Sunat Pada Wanita

Sunat Perempuan Jadi Dilema Bagi Bidan Indonesia

Praktik sunat (khitan) perempuan sampai saat ini masih terus berlangsung. Teijadl di beberapa negara, terutama di negara berkembang. Termasuk di Indonesia. Tidak seperti sunat pada pria yang wajib dilakukan, khususnya yang beragama Islam, sunat pada perempuan masih jadi perdebatan.

Dari segi kesehatan. sunat pada laki-Iaki dari berbagai penelitian bermanfaat untuk kesehatan. Sementara sunat perempuan dianggap tidak ada manfaatnya bagi kesehatan. Justru menambah risiko terjadinya disfungsi seksual, ketakutan, perdarahan. dan infeksi.

“Klitorls itu kecil sekali. Menggores sedikit saja sama Juga seperti memotong sepertiga penis,” kata Atashendar-tin Habsjah. Wakil Ketua Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia saat menjadi pembicara seminar “Menillk Praktik Khitan Perempuan di Indonesia” di Wisma PKBI, Jakarta. Senln (17/6). Klitorls terletak dl dalam vagina. DI klitorls itu pulalah baglan yang disunat.

Badan Kesehatan Dunla (WHO) sejak 1996 sudah melarang sunat perempuan. Selanjutnya April 2006 Direktur Jenderal Blna Kesehatan Masyarakat-Departemen Kesehatan RI telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan medlkalisasi atau melakukan sunat perempuan oleh petugas kesehatan. Namun, di lapangan, masih teijadi. Hal lni terutama dihubungkan dengan adat, ritual, dan kepercayaan masyarakat setempat.

Ketua Bidan Indonesia, Emi Nuijasml, mengatakan, sunat perempuan masih dilakukan dl masyarakat dengan berbagai alasan. Di antaranya untuk mengekang keinginan seksual wanita yang menggebu-gebu, menambah kenikmatan lakl-lakl, virglnltas teijaga, warlsan budaya, dan ritual agama. Sunat perempuan biasanya dilakukan pada bayi. Namun, di beberapa negara Juga ada yang dilakukan saat perempuan akll ballk.

“Bidan di Indonesia yang menjadi ujung tombak kesehatan perempuan di masyarakat. serlngkali menghadapi dilema. Di satu slsi tidak ada standar kompetensi sunat perempuan. Dan Juga tidak ada dalam kurikulum kebidanan. Seebenarnyajuga tidak ada kewenangan,” ujar Emi.

Namun, Jika menolak permintaan masyarakat, dlkha-watlrkan orangtua akan lari ke dukun dengan cara yang salah. Serlngkali hanya syarat saja agar orangtua yakln baylnya sudah disunat. Apalagi para bidan sudah tahu dari segi kesehatan. tidak ada kontribusi apapun.

KESIMPULAN
Sunat Perempuan Jadi Dilema Bagi Bidan Indonesia maka itu sebelum Anda (wanita) melakukan sunat, lebih baik Anda berkontultasi pada Ahlinya.

SUMBER                              : KORAN WARTA KOTA
ARTIKEL LAINNYA            : Perawatan Tubuh

banner smartdetox bawah baru

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *