SERANGAN JANTUNG BISA DICEGAH!

SERANGAN JANTUNG BISA DICEGAH!

Serangan jantung sebenarnya bukan sesuatu yang tak bisa dihindari. Tak terkecuali bagi mereka yang memiliki sejarah keluarga terkena serangan jantung.

Agar terhindari dari serangan jantung, inilah nasehat Prof Dr dr Roch-mad Romdoni SpPD SpJP (K) FIHA dan Prof Dr dr Achmad Sjarwani SPB SpOT di bawah ini:

✓ General Check Up

Lakukan general check up,

meliputi pemeriksaan LDL, HDL, dan tekanan darah untuk me-ngetahui kesehatan secara umum. Jika perlu, lakukan pemeriksaan kesehatan khusus, seperti EKG, treadmill test, dan CT Scan koroner. “Memang pemeriksaan tersebut agak mahal, tapi hasilnya nyata,” kata Romdoni.

Tujuan pemeriksaan EKG atau elektrokardiogram untuk mengetahui aktifitas elektrik jantung dan melihat ada tidaknya kerusakan pada otot jantung karena kekurangan oksigen. Ada tidaknya pembesaran jantung, dan se-bagainya.

Treadmill test dilakukan untuk menguji jantung dengan beban. Tujuannya untuk mengukur kebutuhan oksigen seseorang ketika sedang beraktivitas tinggi. “Dengan treadmill, akan dapat diketahui kebutuhan oksigen saat beraktivrtas. Jika kebutuhannya tinggi, berarti ada sesuatu dengan jantungnya,” terang Romdoni.

Sedang CT Scan koroner dan MSCT (Multislice Spiral Computed Tomography) ditujukan untuk melihat ada tidaknya plak di pembuluh darah koroner.

Kurangi Karbohidrat dan Makanan Berlemak

Kurangi makanan berlemak dan berkarbohidrat tinggi. Karbohidrat mudah diproses jadi glukosa dan me-nyebabkan gula darah meningkat. Sehingga memicu resistensi insulin dan menyebabkan penebalan di lapisan endothelial pembuluh koroner.

Sedang makanan berlemak menyebabkan kegemukan, yang memudahkan terjadinya serangan jantung. ✓ Olahraga Teratur

Olahraga teratur bisa mencegah terjadinya serangan jantung. “Dengan olahraga teratur, jantung dilatih untuk bekerja optimal. Hasilnya, tubuh akan jadi lebih bugar, kekebalan tubuh pun meningkat,” ujar Prof Dr dr Achmad Sjarwani SPB SpOT.

Menurut Guru Besar llmu Orthopedi dan Traumatologi Unair itu, olahraga yang dapat dipilih antara lain jogging, yoga, jalan kaki, dan sebagainya. “Yang penting, sesuaikan dengan kondisi tubuh. Karena itu, perhatikan usia, jenis kelamin, berat badan, jenis penyakit yang diderita, dan sebagainya,” terangnya. Bagi yang menderita penyakit tertentu, seperti jantung koroner, diabetes, obesitas, dan sebagainya, wajib berkonsultasi dulu dengan dokter. Sehingga dapat dipilihkan olahraga yang tepat sesuai kondisi.

Kalau sudah didiagnosa mende-rita jantung koroner, sebaiknya tidak beraktivitas fisik terlalu berat, karena bisa memicu terjadinya serangan jantung.

“Tapi, bukan berarti harus berhenti berolahraga. Pender’rta jantung koroner justru harus berolahraga untuk mengurangi gejala penyakitnya, bahkan mengurangi risiko serangan jantung. Pilih saja jalan kaki atau latihan kardio dengan treadmill,” papar Sjarwani.

Kesimpulan
SERANGAN JANTUNG BISA DICEGAH!
Kalo bisasejak gejala awal, agar tidak terlalu parah dampaknya.

SERANGAN JANTUNG BISA DICEGAH!SERANGAN JANTUNG BISA DICEGAH!

SERANGAN JANTUNG BISA DICEGAH!SERANGAN JANTUNG BISA DICEGAH!

Sumber : NYATA Tabloid
Artikel Lainnya : Pilih Bulu Mata Palsu dari Rambut Asli

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *