga berisiko mengganggu keseimbangan dan fungsi hormon pada tubuh manusia.

8. Dinding: Bahan plester dinding dan semen dapat mengeluarkan zat Formaldehida dan radon yang berbahaya. Bahan dinding dari asbes juga berbahaya bagi kesehatan. |ika menemukan asbes di dalam rumah. sebaiknya diganti dengan bahan lain. Dinding hendaknya dibual dari bahan bangunan yang bisa bernapas, seperti balu bala, kayu, dan bahan alami lainnya.

9. Cat tembok: beberapa cat berbahan dasar kimia seperti Formaldehida, lead, dan thinner. Bahan finishing seperti vernis dan cat baru mengeluarkan zat yang berbahaya.

10. Wadah plastik (Bisphenol-A)

11. Logam berat timbel: Beberapa jenis logam yang ada di sekitar kita mengandung racun karena dengan mudah dapat diserap tubuh dan menvebabkan kerusakan sistem Tubuh jenis logam berat itu. misalnva. mercuri, lead, arsenic, kadmium dan aluminium. Logam Berat Itu kebanyakan berasal dari proves industri, bensin, semprotan pestisida, alat-alat memasak, pipa air di rumah, asap rokok, tambalan gigi, cat lama, antiperspirant, dan antacid alis obat yang digunakan untuk menetralisir asam lambung (mag). Penumpukan logam berat dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan munculnya berbugai penyakit dan keracunan.

12. Mainan anak: beberapa produk mainan mengandung PVC( (polivinil klorida). Bahan kimia itu mengandung phthlates yang sudah dilarang digunakan dalam mainan anak di Amerika Serikat sejak juni 2011. phthlates bersifat karsinogen dan dapat menyebabkan gangguan pada asam sarat, lever, dan sistem reproduksi di tubuh.

Satu penyebab terbanyak tubuh kita dipenuhi racun adalah pola diet yang kurang baik dan kurangnya asupan nutrisi yang penting bagi tubuh.

KESIMPULAN
Racun Dalam Rumah bisa timbul dari bermacam-macam faktor & Barang. Kenalilah Faktor & Barang-barang Anda yang bisa mengakibatkan timbulnya Racun.

 

SUMBER                                : THE DETOX LIFESTYLE  “Natural Ways To Be Healthy”
LIHAT ARTIKEL LAINNYA  :
Sodium Nitrit

Racun Di Rumah

1. Penutup lantai (karpe,. dll) : mengandung debu. “Debu rumah adalah sumher utama paparan racun kimla pada anak. Meskipun kadarnya sangat rendah, letapi bisa menghambat perkembangan otak anak, kata Profecor Bruce Lanphcar dari Simon Prater University, Kanada. seperti dikutip Daily Mail. Pada Mei 2011, Tim peneliti kesehatan kanada merilis penelitian vang mengungkap zat timal vang ada di rumah dan diserap tubuh. angkanya mulai dan mencapai hingga 3.916 bagian.

2. Perangkat elektmnik: seperti televise, radio, komputer. microwave, dan mesin cuci dapat menimbulkan bahaya dari energi vang dikeluarkannya. Tidak hanya radiasi dan bahaya listrik untuk tubuh manusia, tetapi juga bisa merusak lingkungan. Energi listrik maka dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan gangguan tidur. Gunakanlah peralatan itu seminimal mungkin.

3. Furnitur: Bahan busa vang digunakan untuk sofa, Matras, kursi. dan bantal paling potensial mengeluarkan zat poliuretan vang berbahaya. Sebaiknya gunakan sofa dengan bahan pengisi yang kandungan poliuretannva rendah atau bahan pengganti lainnya vang bersifat natural, kain juga bisa mengandung racun bila diolah atau dilapisi oleh bahan kimia. Cek selalu bahan apa yang digunakan untuk membuat kain itu.

4. Peralatan dapur : Bahan bakar seperti minyak tanah maupun LPJ dapat berbahaya bagi kesehatan. Selain mundah terbakar, LPJ bocor yang mcngandung monoksida ilu pun dapat mematikan. LPJ juga mcngeluarkan karbondioksida dan sulfurdioksida yang mengurangi kemampuan manusia untuk menyerap oksigen. dan menyebabkan pusing serta tidak sadarkan diri akibat terhambatnya pernapasan.

5. Peralatan momasak (teflon, dll). Penggunaan alat masak antilengket, meski prakiis. tapi ternyata menyimpan bahaya. Pada Lembaga Perlindungan Lingkungan Amerika (EPA) menemukan bahwa lapisan antilengket yang disebut polytetrafluoroethylene (PTFF.) ternyata mengandung komponen yang bersifat karsinogen. Ketika dipanaskan Iebih dari 300 derajat celcius, PTFF. akan melepaskan zat kimiawi yang bila dihirup dapal berbahaya bagi kesehatan. Dalam sebuah penelitian, zat itu bahkan dapat membunuh seekor burung. Lapisan antilengket tersebut juga mudah digores sehingga berpotensi bercampur dengan makanan yang kila konsumsi sehari hari. zat kimia yang terkandung dalam lapisan antilengket di antaranya logam berbahaya seperti merkuri dan perfluorootanic acid (PFOA) yang bersifat karsinogen.

6. Perangkal makan (gelas, sendok, garpu). Alat makan berkualitas rendah dapat Berbahaya bagi kesehatan karena mengandung zat beracun. Gelas yang terbuat

Manfaat Detoks

• Membersihkan dan regenerasi sel-sel lubuh

• Membuat awet muda

• Meningkatkan kekebalan lubuh

• Mencegah penyakit

• Mengurangi munculnya gejala gejala penyakit

• Membersihkan tubuh

• Mengistirahatkan organ lubuh

• Mengurangi bobol badan

• Mencerahkan kulit

• Mencegah penuaan dini

• Memperbaiki tingkat kesuburan

• Memperbaiki kesehatan usus

• Menurunkan lekanan darah

• Tubuh lebih fleksibel

• Lebih produktif . Rileks

• Penuh energi

• Karena hati senang, maka hubungan dengan orang lain lebih baik

Patut diingat, jangan melakukan detoksifikasi pada saat hamil, menyusui, masa pemulihan, dan pada masa pengobatan medis (kecuali telah dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu) dari keramik vang mengandung lead atau timbal, misalnya, bila terkena panas akan terserap dalam minuman dan masuk ke dalam tubuh. Sendok dan garpu vang terbuat dari aluminium alau besi nirkarat berkualilas rendah juga memiliki sifat serupa.

7. Pembersih (sabun cucl mengandung parfum, pewangi pakaian, dll). Banyak produk cairan pembersih jendela dan perangkat dapur yang mengandung zat berbahaya seperti 2-Butoxyethanol. Jika terhirup, bahan itu bisa menyebabkan .sakit tenggorokan, penurunan fungsi sistem saraf pusat, serta kerusakan pada ginjal dan lever. Adapun sabun cuci dan detergen umumnya mengandung triklosan, zat antibakteri yang bersifal agresif. Ironisnya, zat itu justru bisa memicu pertumbuhan bakteri yang kebal terhadap obat. Paparan tinggi terhadap zat itu juga berisiko mengganggu keseimbangan dan fungsi hormon pada tubuh manusia.

8. Dinding: Bahan plester dinding dan semen dapat mengeluarkan zat Formaldehida dan radon yang berbahaya. Bahan dinding dari asbes juga berbahaya bagi kesehatan. |ika menemukan asbes di dalam rumah. sebaiknya diganti dengan bahan lain. Dinding hendaknya dibual dari bahan bangunan yang bisa bernapas, seperti balu bala, kayu, dan bahan alami lainnya.

9. Cat tembok: beberapa cat berbahan dasar kimia seperti Formaldehida, lead, dan thinner. Bahan finishing seperti vernis dan cat baru mengeluarkan zat yang berbahaya.

10. Wadah plastik (Bisphenol-A)

11. Logam berat timbel: Beberapa jenis logam yang ada di sekitar kita mengandung racun karena dengan mudah dapat diserap tubuh dan menvebabkan kerusakan sistem Tubuh jenis logam berat itu. misalnva. mercuri, lead, arsenic, kadmium dan aluminium. Logam Berat Itu kebanyakan berasal dari proves industri, bensin, semprotan pestisida, alat-alat memasak, pipa air di rumah, asap rokok, tambalan gigi, cat lama, antiperspirant, dan antacid alis obat yang digunakan untuk menetralisir asam lambung (mag). Penumpukan logam berat dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan munculnya berbugai penyakit dan keracunan.

12. Mainan anak: beberapa produk mainan mengandung PVC( (polivinil klorida). Bahan kimia itu mengandung phthlates yang sudah dilarang digunakan dalam mainan anak di Amerika Serikat sejak juni 2011. phthlates bersifat karsinogen dan dapat menyebabkan gangguan pada asam sarat, lever, dan sistem reproduksi di tubuh.

Satu penyebab terbanyak tubuh kita dipenuhi racun adalah pola diet yang kurang baik dan kurangnya asupan nutrisi yang penting bagi tubuh.

KESIMPULAN
Racun Dalam Rumah bisa timbul dari bermacam-macam faktor & Barang. Kenalilah Faktor & Barang-barang Anda yang bisa mengakibatkan timbulnya Racun.

 

SUMBER                                : THE DETOX LIFESTYLE 
                                                 “Natural Ways To Be Healthy”
LIHAT ARTIKEL LAINNYA  :

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *